Pegolf muda Filipina, Miguel Tabuena menargetkan gelar juara pada pekan ini ketima Resorts World Manila Masters kembali dipertandingkan pada 10-13 November ini. Pemuda berusia 22 tahun ini yakin bahwa dirinya berpeluang menjadi jawara lokal pertama dari ajang yang menyediakan total hadiah US$1 juta ini.

Keyakinannya ini dilandasi oleh performa meyakinkannya musim ini. Sejauh ini ia sudah lima kali masuk sepuluh besar, termasuk dua kali runner-up di Malaysia dan China Taipei.

Sebagai pegolf Filipina dengan peringkat Order of Merit Asian Tour tertinggi saat ini—Tabuena berada di peringkat ke-6—ia yakin peluangnya terbuka besar saat mulai bermain di Manila Southwoods Golf & Country Club besok (10/11).

”Jelas ini merupakan tahun terbaik saya sebagai pemain profesional. Saya sudah melakukan persiapan dengan baik dan yakin kalau saya punya permainan yang sempurna pekan ini.

”Saya tahu inilah peluang terbaik saya untuk menjadi pegolf lokal pertama yang mengangkat trofi juara pada akhir pekan,” tukas Tabuena.

Pengalamannya mewakili Filipina pada Olimpiade bulan Agustus lalu membantunya untuk mengatasi tuntutan mental dari olahraga ini. Tabuena pun berniat untuk mempertahankan fokusnya pekan ini.

”Tak mudah main di rumah sendiri karena bakal ada beban tambahan untuk tampil dengan performa terbaik. Tapi saya mengatakan kepada diri sendiri agar memperlakukannya layaknya ajang Asian Tour lainnya dan supaya tak memiliki pikiran yang negatif.

”Kunci buat pekan ini ialah melakukan drive dengan baik dan berusaha memukul ke fairway. Saya yakin bisa melakukannya,” tandasnya.

Keyakinan serupa juga dimiliki sang juara bertahan asal Thailand, Natipong Srithong. Tahun lalu, ia memenangkan turnamen ini sebagai gelar keempatnya sebagai pegolf profesional.

”Saya penuh percaya diri untuk memenangkan turnamen ini tahun lalu. Kalau diingat-ingat, hole 17 par 3 merupakan hole yang sangat menentukan buat saya saat itu. Saya menghadapi putt tersebut dan tahu saya mesti mendapat birdie di hole itu. Untunglah putt berjarak 30 kaki itu masuk dan saya bisa menjadi juara,” ujar Natipong.

Kali ini ia pun menunjukkan suasana hati yang sangat optimis. ”Saya selalu memberikan yang terbaik pada tiap turnamen yang saya mainkan dan tak ada bedanya pekan ini,” tutupnya.

Tahun ini, dua pegolf Indonesia, Rory Hie dan Danny Masrin akan mewakili Indonesia. Meskipun tampil sebagai pemain undangan sponsor, panggung besar ini bakal menjadi ujian yang cocok bagi kedua pegolf yang tengah berada dalam performa terbaiknya ini.