Tim Amerika Serikat akhirnya berhasil mempertahankan gelar Solheim Cup setelah pada partai tunggal pada hari terakhir kemarin (20/8) mereka mengakhiri perlawanan Tim Eropa. Tim Negeri Paman Sam itu berhasil unggul 16½-11½ dari Tim Eropa di Des Moines Golf and Country Club, Iowa.

Memainkan partai pamungkas, yaitu partai tunggal, dengan keunggulan 5 poin, tim yang dipimpin oleh Kapten Juli Inkster itu hanya membutuhkan 3½ poin dari 12 partai tunggal yang dimainkan, sementara Tim Eropa mesti meraih 9 poin, tapi kedua pihak memainkan salah satu partai paling seru.

Tim Eropa yang dipimpin oleh Kapten Annika Sorenstam memberikan perlawanan sengit lewat Anna Nordqvist. Ia sudah unggul 4-up, sampai pegolf nomor dua dunia Lexi Thompson bermain 7-under dalam delapan hole dari hole 10.

Thompson mendapat dua eagle di hole 11 dan 13, yang ia lanjutkan dengan birdie di hole 16 untuk memimpin 1-up memasuki hole terakhir. Namun, Nordqvist yang memenangkan tiga partai yang ia mainkan sebelumnya berhasil melakukan pukulan 8-iron yang brilian di hole terakhir untuk memaksa keduanya berbagi poin.

”Saya kehabisan kata-kata. Saya sudah main bagus seharian ini. Dan melihatnya (Thompson) memutarbalikan semuanya, saya memukul hingga 3 kaki di hole 11 dan dia malah berhasil mendapatkan eagle. Pukulan bagus di hole 15, setelah kami imbang di hole 14, lalu dia melakukan putt yang bagus di sana. Saya tak mengira ia bisa memasukkan putt sementara bola saya hanya menyentuh bibir lubang. Lexi memainkan golf penuh kualitas di sembilan hole terakhir. Bisa main 8-under dalam tujuh hole jelas sangat mengesankan,” tutur Nordqvist.

Thompson sendiri mengaku sulit mempercayai permainannya. ”Di sembilan hole pertama rasanya saya masih belum sadar. Dan di sembilan hole terakhir saya bermain lebih santai,” ujar Thompson yang menyebut partai yang ia mainkan sebagai partai yang luar biasa. Jelas pertandingannya dengan Nordqvist akan dikenang sebagai salah satu partai paling seru.

Dua pegolf Eropa lainnya, pegolf senior asal Skotlandia Catriona Matthew dan pegolf Jerman Caroline Mason  berhasil meraih poin, masing-masing dari Stacy Lewis dengan 1-up dan Michelle Wie dengan 4&2.

Matthew menyebut partai tersebut sebagai partai terakhir bagi karier Solheim Cupnya.

”Saya sudah 3-down hingga hole 11 dan saya berkata pada diri sendiri bahwa ini akan menjadi partai terakhir saya, jadi saya mesti memberikan semua permainan terbaik saya, dan berhasil memasukkan putt di hole tersisa, dan memaksakan memainkan hole 18, bahkan berhasil mengatasinya. Jadi, meski saya menikmati momen ini, sudah saatnya bagi para pemain muda untuk mengambil alih peran saya,” tutur Matthew yang meraih 6 kemenangan, 2 kalah, dan satu kali berbagi poin selama memainkan partai tunggal dalam karier Solheim Cupnya.

Namun, momentum Tim Eropa berhenti di sana. Cristie Kerr dan Paula Creamer mencatatkan kemenangan bagi tuan rumah, sebelum Angel Yin memaksa hasil imbang dengan Karine Icher, yang sekaligus memastikan timnya meraih poin 13½. Secara efektif, hasil tersebut sudah memberi poin kemenangan bagi Tim AS yang praktis hanya membutuhkan ½ poin lagi.

Partai Jodi Ewart Shadoff dan Lizette Salas menjadi kunci kemenangan bagi Tim AS. Ewart Shadoff sempat memenangkan hole 17 untuk menjaga peluang, namun di hole terakhir putt birdie-nya meleset, sedang putt bernilai par dari Salas sudah cukup memberikan kemenangan bagi Tim AS.

36562631121_128db9c052_k-res

Charley Hull, Carlota Ciganda, dan Madelene Sagstrom memang berhasil memberi poin bagi Tim Eropa. Namun, poin yang diberikan Gerina Piller dan Danielle Kang memastikan kemenangan meyakinkan Tim AS yang sekaligus membuat mereka kembali memenangkan turnamen dua tahunan ini.

”Saya gembira kami punya (lima poin) keunggulan karena saya tahu Tim Eropa siap bermain habis-habisan dan mereka menunjukkannya. Mereka masuk ke lapangan dengan performa yang bagus. Mereka masuk ke lapangan dengan kondisi siap bermain. Kami punya persiapan yang hebat. Kami main lepas, main bebas. Kami bermain untuk tim. Ini luar biasa. Sulit juga mempercayai kami bisa menang,” ujar Kapten Juli Inkster, yang menjadi Kapten Tim AS kedua yang berhasil meraih dua kemenangan setelah Judy Ranking pada 1996 dan 1998.

Sorenstam pun harus mengakui keunggulan Tim AS.

”Kami dikalahkan. Saya bangga melihat tim kami berjuang keras. Tak mudah bermain pada hari Minggu ini dengan kondisi tim kami tertinggal, tapi saya tetap bangga. Mereka berjuang keras pada tiap partai, berusaha meraih tiap poin. Saya hanya bisa memberi selamat kepada Tim AS karena mereka telah menunjukkan permainan golf yang luar biasa,” ujar Sorenstam.

Sorenstam juga menolak untuk kembali dipilih memimpin Tim Eropa. Baginya, tongkat kepemimpinan itu mesti diberikan kepada orang lain. ”Kami punya beberapa kandidat yang hebat,” katanya lagi.

Solheim Cup edisi ke-16 akan digelar di Gleneagles, Skotlandia pada 13-15 September 2019 mendatang. Tiket untuk ajang dua tahunan ini akan mulai dijual pada 24 Agustus mendatang secara online di SolheimCup2019.com.