Sutijet Kooratanapisan tampil luar biasa dalam putaran final PGM Palm Resort Championship, ajang Asian Development Tour (ADT) hari ini (30/4). Pegolf Thailand tersebut mencatatkan skor fenomenal 12-under 60 untuk mengalahkan pemain tuan rumah, Danny Chia, dengan selisih satu stroke. Sementara Ian Andrew mengakhiri turnamen ini dengan total skor 3-under 213.

Catatan skor Sutijet tersebut ia peroleh dengan membukukan 10 birdie dan 1 eagle. Pegolf berusia 28 tahun tersebut sudah mencatatkan 7-under—di antaranya dengan 5 birdie secara berturut-turut di hole 2-7—di sembilan hole pertamanya. Eagle di hole 16 ia catatkan dengan memasukkan bola dari jarak 20 kaki.

”Saya tidak berpikir menjuarai turnamen ini bahkan setelah mereka memutuskan menjadikannya turnamen 54 hole. Saya tetap fokus dan memainkan hole demi hole. Saya main dengan dua pegolf Thailand lainnya, jadi tidak ada tekanan,” tutur Sutijet. ”Saya sudah menunggu lama untuk bisa meraih kemenangan ini sejak main di ADT.

Birdie yang ia torehkan di hole 17 membuatnya berhasrat untuk mencatatkan skor fenomenal lainnya, 13-under 59, skor yang sangat langka diraih dalam satu putaran. Sayangnya, di hole terakhir ia gagal mendapatkan birdie.

”Saya main sangat bagus dan berpeluang mendapatkan skor 59. Sedih juga sih birdie di hole 18 gagal, tapi untunglah saya menjuarai turnamen,” ujar Sutijet yang membawa pulang hadiah uang sebesar US$8.944 dan 6 poin Official World Golf Ranking.

Adapun Danny Chia, yang berniat meraih gelar ADT keempat mengaku puas berada di tempat kedua setelah mencatatkan 7 irdie dan 1 eagle dan 1 bogey.

”Saya kalah dari pemain yang lebih baik. Angkat topi buatnya yang telah mencatatkan skor yang hebat. Saya tak main jelek, tapi saya kalah dari seseorang yang menikmati skor yang demikian itu. Sisi positifnya, saya mendapat beberapa poin OWGR yang sangat penting untuk bisa main di Olimpiade,” papar Chia.

Sementara itu, satu-satunya wakil Indonesia di Johor Bahru, Ian Andrew, hari ini kembali mencatatkan skor even par. Bermain dari hole 1, Ian membuka harapan untuk finis di posisi yang lebih baik setelah mencatatkan birdie di hole 4. Namun, ia mendapat dua bogey di hole 7 dan 8.

Memasuki sembilan hole keduanya, ia kembali mendapat bogey di hole 10. Beruntung ia kembali mendapat birdie di hole 11 dan 16.

”Lapangan di Palm Resort Golf & Country Club ini bagus, tapi cuacanya panas sekali [hari ini],” tulis Ian dalam pesan WhatsApp kepada Golf Asia Indonesia.

”Hari ini saya main kurang bagus. Permainan iron saya hari ini jelek, short game juga kurang bagus,” sambung Ian lagi. ”[Beruntung] putting-nya lagi bagus makanya bisa bikin banyak save karena iron dan chipping tidak bagus.”

Dengan total skor 3-under 213, Ian mengakhiri turnamen ADT kali ini di peringkat T39, berbagi tempat dengan pemain tuan rumah, Iszaimi Ismail.