Ancaman virus 2019-nCoV memaksa perhelatan Women’s Amateur Asia-Pacific diundur untuk waktu yang belum ditentukan.

Persis sepekan sebelum perhelatan akbar Women’s Amateur Asia-Pacific di Siam Country Club, Pattaya, Thailand, R&A memutuskan untuk menunda penyelenggaraan ajang Major pegolf amatir wanita di Asia Pasifik ini.

Dalam pernyataan resminya, Ketua Eksekutif R&A Martin Slumbers mengungkapkan, “Bersama mitra-mitra kami pada Asia-Pacific Golf Confederation, kami mengambil keputusan untuk menunda kejuaraan Women’s Amateur Asia-Pacific, yang semestinya dilangsungkan pekan depan (pekan ini) di Siam Country Club, di Thailand.

“Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan secara serius keselamatan seluruh pemain dan panitia yang harus menempuh perjalanan di tengah wabah virus corona yang kini merebak.

“Prioritas kami yang paling utama ialah memastikan keselamatan mereka dan saran yang kami terima dalam 24 jam terakhir ialah bahwa kami tak seharusnya meminta mereka melakukan perjalanan pada saat ini.

“Kami akan membantu seluruh pemain dengan pengaturan mereka dan berharap bisa menjadwal ulang kejuaraan ini untuk tahun ini.”

Indonesia sendiri sebenarnya telah mempersiapkan tim untuk kejuaraan ini. Untuk pertama kalinya, Indonesia menyiapkan enam pemain, yaitu Ida Ayu Indira Melati Putri, Michella Tjan, Ribka Vania, Viera Permata Rosada, Natania Damarisa Rim, dan Aurelia Grace Nicole.

“Prioritas kami yang paling utama ialah memastikan keselamatan seluruh pemain dan panitia ….” – Ketua Eksekutif R&A Martin Slumbers.

Selain Ribka Vania dan Michella Tjan, empat pemain lainnya bakal melakoni debut mereka pada kejuaraan yang memasuki edisi ketiga ini. Namun, perkembangan terkini terkait dengan wabah virus corona memaksa Tim Indonesia untuk menunggu kepastian perubahan jadwal turnamen.

Merebaknya wabah virus corona, yang awalnya terjadi di Wuhan, Provinsi Hubei, China, memaksa World Health Organization (WHO) mengeluarkan status darurat kesehatan global pada 30 Januari 2020 lalu. Belakangan WHO menamakan virus ini sebagai novel coronavirus (2019-nCoV) sebagai jenis virus corona baru yang belum pernah teridentifikasi sebelumnya dalam tubuh manusia.

Virus 2019-nCoV ini diidentifikasi berawal dengan demam, diikuti batuk kering, dan setelah sepekan menyebabkan kesulitan pernapasan. BBC memberitakan bahwa sampai saat ini, setidaknya hingga artikel ini diturunkan, virus ini telah memakan korban hingga sekitar 780 jiwa, dengan lebih dari 34.800 orang telah terinfeksi di seluruh dunia. Angka ini telah melampaui korban yang jatuh akibat SARS pada tahun 2003 silam.

“Kami memang telah bersiap untuk bermain dengan mengenakan masker,” tutur Lawrie Montague, pelatih Tim Indonesia yang rencananya juga bakal mendampingi Tim selama berada di Pattaya.

“Tapi bahkan dengan masker pun kondisinya masih tetap terlalu berisiko.”