Fred Couples, Zach Johnson, dan Steve Stricker bergabung dalam Tim AS.

Menghadapi Presidents Cup 2019 yang akan dilangsungkan di The Royal Melbourne Golf Club, Melbourne, Australia, Kapten Tim AS Tiger Woods baru-baru ini memutuskan memperkuat timnya dengan menyertakan Fred Couples, Zach Johnson, dan Steve Stricker sebagai asisten baginya. Pilihan ini dianggap menjadi pilihan yang ideal dan akan membantu Tim AS kembali memenangkan ajang dua tahunan ini.

Couples sendiri telah memiliki rekam jejak yang sangat fenomenal. Ia pernah memimpin sebagai kapten dalam tiga kesempatan berturut-turut, yaitu pada 2009, 2011, dan 2013. Dengan terpilihnya ia sebagai asisten kapten, berarti Couples akan menjalani peran tersebut untuk keiga kalinya. Sebelumnya, ia melakoni peran serupa di bawah Jay Haas pada 2015 dan Steve Stricker pada 2017.

Couples sendiri pernah berpasangan dengan Woods sebagai pemain. Pada 1998, ia menjadi rekan bagi Woods yang kala itu melakoni debutnya. Keduanya berhasil mengalahkan Ernie Els dan Vijay Singh, 5-4, di Royal Melbourne. Mereka berpasangan lagi pada tahun 2005.

Woods juga sempat bermain di bawah kepemimpinan Couples yang menjadi kapten, termasuk pada edisi 2011 di Royal Melbourne. Saat itu, Woods merupakan pemain pilihan kapten. Lalu ketika Steve Stricker menjadi kapten di Liberty National tahun 2017, Woods dan Couples berperan sebagai asisten.

“Saya menikmati peran sebagai asisten kapten dalam dua edisi Presidents Cup sebelumnya, dan bisa mendukung Tiger dalam tugas kapten pertamanya bakal menjadi pengalaman yang sangat spesial,” ujar Couples. “Apalagi bisa kembali ke salah satu lapangan favorit saya, Royal Melbourne. Para penggemar di Australia benar-benar memahami golf dan menciptakan atmosfer luar biasa bagi para pemain. Jadi, saya bersemangat untuk kembali dan membantu tim ini untuk menang.”

Sebagai pemain, Couples telah empat kali menjadi anggota Presidents Cup, yaitu pada 1994, 1996, 1998, dan 2005. Catatan skornya sejauh ini ialah 9-5-2. Ia membantu Tim AS menang sebagai pemain dalam dua gelaran pertaa Presidents Cup, yaitu tahun 1994 dan 1996. Dalam dua kesempatan itu, Couples menyumbangkan rekor 6-1-0 di Robert Trent Jones Golf Club.

“Freddie dan saya sudah bermain bersama dalam Presidents Cup sejak lama,” ujar Woods. “Dan pada dasarnya kami kembali lagi ke Royal Melbourne. Dia dan saya bermain bersama dalam salah satu partai tahun 1998. Saya sendiri menjadi pilihan kapten tahun 2011 dan kami akan kembali ke sana sebagai dua pemimpin dalam tim. Kami akan menikmatinya, tapi kami akan berada di sana untuk menang.”

Zach Johnson juga akan bergabung sebagai salah satu asisten kapten untuk pertama kalinya dengan bekal tampil dalam empat Presidents Cup (2007, 2009, 2013, dam 2015). Ia juga pernah menjadi rekan satu tim bagi Woods dalam tiga keikutsertaan pertamanya. Rekornya tahun 2015 ialah 3-0-1, termasuk dua kemenangan partai four ball dengan Phil Mickelson dan partai tunggal menghadapi Jason Day.

“Bisa menjadi asisten kapten pada Presidents Cup untuk pertama kalinya jelas merupakan kehormatan,” ujar Johnson. “Setelah bersaing bersama Tiger pada Presidents Cup sebelumnya, saya mengagumi kebanggaan yang ia bawa pada ajang beregu ini. Saya sungguh bersemangat ia memilih mempercayai saya dengan peran yang penting ini, dan saya berniat untuk mengerjakan bagian saya dan membantu tim ini agar sukses.”

Woods sendiri menilai Johnson akan memainkan peranan yang sangat penting bagi timnya. Tak hanya karena Johnson merupakan salah satu pemain yang dihormati di kalangan para pemain, tapi Woods juga menilai Johnson cukup dekat dengannya di Tour.

“Saya menghargai nasihat darinya, dan ia bisa membantu melakukan keputusan-keputusan penting sepanjang pekan turnamen.”

Stricker sendiri baru saja menjadi kapten yang memberikan kemenangan saat ia memimpin Presidents Cup 2017 lalu di Liberty National. Stricker bakal memainkan peran sebagai asisten kapten untuk yang kedua kalinya, setelah sebelumnya melakoni tugas ini pada 2015. Pada 2017 lalu, Stricker sendiri memilih Woods sebagai asistennya. Dengan catatan partisipasi pada 1996, 2007, 2009, 2011, dan 2013, serta catatan 14-10 dan 2-2 dalam Presidents Cup terakhirnya, yang ia mainkan di The Royal Melbourne Golf Club, tahun 2011, Stricker jelas bakal diharapkan memberi sumbangsih berarti bagi tim.

“Sulit menggambarkan betapa berharganya peluang untuk menjadi asisten bagi Tiger dalam kepemimpinan perdananya. Ia merupakan anggota yang sangat penting bagi tim kami pada 2017 lalu dan saya merasa sangat terhormat ia menanggap saya sebagai aset untuk tim edisi 2019. Saya akan membantu dia semaksimal mungkin, seperti halnya ketika ia membantu saya pada 2017,” ujar Stricker.

Dengan kepemimpinan Stricker tahun 2017 itu, Woods sendiri merasa yakin kalau timnya akan mampu mengulangi keberhasilan dua tahun lalu ketika berlaga di Melbourne bulan Desember 2019 nanti.

Leave a comment