Tim Asia menunjukkan performa yang luar biasa pada partai Foursome ajang EurAsia Cup presented by DRB-HICOM yang berlangsung Sabtu (13/1) ini di Glenmarie Golf and Country Club. Keberhasilan ini sekaligus mempertahankan keunggulan satu poin dari Tim Eropa 6½-5½ .

Tim Asia berlum pernah memiliki keunggulan pada tahap mana pun dari rival Eropa mereka sejak EurAsia Cup digelar pertama kalinya pada tahun 2014. Performa mereka pada edisi kali ini jelas merupakan yang terbaik, terutama setelah Tim Asia berhasil unggul seusai partai Fourball dan dilanjutkan dengan partai Foursome hari ini.

”Saya jelas percaya kami bisa memenangkan EurAsia Cup. Kalau tidak, saya tidak akan ada di sini. Hal ini sudah menjadi keyakinan saya sejak mengambil tugas sebagai kapten. Saya tidak kaget atau terkejut dengan hasil permainan kami sejauh ini. Soalnya, kalau Anda melihat para pemain saya, mereka adalah pemain yang sangat fantastic dan mereka semua adalah jawara,” ujar Atwal.

Meski demikian, keunggulan satu poin Tim Asia langsung sirna ketika pada dua partai pertama mereka harus mengakui keunggulan Tim Eropa. Pasangan India Anirban Lahiri dan S.S.P. Chawrasia kembali harus menerima kekalahan, kali ini dengan angka 3&2, dari duet jawara Major asal Swedia Henrik Stenson dan juara Race to Dubai Tommy Fleetwood asal Inggris.

Partai kedua yang mempertemukan pemain Thailand Kiradech Aphibarnrat dan pegolf Korea An Byeonghun dengan duo Inggris Paul Casey dan Tyrrell Hatton juga berakhir dengan keunggulan Tim Eropa yang menang 2&1.

Pasangan Thomas Pieters asal Belgia dan pemain Inggris Matthew Fitzpatrick juga berhasil mempersembahkan poin penting bagi Tim Eropa ketika mereka menaklukkan duet Poom Saksansin asal Thailand dan Kang Sunghoon dari Korea dengan 3&2.

Kemenangan ini seolah bakal menggulung Tim Asia sampai akhirnya duet Gavin Green dan Yuta Ikeda kembali berhasil mengulangi kesuksesan kolaborasi mereka dengan menaklukkan duo Spanyol Rafa Cabrera Bello dan Perancis Alexander Levy 3&2.

Performa juara Order of Merit Asian Tour Green dan pegolf berperingkat 36 dunia Ikeda pun mendapat pujian dari Kapten Atwal.

”Mereka sungguh fantastis. Keduanya bermain sangat baik dan mereka telah menginspirasi pemain lainnya. Saya sangat puas dengan duet mereka dan semua persiapan yang telah dilakukan berhasil mereka maksimalkan,” ujar Atwal.

Poin tersebut mengembalikan Tim Asia ke jalur yang diharapkan yang kemudian dimaksimalkan oleh pasangan Phachara Khongwatmai dan Hideto Tanihara yang sukses menggulung duet Alex Noren dan Paul Dunne 2&1 dengan performa putting mereka yang menakjubkan.

”Putting-lah yang memberi kemenangan. Kalau Anda sukses memasukkan putt, Anda bisa meraih kemenangan. Pihak yang menang selalu memasukkan putt, dari jarak jauh maupun dari jarak pendek. Saya sangat beruntung semua pemain saya bisa memasukkan putt dengan sangat baik,” sanjung Atwal.

Duet Li Haotong dan Nicholas Fung kemudian memastikan keunggulan penting bagi Tim Asia ketika berhasil meraih poin dengan menaklukkan Bernd Wiesberger yang turun bersama Ross Fisher dengan 3&1.

Meskipun Tim Asia hanya unggul satu poin, Kapten Tim Eropa Thomas Bjorn sadar bahwa pihaknya berada dalam kondisi yang sulit dalam partai Single besok (14/1).

”Kami harus melakoni pertarungan ini satu hari lagi dan kami punya 12 pemain yang kuat, sebagaimana yang saya katakan sepanjang pekan,” ujar Bjorn. ”Saya mempercayai mereka semua. Kami akan bermain dan berusaha meraih banyak angka dan memenangkan partai Single. Sesederhana itu. Kami sedikit kecewa dengan hasil hari ini, tapi saya yakin kami bisa bangkit besok.”