Putaran ketiga Leopalace21 Myanmar Open yang berlangsung di Yangon, Myanmar hari ini (27/1) menghadirkan perubahan di jajaran klasemen sementara. Pegolf asal Perancis Lionel Weber menyalip Paul Peterson asal Malaysia, seiring dengan menurunnya performa pegolf Thailand Rattanon Wannasrichan. Sementara itu, pegolf Jepang Yusaku Miyazato juga kembali membuka peluang untuk bisa menjuarai turnamen ini setelah tahun lalu harus puas finis di peringkat T6.

Weber tidak langsung tancap gas pada putaran ketiga tadi. Ia baru mendapatkan birdie pertamanya di hole 6. Namun, perlahan tapi pasti, pegolf Perancis berusia 27 tahun ini berhasil menyalip pegolf Amerika yang sempat memimpin klasemen Paul Peterson.

Weber mencatatkan empat birdie di sembilan hole terakhirnya untuk skor 66 pada putaran ketiga. Skornya ini merupakan skor terendah yang dipatok pada hari ketiga—pegolf India Gaganjeet Bhullar menjadi pegolf lain yang mendapat skor serupa. Bermain tanpa bogey, Weber memastikan memimpin turnamen yang dimainkan di Pun Hlaing Golf Club ini dengan catatan 10-under 203.

”Sudah lama saya tidak berada dalam posisi seperti ini. Tahun lalu saya tidak bermain bagus dan cuma bisa sekali finis di sepuluh besar (pada Indonesia Open),” ujar Weber. ”Senang juga mengetahui kalau saya main tanpa bogey. Saya beruntung di satu hole lantaran bola saya memantul dan berhasil lolos dari air.”

Sementara itu, meski langsung mendapat birdie di hole pertamanya, pegolf Jepang Yusaku Miyazato harus menunggu hingga hole 17 sampai akhirnya ia berhasil mencatatkan birdie keduanya. Di hole 18, Miyazato harus melakuan pembebasan bola setelah approach-nya membuat bola berhenti persis di tembok marquee. Namun, ia berhasil mencatatkan birdie di hole terakhirnya itu, yang praktis membuatnya berhasil mengumpulkan total 9-under 204.

”Putting saya tidak bagus hari ini, tapi saya cukup senang bisa main tanpa bogey,” ujar Miyazato. ”Setelah birdie di hole pertama, saya berusaha untuk tetap positif meskipun tak kunjung mendapatkan birdie dan berusaha mempertahankan tempo permainan. Ada banyak orang Jepang di Myanmar, semoga saya bisa membuat mereka bangga dengan meraih kemenangan.”

Pegolf muda Thailand Suradit Yongcharoenchai sempat mencuri perhatian setelah ia sempat tampil sebagai pimpinan klasemen. Suradit mencatatkan skor 4-under dalam sembilan hole pertamanya dengan satu-satunya bogey ia dapatkan di hole 3.

Sayangnya, ia justru mendapat double bogey di hole 13 sehingga posisinya sempat turun. Ia sempat kembali bangkit dengan birdie dan membukukan tiga par berturut-turut untuk mempertahankan peluangnya menjuaria turnamen kolaborasi Asian Tour dan Japan Golf Tour ini.

Pegolf Amerika Paul Peterson memulai putaran ketiga dengan stabil, namun ia harus menunggu hingga hole 12 untuk mendapatkan birdie pertamanya. Birdie di hole tersebut membawanya tampil kembali ke puncak klasemen. Ia seakan memperkukuh posisinya setelah menambah dua birdie lagi di hole 13 dan 16. Sayangnya, ia justru mendapat double bogey di hole 17. Dan tiga putt di hole terakhir membuatnya harus mendapat bogey. Untuk sementara ia mengumpulkan total skor  8-under 205 dan berbagi posisi ketiga dengan Suradit dan pegolf Jepang Masahiro Kawamura.

Juara Leopalace21 Myanmar Open 2016 Shaun Norris masih mempertahankan peluangnya untuk bisa kembali merebut gelar juara di Yangon ini setelah hari ini bermain dengan 2-under 69. Total skornya, 7-under 206 menempatkannya hanya tiga stroke di belakang Weber.