Juara FedExCup 2017 Justin Thomas menargetkan meraih hattrick alias tiga kemenangan ketika memulai turnamen CIMB Classic di Malaysia hari ini (11/10). Kemenangan pada pekan ini akan mencatatkan namanya di buku sejarah CIMB Classic, sebagai pemain pertama yang bisa meraih tiga kemenangan. West Course di TPC Kuala Lumpur sudah memberinya dua gelar PGA TOUR pertama baginya. Ia mengikuti jejak Ryan Moore yang berhasil dua kali berturut-turut menjuarai turnamen ini. Lalu tahun lalu, Thomas harus mengakui keunggulan Pat Perez. Thomas memang menikmati musim 2017-2018 lalu. Sejauh ini ia sudah meraih tiga gelar, tapi kini ia berniat untuk memulai musim kompetisi baru dengan kemenangan. “Ini lapangan di mana saya pernah bermain bagus. Saya merasa nyaman. Rasanya memiliki kemampuan untuk memukul jauh akan memberi manfaat, tapi faktanya sebenarnya saya bermain dengan baik dalam beberapa tahun bermain di sini. Saya pikir permainan wedge saya menjadi senjata yang kuat bagi saya dan Anda mesti sering memainkan wedge di lapangan ini dan itu berarti saya bisa memanfaatkannya,” ujar Thomas. Thomas masih bisa mengingat bagaimana dua kemenangan CIMB Classic di Malaysia pada 2015 dan 2016 membantunya untuk melambung tinggi. Bagi pemenang sembilan gelar PGA TOUR dan mantan pegolf No.1 dunia saat ini, TPC Kuala Lumpur merupakan tempat yang sangat berkesan. “Ajang ini selalu mendapat tempat yang istimewa buat saya. Tempat ini bakal menjadi tempat di mana saya meraih gelar PGA TOUR pertama dan hal ini teramat sangat spesial. Kemenangan itu menjadi instrumen pendorong karier saya,” aku Thomas, kini berperingkat No.2 Dunia  
Juara bertahan Pat Perez akan berusaha mempertahanan gelar juaranya pekan ini. Foto: Yong Teck Lim/PGA TOUR.
  Jika Thomas membidik hattrick pada penampilannya kali ini, sang juara bertahan Pat Perez juga bermaksud mempertahankan gelarnya, sekaligus menjadi pegolf ketiga yang berhasil melakukan hal tersebut. “Saya dan kedi saya suka kembali ke sini. Kami menikmati banyak hal sejak kunjungan pertama beberapa tahun lalu. Saya suka lapangan ini, saya suka green-nya. Saya suka green di Mayakoba, rumput di sini sama persis dan saya sudah menjuarai keduanya. Jadi, saya pun mulai konsisten dengan putter dan hal itu menjadi sesuatu yang besar buat saya,” ujar Perez “Saya pikir, dalam lima tahun terakhir, turnamen ini telah menjadi tempat di mana para pemainnya menjadi lebih baik dan lebih baik. Saya pikir mereka sangat bersemangat untuk kembali ke sini. Tak heran kalau kualitas pesertanya menjadi lebih bagus lagi. Kami juga mendapat sponsor yang hebat melalui CIMB dan tuan rumah turnamen yang mengaguman, Todd Rhinhart (Vice President dan Executive Director PGA TOUR), jadi tidaklah mengherankan.” Anirban Lahiri menjadi nama terakhir yang memastikan mengikuti turnamen ini. Ia pun berharap untuk kembali masuk persaingan, mengingat sebelumnya ia berhasil finis di peringkat T10 dan T3. Tahun 2015 ia juga menjuarai Malaysian Open di West Course ini. “Sebenarnya saya merasa lega. Saya kembali bermain di wilayah yang saya kenal, saya main bagus di sini, saya tahu apa yang mesti saya lakukan karena saya kenal lapangan ini, cuacanya, sejauh apa bola mesti dipukul, dan juga posisi pinnya,” ujar Lahiri yang kini bermain rutin di Amerika.

Leave a comment