Pegolf tuan rumah siap berlaga pada Yeangder Heritage yang akan digelar pada akhir April mendatang. Lin Wen-tang dan Chan Shih-chang akan menjadi penantang bagi sejumlah pegolf top Asian Tour yang akan meramaikan turnamen yang akan menjalani debut dalam agenda Asian Tour ini.

Lin, pemegang enam gelar Asian Tour, mengaku bersemangat untuk bermain pada turnamen yang akan digelar di National Golf Country Club, yang berlokasi sekitar dua jam berkendara dari Taipei ini. Lin berharap membalas dukungan penuh Yeangder Group, yang juga mensponsori Yeangder TPC.

”Ini merupakan turnamen Asian Tour kedua yang disponsori oleh Yeangder Group. Ini ajang yang sangat berarti berkat sponsor utamanya. Ini ajang yang memberi platform bagi para bintang masa depan untuk bersinar,” ujar Lin, yang dianggap sebagai salah satu pegolf terbaik China Taipei.

Lin melanjutkan, Yeangder Group merupakan sponsor yang telah berperan besar bagi perkembangan golf di China Taipei dan Asia. Ia menyebut, keberhasilan Chan Shih-chang juga merupakan peran dari grup tersebut.

”Mereka jelas mendukung karier Chan karena ketika pemain tak lagi mesti memikirkan hal-hal seperti hotel dan biaya penerbangan, mereka bisa fokus hanya pada permainannya dan berkonsentrasi untuk bermain baik,” imbuh Lin.

Yeangder Heritage sendiri merupakan turnamen Asian Development Tour pertama pertama yang naik kelas menjadi ajang Asian Tour. Kembalinya turnamen ini ke National Golf Country Club, menjadi alasan mengapa Lin sangat bersemangat bermain pada turnamen ini.

”Saya suka bermain di lapangan itu, meskipun belum pernah menang di sana. Saya kira saya selalu finis di tiga besar pada ajang ADT dan lokal. Bukan lapangan yang panjang dan pemukul jauh bisa mendapat keuntungan, tapi lapangan ini bisa sangat berangin,” ujar Lin lagi.

Tahun ini Lin memang baru memainkan dua turnamen Asian Tour. Namun, ia berharap bisa menampilkan performa terbaik ketimbang tahun lalu ketika ia tiga kali finis di zona sepuluh besar, termasuk runner-up di Thailand, ketika ia kalah dari rekan senegaranya, Chan.

”Saya rehat setelah Imlek, tapi sekarang kembali berlatih. Saya sudah cukup tua, jadi saya tak mematok target apa-apa. Saya hanya ingin mempertahankan agar semuanya tetap sederhana dan melakukan yang terbaik dan menikmati permainan,” tutupnya.

Sejumlah juara Asian Tour juga dipastikan akan meramaikan turnamen yang akan memperebutkan total hadiah sebesar US$300.000 ini. Selain pemenang dua Order of Merit Asian Tour, Thaworn Wiratchant, Rashid Khan dari India dan Jazz Janewattananond, Siddikur Rahman dari Bangladesh, Nicholas Fung dari Malaysia, dan juara Yeangder TPC 2014 Prom Meesawat juga akan berpartisipasi.