Pegolf Amerika Serikat Julian Suri dan pegolf Skotlandia Stephen Gallacher mengawali gelaran Hero Indian Open pekan ini dengan sama-sama bermain 5-under 67. Skor tersebut membawa mereka berdua ke puncak klasemen sementara pada ajang yang disokong oleh Asian Tour dan European Tour ini.

Dalam kariernya, Gallacher sering berhasil main bagus ketika turun di lapangan yang sulit. Kali ini hal tersebut kembali terbukti. Tahun lalu ketika bermain di DLF Golf and Country Club, ia juga berhasil menampilkan performa yang bagus dengan masuk sepuluh besar pada ajang ini.

Kali ini, performa putting-nya juga menjadi kunci untuk menaklukkan green di lapangan garapan Gary Player ini. Ia bahkan mencatatkan eagle di hole terakhir untuk mematok skor terendah pada putaran pertama.

“Pagi ini benar-benar sempurna. Awalnya sejuk, lalu mulai panas jelang akhir putaran saya, dan tidak terlalu banyak angin, jadi ini benar-benar hari yang sempurna,” tutur Gallacher.

“(Bermain di lapangan ini) menurut saya mewajibkan Anda untuk selalu memukul ke fairway karena ada terlalu banyak rintangan. Jika bisa melakukan pukulan tee dengan baik, Anda bisa melanjutkan dengan pukulan iron yang bagus dan memanfaatkan hole-hole par 4 yang cukup pendek, melakukan driver di beberapa di antaranya, lalu menyerang di hole-hole par 5. Ini lapangan yang strategis. Menurut saya Anda tak perlu menjadi pemukul terjauh di Tour untuk memainkannya.”

Namun, pada sore harinya, pegolf Amerika Julian Suri menyamakan skor Gallacher tersebut. Suri, yang tahun lalu gagal lolos cut, menghasilkan pukulan bunker yang mengagumkan di hole pamungkas, yang kemudian membantunya untuk mencatatkan birdie keenamnya pada hari itu.

Suri, yang baru pulih dari cedera dan turun di Malaysia sebagai turnamen pertamanya tahun ini, menyebut kondisi di Malaysia cukup membantunya untuk merasa lebih baik, meskipun masih dalam tahap pemulihan.

“Dengan jarak pukul saya, saya bisa menjangkau green dalam dua pukulan. Saya tinggal menaikkan percaya diri saya dan memaksimalkan jarak pukul.” – Prom Meesawat

“Jelas saya masih dalam proses pemulihan, tapi bisa bermain dengan skor seperti ini (67), di lapangan (yang menantang) seperti ini, jelas menjadi pertanda yang baik untuk terus melangkah,” ujarnya. “Lapangan ini menjadi ujian yang besar. Sangat dramatis dan memprovokasi imajinasi, jadi saya sangat menikmatinya.”

Sementara itu, pegolf Thailand Prom Meesawat juga berhasil memainkan putaran pertama dengan hasil yang positif, bermain 4-under 68 dan hanya berjarak satu stroke dari kedua pimpinan klasemen tersebut. Meesawat mencatatkan lima birdie dengan sebuah bogey pada hari pertama kemarin (28/3).

“Sebenarnya, saya tidak terlalu merasa percaya diri dengan permainan saya ketika turun pada pekan ini karena pukulan driver saya belakangan ini tidak begitu bagus. Tapi saya berusaha untuk memukul ke fairway sesering mungkin dan mempertahankan bola saya agar nyaman dimainkan. Dengan jarak pukul saya, saya bisa menjangkau green dalam dua pukulan. Saya tinggal menaikkan percaya diri saya dan memaksimalkan jarak pukul,” papar pemegang dua gelar Asian Tour ini.

Leave a comment