Zhang Xinjun menargetkan hasil positif di Hawaii untuk memulai perjalanan kariernya tahun 2021.

Hari Kamis (14/1) pekan ini, Zhang Xinjun akan mengawali kompetisinya pada PGA TOUR tahun 2021 ini lewat ajang Sony Open in Hawaii. Ada niatan yang kuat untuk memaksimalkan pekan ini dengan memukulkan driver-nya selurus mungkin dan menampilkan short game setajam mungkin.

Tahun lalu ia mencatatkan sebuah sejarah yang sangat bermakna bagi negerinya. Ia menjadi pegolf China Daratan pertama yang bisa bermain pada ajang FedExCup Playoff. Pegolf berusia 33 tahun ini kemudian finis di peringkat 78 pada klasemen akhir. Sayangnya, performanya pada awal musim 2020-2021 sedikit meleset dari harapannya.

Ia sempat finis di jajaran 15 besar pada ajang Safeway Open dan Corales Puntacana Resort & Club Championship. Namun, setelah itu ia seakan menemui hambatan. Empat kali berturut-turut ia gagal lolos cut, sebelum akhirnya finis T63 pada ajang Mayakoba Golf Classic di Meksiko bulan lalu.

”Ada pasang-surut pada tahun lalu. Saya sempat main bagus pada beberapa turnamen, tapi juga tampil buruk pada turnamen-turnamen lainnya. Saya pikir memang beginilah golf, mustahil bisa mempertahankan kondisi prima yang kompetitif sepanjang waktu. Saya berusaha semaksimal mungkin untuk melatih permainan pada jeda kompetisi dan berharap hasilnya terlihat ketika saya mulai bermain pekan ini,” tutur Zhang.

”Tak ada jalan pintas pada PGA TOUR dan masih ada banyak celah antara saya dan seluruh pemain lainnya. (Persaingan pada) PGA TOUR ini sulit ….”

Kembali bermain di Waialae Country Club di Honolulu jelas bukan sesuatu yang mudah bagi Zhang. Ia sendiri ingin memperbaiki catatan hasilnya di lapangan ini. Sebelumnya, ia finis di posisi T25 pada tahun 2018, namun gagal lolos cut tahun lalu.

”Saya sadar kalau saya mesti meningkatkan permainan saya di beberapa area, termasuk pukulan tee mengingat rasio fairway hit saya tidak cukup tinggi,” tuturnya. Statistik juga menunjukkan bahwa ia hanya berada di peringkat 122 untuk kategori Strokes Gained: Driving dan justru di posisi 166 pada Strokes Gained: Around the Greens pada musim ini.

”Tak ada jalan pintas pada PGA TOUR dan masih ada banyak celah antara saya dan seluruh pemain lainnya. (Persaingan pada) PGA TOUR ini sulit dan Anda harus bisa memukul dari tee secara akurat. Anda juga perlu memiliki short game yang bagus. Semua aspek inilah yang saya latih supaya menjadi lebih baik.”

Ia merasa musim penuh ketiganya di sirkuit golf terkemuka di dunia ini akan terus menjadi proses belajar sembari mengincar gelar PGA TOUR sekaligus menjadi pegolf China Daratan pertama yang mewujudkan prestasi tersebut. Dari total 63 turnamen yang ia ikuti, ia telah empat kali finis di sepuluh besar, T4 pada ajang Houston Open 2019 menjadi hasil terbaiknya sejauh ini.

”Setelah bermain pada PGA TOUR, saya pikir saya masih harus lebih kuat lagi secara mental. Semula aspek tersebut tidak begitu baik, saya merasa gugup tiap kali mau bertanding. Saya masih harus menyesuaikan mentalitas saya tahun ini agar lebih baik lagi,” ujar pegolf yang telah mengoleksi dua gelar Korn Ferry Tour ini.

”Saya akan bangun pukul 07:00 pagi untuk peregangan, dan kemudian saya akan berlari atau latihan aerobik sebelum menuju lapangan golf. Saya akan pulang dari lapangan pukul 15:00 dan akan menghabiskan waktu untuk berlatih kebugaran fisik.”

Seperti atlet lainnya, ia juga telah mematok sejumlah target pada Tahun Baru ini. Ia ingin bisa kembali bermain pada FedExCup Playoff, yang otomatis akan memberinya hak untuk bermain penuh lagi pada musim berikutnya.

”Sudah tentu saya berharap bisa memastikan kartu saya dulu dan kemudian menargetkan lebih banyak lagi finis di sepuluh besar,” tegasnya.

Zhang, yang kini berdomisili di Houston, tumbuh di sebuah desa petani di Provinsi Shaanxi dan sempat bekerja sebagai petugas keamanan di lapangan golf semasa remaja. Jalan itulah yang kemudian membawanya berkenalan dengan golf. Dengan ketekunan dan dedikasi demikian, kariernya melejit dari PGA TOUR Series-China ke Korn Ferry Tour, dan kini menjadi satu-satunya pegolf China Daratan yang berkompetisi pada PGA TOUR pada musim ini.

Sembari mengincar status Juara PGA TOUR, Zhang sangat yakin kerja kerasnya akan membawanya ke puncak. Itu pula alasan ia mempertahankan latihan yang ketat selama jeda musim dingin ini.

”Saya terus menjalankan rencana latihan. Saya akan bangun pukul 07:00 pagi untuk peregangan, dan kemudian saya akan berlari atau latihan aerobik sebelum menuju lapangan golf. Saya akan pulang dari lapangan pukul 15:00 dan akan menghabiskan waktu untuk berlatih kebugaran fisik. Seperti inilah rencana saya selama lima pekan dan semuanya berjalan dengan baik,” tandasnya.