Pendatang baru, Oscar Zetterwall menjadi pegolf Swedia pertama yang menjuarai ajang Asian Development Tour (ADT) ketika kembali mencatatkan 4-under 68 untuk keunggulan 3 stroke pada ICTSI Sherwood Hills Classic, Sabtu lalu (23/4).

Pegolf berusia 27 tahun, yang baru pada musim 2016 berpartisipasi pada ajang ADT, mencatatkan 5 birdie dengan 1 bogey untuk meraih prestasi pertamanya di Asia dengan catatan skor total 9-under 279. Ia tak hanya membawa pulang hadiah uang sebesar US$10.500, tapi juga 6 poin Official World Golf Ranking.

”Saya memukul driver dengan solid dan menjaga bola tetap di fairway. Ada banyak peluang birdie di lapangan,” ujar Zetterwall. ”Ini kemenangan yang sangat berarti buat saya dan membuat saya ingin terus bermain. Saya tahu kemenangan ini bakal memberi peluang dan percaya diri yang lebih baik untuk meningkatkan karier saya.”

Zetterwall yang tertinggal 4 stroke dari Kasidit Lepkurte, pimpinan klasemen pada hari ketiga, berhasil mendapatkan dua birdie di empat hole pertamanya sebelum mendapat bogey di hole 5. Namun, ia kembali menambah koleksi birdie di hole 8, 12, dan 15 untuk memastikan kemenangannya.

Mengaku gugup lantaran berada dalam posisi memimpin dan ditekan oleh pesaing lainnya, Zetterwall berhasil menenangkan dirinya untuk mempertahankan keunggulannya. Kemenangannya ini sekaligus menjadi gelar kedua dalam karier profesionalnya sejak pertama kali terjun profesional pada tahun 2012 lalu.

Sementara itu, satu-satunya wakil Indonesia, Danny Masrin, yang seperti halnya Zetterwall, juga mengawali putaran finalnya dengan ketertinggalan 4 stroke dari pimpinan klasemen.

Namun, peluangnya semakin berat setelah bermain 4 over pada sembilan hole pertamanya. Ia mendapat bogey di hole 3 dan 5, serta triple bogey di hole 8 dan hanya meraih satu birdie di hole 4. Peluangnya untuk finis di posisi terbaik masih terbuka tatkala ia mendapat birdie di hole 12. Sayangnya, setelah itu ia kembali mendapat bogey sebelum akhirnya menutup putaran terakhir dengan birdie-bogey di dua hole terakhinya.

Danny pun harus mengakhiri perjuangannya untuk menjadi pegolf Indonesia kedua yang menjuarai ADT dengan berada di peringkat T15 setelah total bermain dengan skor 1-under 287.