Pegolf veteran asal Thailand Thaworn Wiratchant menampilkan permainan fenomenal pada putaran kedua Queen’s Cup hari ini (16/6). Mencatatkan 8-under 63, pegolf berusia 50 tahun ini mengambil alih klasemen sementara dari rekan senegaranya, Prayad Marksaeng yang pada putaran kedua justru hanya bermain 1-under 70.

Wiratchant, pemegang rekor kemenangan Asian Tour terbanyak dengan 18 gelar juara, tampak menunjukkan permainan tajam di lapangan Santiburi Samui Country Club, lapangan yang juga telah memberinya dua gelar Queen’s Cup pada 2012 dan 2014, dan gelar Bangkok Airways Open 2008.

Thaworn memulai putaran kedua dengan performa yang terbilang tidak terlalu istimewa. Ia hanya mencatatkan dua birdie dan satu bogey. Namun, memasuki sembilan hole kedua, ia berhasil mencatatkan tujuh birdie, di antaranya empat kali berturut-turut dari hole 10. Catatan skor 63 ini sekaligus menjadi catatan putaran terbaik baginya di Samui.

”Ini hanya kebetulan, saya cuma beruntung. Beberapa green sangat licin, tapi beberapa lainnya cukup lucu. Saya kira saya bakal memasukkan putt birdie di hole 17, tapi saat mendekati lubang, bolanya tetap keluar. Skor ini jelas di luar bayangan saya,” tutur Thaworn.

Permainan luar biasa ini di antaranya juga berkat dorongan salah satu anggota tim manajemennya. Thaworn mengaku, ketika memulai hari kedua ini, ia merasa tidak percaya diri, lantaran merasa sudah terlalu tua bermain pada Asian Tour.

”Salah satu anggota tim manajemen saya memberi saya percaya diri dan memberi tahu kalau saya masih seorang legenda golf. Dorongan ini memberi motivasi buat saya. Saya ingin menambah gelar menjadi 19, saya ingin 20, dan saya ingin 21 kemenangan. Jika punya peluang, saya ingin menang lebih banyak, tak hanya 18, terutama jika saya punya peluang pekan ini,” sambung Thaworn.

Meskipun berhasil main luar biasa, saat ini Thaworn hanya memiliki keunggulan satu stroke dari rekan mainnya hari ini, yaitu Nicholas Fung. Fung sendiri tengah mencari kemenangan pertama pada Asian Tour, dan tadi bermain dengan 3-under 68.

”Angin bermain pada Sembilan hole pertama dan saya hanya berusaha menjaga bola di fairway dan memasukkan beberapa putt. Hasilnya bagus. Saya main dengan Thaworn dan saya berusaha belajar darinya dan berusaha memukul bola sedekat bolanya agar bisa membaca jalurnya. Sungguh luar biasa! Sulit mempercayai dia bias mencatatkan skor 28 di sembilan hole terakhir!” ujar Fung.

Enam pemain lainnya—duo India S.S.P. Chawrasia  (68) dan Rashid Khan (70), pemain Filipina Angelo QUe (70) dan Juvic Pagunsan (67), dan dua pegolf Thailand lainnya Prayard Marksaeng (70) dan Pasavee Lertvilai (66)—berada dua stroke di belakang Thaworn.

Putaran ketiga Queen’s Cup jelas akan menjadi putaran penting untuk memastikan peluang menjuarai ajang Asian Tour ke-10 pada musim ini.