Skor 4-under 68 pada hari pertama Combiphar Players Championship membawa Joshua Andrew Wirawan berada di jajaran atas klasemen sementara.

Salah satu wakil tuan rumah pada ajang Combiphar Players Championship, yang dimulai hari ini (24/9), Joshua Andrew Wirawan melakuakn start solid dan menempatkan dirinya di jajaran atas klasemen sementara ajang Asian Development Tour tersebut. Tujuh birdie dan tiga bogey memberinya awal yang sangat baik, serta peluang untuk menorehkan catatan penampilan terbaik pada turnamen ini.

Memulai turnamen dari hole 1 di Parahyangan Golf, pegolf yang akrab disapa Andrew ini langsung membukukan tiga birdie di empat hole pertamanya. Bogey di hole 5 memang sempat menghambat laju permainannya, namun hal itu ternyata tidak cukup menurunkan semangatnya. Hal ini terbukti dengan birdie di hole 6 dan hole 8, yang membawanya berada di jajaran atas dengan torehan 4-under.

Ia sempat terlihat bakal melanjutkan tren meyakinkan tersebut setelah mendapat birdie di hole 10. Sayangnya, ia harus mendapat bogey lagi di hole 11 dan 12. Dengan ketujuh yang ia dapatkan di hole 14, pegolf berusia 22 tahun ini untuk sementara kukuh di tempat kedua.

“Lapangannya memang lebih gampang di sembilan hole pertama. Namun, di sembilan hole berikutnya, angin mulai datang. Saya agak ragu dengan pilihan club saya sehingga di beberapa hole puklan saya ada yang kurang, ada yang malah lewat dari target. Selain itu, ada beberap putt untuk birdie yang gagal saya manfaatkan,” tutur Andrew.

Skor 68 hari ini jelas melampaui target semula yang ia patok, yaitu 2-under 70. Ia sendiri menyebut permainan iron-nya pada hari pertama ini terbilang sangat tajam.

“Di sembilan hole pertama, permainan iron saya sangat bagus. Saya banyak memukul bola ke green dan kebanyakan tersisa jarak 10 kaki ke bawah, dan kebanyakan putting saya juga bisa masuk,” tuturnya lagi.

Andrew sendiri mengakui bahwa pekan ini ia terinspirasi keberhasilan Rory Hie menjuarai ajang Asian Tour di India dua pekan lalu.

Brandon Lau asal Malaysia juga bermain dengan tujuh birdie, namun hanya mendapat dua bogey, yang membuatnya unggul satu stroke dari Joshua Andrew Wirawan. Foto: OB Golf/Yulius Martinus.

“Saya sangat termotivasi setelah mengobrol dengan Rory Hie. Dia berusaha meningkatkan percaya diri saya dengan berkata, ‘Kamu mesti main untuk menang, bukan sekadar lolos cut. Kalau saya bisa melakukannya, kamu juga bisa!’ Ujarannya itu sangat memberi inspirasi dan saya harap saya bisa melakukan hal yang sama,” imbuhnya.

Selama mengikuti turnamen Asian Development Tour yang disponsori oleh Combiphar, prestasi terbaik yang dibukukan Andrew ialah finis di peringkat 51 pada Combiphar Players Championship 2017. Sedangkan pada 2016, pada ajang Combiphar Invitational, serta tahun 2018 lalu, ia gagal melaju ke dua putaran terakhir. Motivasi dan hasil pada hari pertama ini jelas menjadi sebuah modal penting untuk memperbaiki catatan performanya pekan ini.

Sementara itu, Brandon Lau mengambil posisi teratas setelah membukukan skor 67. Bermain 30 menit lebih awal daripada Andrew, pegolf Malaysia ini memang tidak memulai permainan sebaik Andrew. Ia bahkan mendapat bogey di hole keempatnya, yaitu hole 13. Setelah membukukan empat birdie di hole 14, 16, 17, dan 2, Lau kembali mendapat bogey di hole 5. Namun, tiga birdie berturut-turut di tiga hole berikutnya berhasil membawanya ke puncak klasemen.

“Saya sangat puas bisa main 67 hari ini karena lapangan ini cukup sulit kalau angin mulai berembus. Saya bermain sesederhana mungkin hari ini dan tetap fokus pada rencana saya,” ujarnya. “Saya hanya akan memainkan permainan saya dan membiarkan hasilnya datang sendiri.”

Combiphar Players Championship tahun ini merupakan partisipasi keempat Combiphar. Setelah menggelar Combiphar Invitational, yang turut melambungkan karier pegolf Amerika John Catlin pada tahun 2016, sejak 2017 turnamen menjadi sponsor utama untuk ajang Combiphar Players Championship.

Setelah edisi 2017 dan 2018 dimainkan di New Kuta Golf, edisi 2019 kali ini diselenggarakan di salah satu lapangan terbaru di Indonesia, Parahyangan Golf. Hal ini seiring dengan salah satu maksud Combiphar untuk lebih memperkenalkan destinasi wisata golf ke kancah internasional.

Leave a comment