Rory Hie memimpin OB Golf Invitational dengan skor total 10-under 134.

Para pegolf papan atas Indonesia melanjutkan pesona permainan mereka ke putaran kedua OB Golf Invitational, yang kali ini dimainkan di Royale Jakarta Golf Club. Indonesia bahkan berpeluang menempatkan enam wakilnya di zona sepuluh besar, yang otomatis memperbaiki catatan tahun lalu ketika hanya empat pemain yang berhasil berada di sepuluh besar.

Sekali lagi, cuaca menjadi rintangan ketika permainan terpaksa terhenti sekitar pukul 13:59. Kali ini hujan dan petir yang menghias langit di Royale Jakarta Golf Club memaksa 36 pemain harus melanjutkan sisa permainan masing-masing pada hari ketiga besok (9/5). Turnamen baru dilanjutkan kembali pada 16:30, namun harus dihentikan pukul 17:42 lantaran hari sudah gelap.

Publik tuan rumah bisa berbangga lantaran pada edisi kedua OB Golf Invitational ini sejumlah wakilnya mencatatkan prestasi yang gemilang dengan Rory Hie berada di puncak klasemen sementara setelah melanjutkan permainan luar biasanya dari hari pertama kemarin (7/5). Setelah pada hari pertama menorehkan skor 4-under 68, kini ia menorehkan skor 6-under 66 dan memegang kendali.

“Pukulan saya hari ini sangat bagus dan melakukan sejumlah putt penting. Saya mendapat birdie yang bagus di hole 5 dari rough dan memasukkan putt dari jarak 14 kaki,” tutur Rory.

Sepanjang hari ini, Rory berhasil mempertahankan fokusnya sehingga bisa menorehkan enam birdie.

Danny Masrin menyamai catatan skor Rory Hie dengan enam birdie tanpa bogey dan kini berjarak satu stroke dari Rory. Foto: Yulius Martinus/OB Golf.

“Ketika memasuki sembilan hole terakhir, saya lihat kalau saya hanya tertinggal satu stroke jadi saya berkata pada diri sendiri bahwa saya hanya perlu beberapa birdie lagi dan berhasil mendapatkannya,” sambungnya lagi.

Permainan yang sama istimewanya juga ditampilkan oleh pegolf No.1 Indonesia saat ini, Danny Masrin. Setelah permainan terhenti lantaran ancaman petir pada hari pertama, ia berhasil mengembalikan permainannya dan menutup hari pertama dengan birdie dan eagle, yang kemudian membantunya untuk masuk dalam persaingan.

“Saat delay kemarin, saya masih bermain even par sehingga masih bersemangat. Memang delay itu bisa bagus, bisa juga buruk, tapi untuk saya delay itu memberi sesuatu yang bagus. Saya berhasil mendapatkan tempo setelah melakukan pemanasan dan bisa melakukan pukulan yang sempurna di tiga hole terakhir. Finis birdie dan eagle itu jelas memberi efek positif karena saya bisa finis 3-under 69 pada hari pertama dan bisa bersaing untuk hari ini (8/5),” tutur Danny.

Permainannya di lapangan membuktikannya. Statistik green in regulation-nya juga hari ini sempurna, memukul bola ke 18 green. Sementara akurasinya dari tee box juga mengagumkan, mencapai 13 dari 14 fairway.

“Hari ini saya memiliki tiga peluang eagle yang memudahkan untuk membuat dua putt untuk birdie,” sambung Danny lagi. “Untuk saya, kuncinya ada di tempo. Terkadang tempo saya menjadi terlalu cepat. Kalau sejak awal tempo saya bisa bagus, efeknya pasti bagus.”

George Gandranata berpeluang mencatatkan hasil lebih baik jika saja performa putting-nya tajam. Meski demikian, ia berhasil main tanpa bogey dengan tiga birdie. Foto: Yulius Martinus/OB Golf.

Dengan skor total 9-under 135, Danny hanya berjarak satu stroke dari Rory. Namun, Danny tidak sendirian berada di tempat kedua. Pemain muda asal Malaysia Amir Nazrin juga mencatatkan skor total yang sama dengan Danny setelah pada hari kedua mencatatkan skor 5-under 67.

Sementara itu, George Gandranata, yang berhasil finis di lima besar pada edisi perdana OB Golf Invitational, juga mencatatkan hasil positif. Skor 69 miliknya memastikan tempat pada dua putaran terakhir dan kini ia juga ikut meramaikan persaingan dengan catatan 7-under 137.

Pada putaran kedua tadi, George berhasil memainkan tiap pukulannya dengan solid. Satu-satunya hal yang ia sayangkan hanyalah performa putting-nya yang kurang prima hari ini.

“Ada banyak peluang birdie yang tidak berhasil masuk hari ini, terutama di sembilan hole kedua (hole 1-9 West Course). Tapi pukulan saya solid sih, kalaupun meleset dari green, chipping saya masih bisa membantu,” jelas George. “Kadang saya suka terlalu banyak berpikir saat hendak putting sehingga akhirnya temponya tergangggu.”

Meski demikian, George masih yakin bisa mencatatkan hasil positif jika berhasil meningkatkan kualitas putting-nya dalam dua hari nanti, mengingat sejauh ini ia memiliki pukulan yang solid.

Dua pegolf profesional Indonesia lainnya, Jordan Irawan dan Peter Gunawan juga berpeluang menempatkan diri mereka dalam persaingan setelah keduanya sama-sama mengoleksi total 7-under. Hingga permainan dihentikan, masing-masing telah bermain 3-under dan 2-under.

Grafik permainan Naraajie Emerald Ramadhan Putra makin bagus pada putaran kedua OB Golf Invitational. Ia mencatatkan skor 4-under 68 dan untuk sementara berada di peringkat T10. Foto: Yulius Martinus/OB Golf.

Dua pemain amatir, Naraajie Emerald Ramadhan Putra dan Rizky Subakti dipastikan melaju ke dua putaran terakhir setelah memainkan permainan yang solid. Sama seperti para senior profesional mereka, Naraajie dan Rizky sama-sama bermain lebih baik pada hari kedua.

Enam birdie dan dua bogey yang ditorehkannya menempatkan Naraajie sebagai salah satu penghuni di peringkat 10.

“Hari ini saya lebih mengenali lapangan, mengingat ada beberapa tee box yang dimajukan,” ujarnya.

Ia menyebut sorotan permainannya pada putaran kedua ini terjadi di hole 13.

“Di hole itu bola saya ke kanan bunker dan menyisakan jarak 170 meter ke pin. Tapi celah untuk melakukan sangat sempit karena ada pohon di sisi kiri dan kanan. Saya memukul rendah dengan 4-iron ke kanan green, tapi bola berhenti di luar green. Jaraknya sekitar 20 meter dari pin, tapi putting saya berhasil masuk,” tuturnya lagi.

Sementara itu, Rizky berhasil menorehkan empat birdie dan dua bogey untuk memperbaiki permainannya dengan tiga stroke lebih baik daripada putaran pertamanya. Dengan skor total 1-under 143, untuk sementara ia berbagi tempat di posisi 35 dengan dua pegolf lainnya.

Dengan batas cut-off diperkirakan ada pada skor 3-over 147 dengan 50 pemain teratas dan ties bakal melaju ke dua putaran final, peluang untuk menempatkan lebih banyak pemain Indonesia pada putaran final masih terbuka.

Leave a comment