Pegolf Australia Wade Ormsby mengambil alih pimpinan klasemen pada ajang Fiji International setelah menemukan performa putter yang prima. Pada putaran ketiga yang berlangsung kemarin (19/8), Ormbsy mencatatkan skor terendah 6-under 66.

Pegolf berusia 37 tahun ini pun berpeluang memenangkan gelar kedua setelah sebelumnya meraih gelar Asian Tour pada 2013 pada turnamen yang memperebutkan hadiah sebesar AUD$1.500.000 in. Dengan  total skor 10-under 206, Ormbsy unggul satu stroke dari pesaing terdekatnya, Jason Norris.

Ormbsy memulai putaran ketiga dengan tertinggal tiga stroke. Sempat mendapat bogey di hole lima, permainannya pun pulih dengan meraih empat birdie berturut-turut dari hole 8. Ia kembali menambah tiga birdie di sembilan hole terakhinya.

”Saya tak mengira bisa berada di posisi puncak setelah bermain tujuh hole,” ujar Ormsby. ”Saya mulai merasa frustrasi, tapi putter saya mulai jitu lagi, jadi permainan saya mulai sesuai dengan yang saya inginkan.”

Selain putter, Ormbsy juga berhasil memainkan bola di tengah kondisi angin yang berembus ke sana-sini di Natadola Bay Championship Golf Course. Ia menyebut kuncinya ialah dengan memainkan tiap pukulan dan berusaha mengontrol bola sebaik mungkin.

”Saya berhasil memukul bola dengan baik pekan ini, dan itulah hal yang penting bermain di lapangan dengan angin yang berembus seperti di sini,” ujar Ormbsy. ”Saya kira permainan saya cukup solid. Saya tak banyak mendapat bogey pekan ini dan sejak putter saya kembali jitu saya akan terus melaju.”

Rekan senegara Ormbsy, Jason Norris, yang sempat menjadi salah satu pimpinan klasemen pada akhir putaran kedua mencatatkan skor 2-under 70 dan berada di peringkat kedua. Satu pukulan di belakang Norris adalah James Marchesani dengan skor 208.

Adapun pemenang Order of Merit Asian Tour 2016 Scott Hend hanya bermain even par kemarin  dan mencatatkan total 7-under 209 di posisi T4 bersama pegolf Australia lainnya Peter Wilson dan pegolf Zimbabwe Scott Vincent.

”Entah kenapa saya tidak bisa memainkan green-nya,” tutur Hend yang merasa frustrasi lantaran hanya bisa mendapat dua birdie walaupun secara green in regulation ia hanya meleset dua kali.

Adapun performa bintang muda asal Malaysia, Gavin Green, juga menurun kemarin setelah mendapatkan tiga birdie dan empat bogey. Dengan total 6-under 210, ia berada di posisi T7 bersama duo Australia Stephen Leaney dan Daniel Pearce yang sempat memimpin selama dua putaran awal.

”Benar-benar hari yang berat buat saya. Semoga besok saya bisa main lebih baik lagi,” ujar Green. ”Saya masih punya peluang dan (pimpinan klasemen) masih dalam jangkauan.”