Tiga pegolf Indonesia melanjutkan perjuangan mereka meraih kartu Asian Tour setelah pada putaran kedua hari ini (12/1) memastikan berlaga dua putaran final Q-School Final Stage Asian Tour di Suvarnabhumi Golf and Country Club, Bangkok. Ketiganya ialah Rory Hie, Ian Andrew, dan Jordan Irawan.

Pada putaran kedua tadi, Rory kembali mencatatkan skor 3-under 69 dan mengumpulkan total skor 6-under 168. Adapun Ian Andrew dan Jordan Irawan berhasil menorehkan skor 140 setelah masing-masing meraih 3-under 69 dan 2-under 70, setelah batas cut-off mengeliminasi para pemain yang bermain 3-under atau lebih buruk lagi.

Secara mengejutkan, Danny Masrin terpaksa tersingkir setelah hari ini hanya mendapatkan skor 71. Petaka itu ia peroleh setelah di hole 6 ia mendapat double bogey dan hanya mendapat empat birdie plus satu bogey.

Adapun George Gandranata juga mesti menunda mendapatkan kartu Asian Tour setelah untuk kedua kalinya ia bermain even par di lapangan yang dahulu bernama President Country Club ini. Setelah pada putaran pertama mencatatkan tiga birdie dan tiga bogey, hari ini ia bermain dengan dua birdie dan dua bogey.

Perjalanan Rory, Ian, dan Jordan memang masih terjal. Meskipun berhasil bermain under selama dua putaran awal ini, posisi mereka bertiga masih jauh dari batas aman untuk mendapatkan keanggotaan pada Asian Tour untuk musim 2017.

Rory, misalnya, meski mengumpulkan total 6-under 138, posisinya masih ada di T48 atau kurang satu stroke untuk berada di batas aman. Ian dan Jordan lebih jauh lagi, berada di peringkat T92. Meskipun demikian, dengan dua putaran tersisa, peluang ketiganya masih terbuka.

Sementara itu, puncak klasemen hari ini akhirnya berhasil dikuasai pegolf Australia Todd Sinnot yang hari ini mencatatkan skor 65 dan pegolf asal Jepang Junya Kameshiro yang mencatatkan skor fenomenal 10-under 62. Keduanya sama-sama mencatatkan total skor 15-under 129.

Adapun remaja sensasional asal India, Arjun Prasad, melanjutkan performa bagusnya dengan mencatatkan skor 67 dan kian membuka peluang baginya untuk melepas status amatirnya.