Queen’s Cup yang mulai berlangsung kemarin (15/6) menghadirkan sejumlah catatan menarik. Tentu yang paling menarik ialah melihat skor 65 berhasil membawa pegolf senior Prayad Marksaeng menjadi salah satu pimpinan klasemen putaran pertama.

Prayad yang telah dua kali menjuarai Queen’s Cup pada 2013 dan 2015 untuk sementara berada di posisi atas bersama pendatang baru Chanat Sakulpolphaisan (Thailand), Angelo Que (Filipina), dan Rashid Khan (India).

Pegolf yang awal tahun ini berusia 51 tahun dan menjuarai SMBC Singapore Open, melambungkan posisinya, di antaranya dengan eagle di hole 12 dan lima birdie lainnya di lapangan 71 par Santiburi Samui Country Club.

”Hari ini saya beruntung karena permainan driver dan iron saya amat bagus. Di hole 12, saya memasukkan eagle dari jarak 131 yard. Memukul wedge yang memantul sekali sebelum akhirnya masuk lubang. Sore ini tak ada angin, tapi tak membuat segalanya mudah karena ini lapangan yang susah,” tutur Prayad.

Prayad sendiri tampaknya berhasil melanjutkan momentum ketika ia menjuarai ajang Japan Senior Tour sepekan sebelumnya.

”Lapangan di sini amat mirip dengan di Jepang, yang sangat sempit. Itu sebabnya saya merasa nyaman bermain di lapangan ini setelah bertahun-tahun. Saya tahu mesti memukul ke mana, ke mana target saya seharusnya. Jika bisa mempertahankan rencana permainan, permainan akan menjadi mudah buat saya. Saat di green, saya juga tahu ke mana break-nya.”

Adapun Angelo Que yang baru tiba di Samui sehari sebelumnya juga mengungkapkan rasa puasnya pada performanya hari pertama. Sama seperti Prayad, Que yang dijuluki Human Highlighter lantaran gemar memakai pakaian berwarna terang, juga mencatatkan skor 6-under 65.

”Saya masih dalam performa yang bagus sejak dua pekan terakhir sebelum ke sini. Cukup percaya diri dengan permainan saya dan saya hanya berusaha menikmati turnamen,” ujar Que.

”Buku yardage sudah cukup bagus sehingga terkadang Anda tak perlu melakukan putaran latihan, apalagi jika Anda bisa memukul dengan jarak yang tepat dan bisa memukul bagus. Beberapa pemain tak ingin mengambil risiko dengan tidak memainkan putaran latihan, tapi rasanya saya berani mengambil risiko tersebut,” sambung Que lagi.

Chanat yang baru lulus Q-School Asian Tour awal tahun ini berhasil mencatatkan 8 birdie dan 2 bogey. Catatan serupa juga berhasil dibukukan oleh Rashid Khan yang tengah mengejar gelar Asian Tour ketiga dalam kariernya.

Juara bertahan yang juga merupakan pegolf nomor satu Asian Tour saat ini, Scott Hend, harus puas bermain dengan even par pada turnamen ke-10 pada Asian Tour musim 2017 ini.