Justin Thomas dan Danny Lee membukukan rekor 54 hole pada ajang THE CJ CUP @ NINE BRIDGES.

Justin Thomas dan Danny Lee akan memulai putaran final THE CJ CUP @ NINE BRIDGES sebagai pimpinan klasemen setelah sama-sama mengoleksi skor total 15-under 201. Skor ini tak hanya membuat mereka memegang keunggulan tiga stroke dari Cameron Smith, pesaing terdekat mereka, tapi juga menjadi skor terendah dalam 54 hole pada turnamen ini.

Dengan 18 hole tersisa dan sejumlah peserta yang memiliki kapasitas untuk bermain dengan skor rendah, putaran final besok dipastikan menghadirkan aksi-aksi seru yang dramatis.

Thomas memulai hari ketiga dengan keunggulan dua stroke dari pemain tuan rumah An Byeonghun dan pegolf Selandia Baru Danny Lee. Ia bahkan sempat memegang keunggulan hingga empat stroke sampai akhirnya harus puas menutup putaran ketiga ini dengan berbagi tempat teratas bersama Lee. Lima birdie dan tiga bogey yang ia peroleh membuatnya harus mengakhiri hari ketiga dengan skor 2-under 70.

Meskipun tidak sefenomenal hari kedua, ketika ia bermain dengan skor 63, keberhasilannya untuk tetap berada di posisi teratas ini menjadi modal penting untuk putaran final. Pasalnya, ia juga memiliki catatan yang positif dengan berhasil memenangkan 7 dari 10 turnamen yang ia mainkan ketika menjadi pimpinan klasemen dalam 54 hole. Salah satunya terjadi pada THE CJ CUP @ NINE BRIDGES dua tahun silam.

“Sebenarnya saya main bagus, hanya saja ada banyak putting yang gagal masuk. Kalau saja beberapa di antaranya bisa masuk, dan saya tidak melakukan bogey konyol di hole 18 dan dua bogey lainnya, lalu putt saya banyak yang bagus, dan tak banyak yang liped-out, hari ini mestinya saya bisa main 65 atau 66,” ujar Thomas.

“Tapi meski tidak mendapatkan semua hal tersebut dan masih bisa berbagi posisi teratas menuju putaran final Minggu jelas menjadi sesuatu yang bagus. Jelas jadi satu masalah kalau saya tertinggal enam atau tujuh stroke hari ini, tapi saya masih merasa nyaman terutama karena masih memiliki peluang memenangkan turnamen ini.”

Danny Lee Memukau di Negeri Leluhur
Thomas juga tak segan memuji permainan Lee, yang pada hari ini berhasil bermain dengan skor 4-under 68, sekaligus menyamai catatan skor Thomas. Hanya saja, bukan hanya Lee yang bakal menjadi saingan bagi Juara FedExCup 2017 ini.

Pegolf Australia Cameron Smith berjarak hanya tiga stroke dari mereka, sementara itu, dua pegolf Amerika lainnya, Wyndham Clark dan Jordan Spieth ada di posisi keempat dengan tertinggal empat stroke. Sedangkan pemain tuan rumah An Byeonghun, meski hari ini bermain dengan skor 73, secara teori masih punya kans untuk menyalip dan menjadi pegolf Korea pertama yang menjuarai ajang ini.

Sanjungan Thomas terhadap Lee juga bukan sekadar basa-basi. Pegolf Selandia Baru ini memiliki kartu skor yang warna-warni lantaran menorehkan empat birdie, satu double bogey, dan satu eagle.

“… sejujurnya, saat putting saya tidak membidik hole-nya. Saya hanya berusaha menggulirkan bola menuruni slope selambat mungkin ….” – Danny Lee

“Sudah jelas putaran hari ini adalah putaran yang sulit. Jauh lebih berangin daripada kemarin ataupun dua hari yang lalu. Jadi, skor yang dihasilkan tidak serendah sebelumnya. Tapi menurut saya, saya bermain dengan baik,” tutur Lee.

“Eagle di hole 18 itu, saya pikir pukulan saya dari jarak 270 yard itu meleset dari green, tapi untungnya bola berhenti setelah melewati slope yang sedikit menanjak di sisi kiri green. Dan sejujurnya, saat putting saya tidak membidik hole-nya. Saya hanya berusaha menggulirkan bola menuruni slope selambat mungkin, tapi ternyata bolanya malah bergulir masuk. Mungkin jaraknya kira-kira 19 langkah.”

Sejauh ini Lee selalu finis di sepuluh besar dalam dua edisi sebelumnya. Pada edisi perdana tahun 2017, ia finis di peringkat ke-3. Tahun lalu ia finis T7.

Meski berkewarganegaraan Selandia Baru, istri dan kedua orangtuanya berasal dari Korea. Kakeknya bahkan tinggal di Korea sehingga penampilan positif yang ia raih sejauh ini jelas menjadi satu kebanggaan tersendiri baginya.

Kiradech Aphibarnrat menjadi salah satu dari dua pegolf Asia yang akan memulai putaran final THE CJ CUP @ NINE BRIDGES besok (20/10) di jajaran sepuluh besar. Foto: Getty Images.

“Saya senang bisa menunjukkan permainan yang bagus pekan ini. Semoga saja besok juga sama,” tandasnya.

Harapan Tuan Rumah Belum Pupus
Sementara itu, harapan publik tuan rumah untuk melihat pegolf Korea berjaya di negerinya sendiri masih belum pupus. An Byeonghun, yang memulai THE CJ CUP @ NINE BRIDGES pekan ini dengan menjadi pimpinan klasemen, memang harus terlempar dari posisi ideal tersebut.

Pada hari ketiga ini, ia harus bermain dengan skor 73. Ia sebenarnya berhasil mendapat enam birdie, namun juga harus mendapat dua bogey, satu double bogey, dan satu triple bogey.

Skor 10-under 206 miliknya membawa An sendirian berada di peringkat 6. Dengan selisih lima stroke dari Justin Thomas dan Danny Lee, pegolf yang telah mengoleksi satu gelar European Tour ini jelas masih berpeluang untuk memberi kejutan.

Selain An, pegolf Asia lain yang berada di jajaran 10 besar untuk saat ini ialah Kiradech Aphibarnrat. Pegolf Thailand pertama yang bermain penuh pada PGA TOUR ini kembali bermain dengan skor 69 dan kini ada di peringkat ke-7, bersama tujuh pemain lainnya.

Leave a comment