Tiga pegolf Indonesia, Rory Hie, Danny Masrin, dan Rinaldi Andiyandono mengakhiri kampanye mereka pada Indonesia Open dengan Rory finis sebagai pemain Indonesia terbaik pada ajang Asian Tour yang memperebutkan total hadiah sebesar US$300.000 ini.

Hari ini Rory Hie berhasil menunjukkan permainan yang luar biasa, ditandai dengan dua eagle di hole 14 dan 18.

Rory mengawali putaran finalnya dengan double bogey dan nyaris kembali mendapat double bogey di hole kedua. Ia kembali mendapat bogey di hole 5 par 3, namun itu menjadi bogey terakhir baginya.

Setelah mendapat bogey di hole 9, di sembilan hole terakhir, ia berhasil mendapatkan dua birdie di hole 12 dan 15 dan dua eagle di hole 14 dan 18.

”Luar biasa, itu sungguh keajaiban. Saya melakukan pukulan yang sangat baik di hole 14, memukul bola ke 8 kaki ke kanan pin, dan berhasil memasukkan putt,” tutur Rory. ”Lalu di hole terakhir, ada banyak orang yang menonton, jadi saya bilang, ayo coba melakukan pukulan yang sangat bagus. Dan pukulan saya itu ternyata agak terlalu jauh dan membuat putting terakhir itu cukup sulit karena downhill dan dari kiri ke kanan. Jadi, saya mesti hati-hati supaya tidak memukul terlalu jauh. Kalaupun tidak masuk, saya masih dapat birdie. Dan ternyata masuk, jadi itu merupakan bonus yang luar biasa.”

Dengan catatan skor 3-under 69 pada hari terakhir, Rory membukukan skor 11-under 277 dan berhasil finis di peringkat 12, hanya satu stroke dari empat pemain lain yang masuk peringkat sepuluh besar.

Sementara itu, Danny Masrin yang sempat tampil sangat menjanjikan untuk mengejar prestasi Kasiadi pada 1989, harus puas berada di peringkat T21 setelah membukukan total skor 7-under 281.

Danny mengaku dirinya menargetkan posisi yang lebih baik lagi pada ajang Indonesia Open tahun ini.

”Memang ketika ada turnamen Asian Development Tour dan Asian Tour di Indonesia, saya belum pernah miss-cut. Jadi, minggu ini pikiran saya bukan untuk lolos cut, tapi ingin menang,” ujar Danny. ”Di lapangan Pondok Indah Golf Course ini tee shot dan short game sangat penting. Tee shot saya bagus sekali minggu ini, cuma short game saya yang kurang bagus.”

Satu pemain Indonesia lainnya, Rinaldi Adiyandono juga berhasil menampilkan performa yang lebih baik setelah bermain dengan 1-under 71. Rinaldi sempat bermain bagus pada empat hole pertamanya dengan mebukukan birdie di hole 3 dan 4, namun mendapat bogey di hole 5 dan 8. Ia kembal mendapatkan bogey di hole 11, namun kembali birdie di hole 14, sebelum akhirnya menutup Indonesia Open 2017 ini dengan birdie lain di hole 18.

Tahun ini, Indonesia Open berhasil dimenangkan oleh pegolf asal Thailand, Panuphol Pittayarat. Pegolf yang akrab disapa Coconut ini mencatatkan skor fenomenal 23-under 265 dan unggul 7 stroke lebih baik dari rekan senegaranya Tirawat Kaewsiribandit.