Pegolf wanita asal Thailand Supamas Sangchan berhasil menjuarai EFG Hong Kong Ladies Open setelah dalam putaran final (11/6) mengalahkan pegolf tuan rumah Hsieh Yu Ling dengan satu stroke.

Performa Supamas sepanjang putaran final tersebut memang mengagumkan. Mengawali hari terakhir sebagai salah satu pimpinan klasemen, Supamas tak sekalipun melepas keunggulannya, meskipun mendapat dua bogey pada tiga hole terakhirnya. Total 10-under 206 sudah cukup baginya untuk menjuarai turnamen yang dimainkan di Hong Kong Golf Club, Old Course ini.

Dalam dua putaran awal, Supamas bahkan tak sekalipun melakukan kesalahan. Saat mencatatkan 6-under 66 dan 3-under 69 dalam dua putaran awal, ia tak sekalipun mencatatkan bogey. Ia baru mendapat bogey pada putaran final. Namun, birdie di hole 6, 9 dan 10 kembali memperkukuh posisinya sekaligus memperbesar peluang menjuarai turnamen ini.

”Ini merupakan tahun ketiga saya sebagai profesional dan kedua kalinya bermain di EFG Hong Kong Ladies Open. Saya merasa cukup akrab dengan lapangan ini, dan ketika mendekati green hole 18, saya melihat kerumunan orang banyak, yang membuat saya gugup, tapi juga bersemangat. Pada akhirnya, saya mendapat bogey di sana, tapi merasa lega karena skor itu cukup untuk memberi kemenangan buat saya,” tutur Supamas.

Adapun pegolf andalan tuan rumah, Tiffany Chan akhirnya finis di posisi T13. Performanya pada putaran akhir menunjukkan hasratnya untuk finis di posisi setinggi mungkin. Sempat mendapat tiga bogey di empat hole pertama, ia berhasil mencatatkan lima birdie sebelum kembali mendapat bogey di hole 13. Ia menambah catatan birdie-nya di hole berikutnya.

”Saya pikir saya memberi sedikit tekanan pada diri sendiri pada awal putaran final. Untungnya saya berhasil mendapat skor yang bagus ketika saya mesti kembali mendapatkan even par, dan hal itu (rangkaian birdie) sangat membantu saya,” ujar Tiffany. ”Jelas saya harus berlatih keras, tapi saya puas dengan performa saya sepanjang pekan ini. EFG Hong Kong Ladies Open telah memberi pengalaman yang sangat bagus buat saya karena saya baru saja memulai karier profesional saya.”

Sementara itu, upaya Jessica Lydia untuk memperbaiki peringkatnya kurang membuahkan hasil maksimal. Memulai putaran terakhir dengan berada di posiis T40, Jessica, yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia, sudah bermain 4-over dalam empat hole pertamanya lantaran mendapat dua bogey dan satu double bogey.

Birdie yang dinantikan itu akhirnya ia dapatkan di hole 10 dan 13. Sayangnya, ia harus mengakhiri permainannya dengan double bogey dan harus puas berada di posisi T46.

EFG Hong Kong Ladies Open yang terselenggara berkat kolaborasi tiga asosiasi—Ladies Asian Golf Tour, Taiwan LPGA, dan China LPGA—ini turut didukung pula oleh Hong Kong Professional Golfers’ Association dan Hong Kong Golf Association. Turnamen ini sekaligus menjadi turnamen golf wanita pertama dan satu-satunya di Hong Kong yang menawarkan poin pada Rolex Rankings.