Zhang Xinjun siap melanjutkan kesuksesannya ketika memulai musim ketiganya bertanding pada kancah PGA TOUR.

Safeway Open yang dimulai pada hari ini (9/10) akan menandakan awal perjalanan Zhang Xinjun pada musim ketiganya di level PGA TOUR. Ada rasa percaya diri yang terpancar ketika ia tiba di Silverado Resort and Spa North, California pekan ini setelah melakoni musim lalu dengan sukses.

Pegolf berusia 33 tahun ini jelas tidak sedang bermimpi. Ia menyadari bahwa kerja keras yang ia lakukan selama ini telah membantunya menciptakan sejarah pada PGA TOUR musim 2019-2020 lalu. Pada musim itu, Zhang menjadi pegolf China Daratan pertama yang bisa menembus FedExCup Playoff. Ia juga menuntaskan musim lalu dengan berada di posisi 78 pada klasemen akhir FedExCup.

Zhang, yang lahir dan besar di kampungnya di Shanxi, China, telah mengenal olahraga ini ketika bekerja sebagai staf keamanan di lapangan golf setempat. Kala itu ia masih remaja. Namun, ia kini menjalani impian Amerikanya. Musim lalu ia tiga kali finis di sepuluh besar, dan empat kali masuk 25 besar, serta mengumpulkan hadiah uang lebih dari US$1,2 juta.

Memasuki ajang pembuka musim 2020-2021 ini, Zhang akan memasang target realistis. ”Saya berharap bisa lebih sering masuk sepuluh besar ketimbang musim lalu. Saya tak mau mematok target yang besar, tapi saya akan mencapai target yang lebih tinggi lagi selangkah demi selangkah,” ujar Zhang, yang saat ini menjadi satu-satunya pegolf China Daratan di PGA TOUR.

Kembali bertanding pada ajang Safeway Open ini jelas membangkitkan kenangan lamanya. Ia melakoni debut PGA TOUR di Amerika pada turnamen ini tahun 2017. Kala itu ia finis T37. Musim lalu, Zhang finis T7 dengan skor total 12-under, hanya lima stroke di belakang Cameron Champ yang keluar sebagai juara.

”Saya berharap bisa lebih sering masuk sepuluh besar ketimbang musim lalu.”

”Saya sangat suka lapangan yang kami mainkan pekan ini. Di sinilah perjalanan PGA TOUR saya dimulai. Saya puas dengan ajang pertama tahun 2017 dan tahun lalu, ketika saya bisa masuk sepuluh besar. Saya pikir lapangan ini cocok buat saya. Saya berharap bisa melakukan lebih banyak terobosan tahun ini,” ujarnya.

Dengan kalender 2020-2021 yang disebut-sebut sebagai ”Musim Super” dengan 50 turnamen resmi FedExCup, termasuk 14 turnamen yang ditunda atau dibatalkan akibat pandemi COVID-19, Zhang bakal bebas memilih turnamen dan lapangan yang cocok baginya.

”Saya mendapat banyak pengalaman dari turnamen-turnnamen PGA TOUR, dan dari kehidupan (pada musim lalu). Saya berhasil meningkatkan kemampuan dan mentalitas saya. Semoga saya bisa membawa pengalaman-pengalaman ini ke musim yang baru ini dan melakukan yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Zhang melakoni musim debut PGA TOUR-nya pada tahun 2018 setelah mendapat promosi dari Korn Ferry Tour. Tapi musim pertamanya itu terbukti menjadi ujian paling berat baginya karena ia gagal lolos cut pada 16 dari 28 turnamen yang ia ikuti, dengan hanya sekali masuk sepuluh besar. Ia segera kembali ke Korn Ferry Tour dan pada awal 2019 ia berhasil menang dua kali di sana dan bisa langsung kembali ke PGA TOUR.

Selain Zhang, pekan ini para penggemar golf di Asia akan diwakili Kiradech Aphibarnrat, Anirban Lahiri, C.T. Pan, K.J. Choi, Kim Siwoo, dan Lee Kyounghoon.