Bagaimana wajah European Tour dalam tiga ajang perdana sejak mereka memulai kembali kompetisi musim ini?

Gemerlap PGA TOUR yang melanjutkan kompetisi mereka lebih awal rasanya membuat kompetisi European Tour kalah gegap gempitanya. Namun, sejumlah cerita menarik juga tersaji dalam tiga pekan terakhir.

European Tour kembali melanjutkan kompetisi musim ini dengan dua turnamen berturut-turut di Austria. Ajang yang memberi poin bagi para pegolf yang memiliki status pada European Tour dan European Challenge Tour ini menjadi rangkaian kegiatan pertama sebelum seri yang lebih besar, yaitu UK Swing bergulir. Kedua turnamen yang masing-masing menyuguhkan total hadiah senilai EUR500.000 ini juga menjadi uji coba pertama penerapan protokol kesehatan dan keselamatan.

Hasilnya? Para peserta berhasil menuntaskan kedua turnamen pertama tersebut dengan terhindar dari paparan virus corona. Plus dengan drama yang menarik.

Marc Warren menuntaskan penantian panjang selama enam tahun dengan meraih kemenangan tatkala menjuarai Austrian Open. Yang menarik ialah ia meraih kemenangan tersebut tanpa ditemani oleh seorang kedi setelah hasil pengujian sang kedi menunjukkan ia positif COVID-19.

Sepekan kemudian, giliran Joel Stalter yang meraih kemenangan. Pegolf Perancis ini mengatasi ketertinggalan empat stroke pada hari terakhir EurAm Bank Open dan meraih kemenangan dengan skor total 266. Ini menjadi gelar European Tour pertama bagi Stalter dalam dua turnamen pertamanya di level elit tersebut. Mungkin saja prestasi ini menjadi tuah dari kehadiran sang tunangan yang menjadi kedi baginya.

 

Marc Warren menjadi sorotan tak hanya lantaran berhasil menjuarai Austrian Open, tapi juga karena memenangkan ajang pertama semenjak kompetisi European Tour dihentikan akibat pandemi dengan tidak ditemani seorang kedi. Foto: Getty Images.

 

Sepekan kemudian, European Tour berada di Close House Golf Club di Newcastle untuk ajang Betfred British Masters hosted by Lee Westwood. Kali ini, turnamen pertama dari rangkaian UK Swing ini ditujukan eksklusif bagi para anggota European Tour sehingga memberi status elit bagi turnamen ini.

Sepanjang empat putaran, kita menyaksikan ketangguhan Renato Paratore dari Italia. Meski lagi-lagi, seperti halnya di Austria, turnamen ini berubah layaknya turnamen skala Asian Development Tour yang sepi penonton, aksi-aksi memukau menjadi hiburan bagi para penggemar yang menyaksikan melalui tayangan televisi di rumah.

Paratore menunjukkan dominasinya dengan menjuarai ajang ini lewat torehan skor 18-under 266. Kali ini ia berhasil membalas kekalahannya dari remaja sensasional Denmark, Rasmus Hojgaard. Hojgaard menaklukkan Paratore lewat babak play-off pada AfrAsia Bank Mauritius Open bulan Desember 2019 lalu, yang juga merupakan turnamen awal musim.

Protokol yang Ketat
European Tour menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan yang ketat sejak dua turnamen pertama di Austria. Relasi dengan Cignpost kini diperluas dengan mengandalkan perusahaan spesialis kesehatan tersebut untuk kini turut memberikan pengecekan kilat COVID-19.

Strategi Kesehatan European Tour mewajibkan setiap orang yang akan berada di sekitar lokasi penyelenggaraan turnamen untuk menjalani pengujian kilat. Pengujian ini termasuk swab dan pengambilan sampel nasofaring dengan menggunakan perangkat diagnostik PCR mobile. Hasilnya akan diperoleh hanya dua jam kemudian.

 

Joel Stalter sukses meraih gelar European Tour pertama dalam kariernya hanya dalam dua turnamen pertama yang ia mainkan. Foto: Getty Images.

 

Selain itu, setiap orang juga diwajibkan mengikuti panduan kesehatan publik nasional; semua orang wajib menjaga jarak, dan mematuhi arahan kebersihan yang tegas.

Cignpost sendiri membawa sejumlah mesin pengujian PCR dan pengujian kilat mereka untuk tiap ajang European Tour. Mesin-mesin yang diperoleh dari MiCo BioMed asal Korea Selatan ini telah menyalurkan perangkat PCR dan diagnostis yang dapat memberikan hasil dengan cepat, plus akurat.

Selain itu, European Tour juga bekerja sama dengan LetsGetChecked untuk memberikan pengujian COVID-19 di rumah. Dan praktik ini akan menjadi praktik wajib pada sepanjang sisa musim ini.

Sure-track Test dari LetsGetChecked merupakan solusi pengujian COVID-19 yang paling komplit dan resmi sesuai FDA EUA (Food & Drug Administration Emergency Use Authorizations). Pengujian yang dilakukan mencakup swab nasal non-invasif dan analisis lab PCR yang memberikan kenyamanan dan hasil yang aman dalam 24 jam.

 

Renato Paratore dari Italia menjuarai Betfred British Masters hosted by Lee Westwood. Inilah turnamen full field European Tour pertama setelah dua pekan di Austria. Foto: Getty Images.

 

Tes COVID-19 ini juga dilengkapi dengan platform yang terkoneksi setiap hari sepanjang pekan dengan layanan kesehatan yang didukung oleh kaum profesional pelayanan kesehatan. Panduan penangan bagi mereka yang mendapat hasil positif juga dipastikan diberikan.

Jika mendapat hasil negatif, siapa pun yang harus berada di lapangan dapat mengikuti pengujian berikutnya sebelum mereka masuk ke lingkup turnamen yang terbatas. European Tour menerapkan kebijakan ketat yang melibatkan program pengecekan gejala, pengukuran suhu tubuh, dan pengecekan PCR kilat bagi para pemain, kedi, dan semua personel yang bertugas.

Sementara itu, bagi para pemain, mereka tidak diperbolehkan keluar dari hotel dan hanya bisa berbagi fasilitas dengan satu orang saja.

Hasilnya, hingga Betfred British Masters hosted by Lee Westwood berakhir pada hari Sabtu (25/7) lalu, belum ada kabar adanya pemain yang terpapar COVID-19.

”European Tour dan Close House menjalankan tugas mereka dengan luar biasa,” Lee Westwood memuji. ”Ketika tiba pada hari Senin, saya kaget melihat betapa teliti dan ketatnya proses pengecekan tersebut. Saya tahu kami semua mengunci diri, tapi protokol pengujian yang kami jalani benar-benar sukses. Saya pikir tak seorang pun yang kedapatan positif, dan semoga hal serupa akan berlanjut pekan depan.”