Shubhankar Sharma melanjutkan performa mengagumkannya pada putaran ketiga Joburg Open kemarin (11/12). Pegolf asal India tersebut mencatatkan skor 7-under 65 untuk mengumpulkan total skor 20-under 195, yang sekaligus memberinya keunggulan 5 stroke dari pesaing terdekatnya, Christofer Blomstrand dari Swedia.

Setelah bermain dengan skor fenomenal 61 pada putaran kedua, pegolf yang baru berusia 21 tahun ini mempertahankan  permainan primanya untuk berpeluang meraih gelar Asian Tour pertama dalam kariernya.

Pada putaran ketiga kemarin, ia kembali bermain tanpa bogey dengan tujuh birdie. Empat di antaranya ia bukukan berturut-turut dari hole 2. Prestasinya ini sekaligus membuatnya memimpin dalam sebuah turnamen untuk pertama kalinya. Keunggulan 5 stroke yang ia lakukan juga membuatnya mencatatkan rekor keunggulan terbesar dalam 54 hole sepanjang musim 2017 pada Asian Tour.

”Sehari sebelumnya saya bermain 10-under dan jelas tidak pernah mudah untuk memainkan putaran berikutnya dengan skor yang rendah. Tapi saya sangat gembira dengan permainan hari ini (kemarin),” tutur Sharma yang sebelumnya bahkan berniat untuk tidak bermain pada turnamen ini.

”Cara saya membaca jalur di green cukup bagus. Saya langsung mendapat beberapa birdie pada awal permainan dan hal ini sangat penting kalau Anda ingin bermain dengan skor rendah. Putting saya juga lagi bagus-bagusnya dan semoga ini bisa berlanjut terus,” sambungnya.

Kemenangan pada ajang ini juga akan memberinya kartu European Tour dan Sunshine Tour, mengingat ajang ini merupakan ajang tri-sanction oleh ketiga Tour tersebut. Ini sekaligus merupakan pertama kalinya Joburg Open ikut disokong oleh Asian Tour, sebagai bagian dari kolaborasi strategis dengan European Tour.

Adapun Blomstrand membukukan skor 10-under 62 untuk membuntuti Sharma dengan lima stroke di belakang pegolf India tersebut. Ia sudah membukukan skor 59 ketika bermain 11-under dalam 14 hole. Namun, setelah tiga par berturut-turut, ia malah mendapat bogey sehingga mesti puas dengan skor 62. Salah satu sorotan dalam putarannya kemarin ialah eagle yang ia bukukan di hole 5 dan 14.

”Ini benar-benar semacam hadiah ulang tahun yang bagus. Saya melakukan putt sejauh 45 kaki di hole pertama, yang memutar dan bergulir masuk dengan bagus. Eagle pertama saya di hole empat. Drive saya bagus, lalu saya memukul 3-wood dari jarak 260 yard hingga bola berhenti sedikit ke kiri pin yang langsung masuk dengan sekali putt. Di hole 14 saya memukul driver dengan bagus juga. Sisanya 245 yard ke pin dan saya memainkan 3-wood melawan angin. Sisanya mungkin sekitar 25 kaki,” tutur Blomstrand yang tengah merayakan ulang tahun ke-26.

Putaran final akan kembali dimainkan di Firethorn Course, Randpark Golf Club, yang dimainkan dengan 72 par.

Joburg Open sekaligus menjadi salah satu turnamen kualifikasi menuju The Open Championship 2018, Tiga pegolf yang finis di sepuluh besar dan ties yang belum mendapat tempat untuk bermain pada ajang Major tertua tersebut akan mendapat tempat untuk berlaga di Carnoustie pada 19-22 Juli 2018.