Pegolf remaja Thaland Suradit Yongchareonchai meramaikan persaingan untuk menjadi juara pada PGM Palm Resort Championship, ajang Asian Development Tour setelah bermain 8-under 64 hari ini (28/4), ketika turnamen harus mengalami penundaan lantaran cuaca buruk.

Suradit yang baru berusia 17 tahun ini mematok target 10-under 134 untuk memimpin di puncak klasemen ketika turnamen dihentikan pada pkul 14:38 waktu setempat. Hujan deras dan petir menutupi lapangan Palm Resort Golf & Country Club tersebut. Akibatnya, lebih dari separuh peserta harus kembali pukul 7:30 esok untuk menuntaskan putaran keduanya.

Pegolf Thailand lainnya, Donlaphatchai Niyomchon dan Panuwat Muenlek berada satu stroke di belakang Suradit setelah keduanya sama-sama bermain dengan skor 67 pada hari kedua ini.

Suradit yang baru beralih profesional enam bulan lalu mencatatkan 5 birdie dan 1 eagle dan berpeluang menjadi juara termuda kedua setelah Phachara Khongwatmai menjuarai ajang ADT tahun lalu saat masih berusia 15 tahun.

”Target saya ialah finis di peringkat lima besar Order of Merit dan untuk itu saya mesti menang. Perjalanan masih panjang karena sesi siang ini mesti dituntaskan besok, tapi skor saya hari ini memberi peluang yang bagus untuk dua putaran berikutnya,” ujar Suradit.

Pekan ini, tiga pegolf profesioal Indonesia juga ikut bertanding di Palm Resort Golf & Country Club ini. Ian Andrew mengawali putaran pertama kemarin dengan catatan 3-under 69, adapun George Gandranata bermain 1-under 71. Juara Indonesian Golf Tour presented by OB Golf & Ancora Sports Seri I di Sawangan Golf, Hotel & Resort, Depok, Jordan Irawan juga ikut bertanding di Johor Bahru, Malaysia ini. Ia mencatatkan skor 1-over 72 pada hari pertama.

Hari ini, Ian harus puas bermain dengan even par setelah mendapakan 5 birdie dan 5 bogey. Dengan total skor 3-under 141, Ian saat ini berada di peringkat T22.

Sementara itu, George mengawali putaran pertamanya dengan 2-over setelah mendapat bogey di hole 6 dan 9. Memasuki sembilan hole terakhir, ia kembali mendapat bogey di hole 10. Ia berhasil memperbaiki keadaan dengan birdie di hole 11 dan 16, namun harus puas bermain par di dua hole terakhir. Dengan total skor 144, George saat ini berada di peringkat T50.

“Hari yang berat buat saya,” balas George lewat WhatsApp Messenger. “Pukulan iron saya kurang tajam dan putting-nya juga tidak sebagus biasanya. Driver saya bagus dan lumayan jauh hari ini, tetapi mid-iron-nya yang kurang. Semoga masih bisa make the cut.”

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Jordan Irawan masih harus menuntaskan putaran keduanya lantaran turnamen terpaksa dihentikan lantaran cuaca buruk. Ia menjadi salah satu dari sejumlah pemain yang harus mengakhiri putaran keduanya mulai pukul 7:30 waktu setempat besok.

Mengenai kondisi tersebut, George menyebutkan pada hari kedua ini ada setidaknya 7 grup yang belum sempat tee off lantaran kondisi cuaca sudah tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.

Sebagaimana halnya ajang ADT lainnya, PGM Palm Resort Championship menjadi peluang terbaik bagi pegolf regional untuk mengumpulkan poin Official World Golf Ranking. Juara turnamen akan mendapatkan 6 poin untuk berpeluang mewakili negara pada ajang Olimpiade Rio de Janeiro bulan Agustus mendatang.