Kim Siwoo mengakhiri THE PLAYERS Championship 2021 di posisi sepuluh besar.

Bagi Kim Siwoo, finis T9 pada THE PLAYERS Championship kemarin (14/3) menyusul putaran final yang naik-turun bukanlah hasil yang mengecewakan. Pada hari terakhir itu ia hanya membukukan skor 1-under 71, sedangkan rekan senegaranya Im Sungjae bermain lebih baik dengan skor 66 dan finis di peringkat T17 untuk memberinya momentum dan semangat menjelang upayanya mempertahankan gelar The Honda Classic pekan ini.

Kim, yang memenangkan THE PLAYERS empat tahun lalu, memulai putaran final dengan tertinggal enam stroke dari Lee Westwood, terlihat langsung panas dengan membukukan birdie di hole pertamanya. Permainannya terlihat masih menjanjikan untuk memberi kejutan. Meski sempat mendapat bogey di hole 4, ia bisa langsung bangkit dengan birdie di hole 3.

Pegolf yang baru saja memenangkan The American Express pada bulan Januari ini bahkan kembali mendapatkan birdie di hole 10. Sayangnya, permainan di sembilan hole kedua ini benar-benar naik turun. Setelah birdie di hole tersebut, ia harus silih berganti mendapatkan bogey dan birdie dan harus puas memainkan sembilan hole terakhir The Stadium Course dengan even par. Dengan catatan skor 8-under 280, ia pun harus menuntaskan pekan ini di posisi sepuluh besar.

Sementara itu, Im, yang sempat bermain buruk pada putaran ketiga dengan skor 77, akhirnya menampilkan permainan yang sangat solid pada hari terakhir kompetisi ajang flagship PGA TOUR ini. Untuk kedua kalinya pada pekan itu, ia membukukan skor 66 seelah membukukan sebuah eagle di hole 11, 6 birdie, dan satu double bogey di hole 5 untuk menempatkannya di peringkat T17 dengan skor total 7-under 281.

Bagi Im, permainan pada putaran final ini menjadi sangat penting, mengingat pekan ini ia akan mempertahankan gelarnya pada The Honda Classic, ajang PGA TOUR pertama yang ia menangkan tahun lalu. ”Sebelum tee off hari ini, saya berfokus untuk mendapatkan nuansa yang positif, seperti yang saya dapatkan pada putaran kedua. Hal ini sangat membantu saya di lapangan karena saya jadi bisa menciptakan banyak peluang birdie,” tutur pegolf berusa 22 tahun ini.

”Golf itu sulit. Anda bisa mendapatkan skor yang bagus hari ini, dan juga bisa berantakan pada hari berikutnya.” — Im Sungjae

”Saya bermain cukup solid sampai putaran ketiga itu. Namun, saya pikir saya mulai terlalu rakus (birdie pada hari Sabtu), dan kehilangan kendali secara mental. Akhirnya, saya tidak memainkan permainan saya sendiri. Saya bersyukur bisa bangkit dan mendapatkan putaran yang bagus dan hasil ini membuat perasaan saya menjadi lebih baik.”

Setelah bermain dengan skor 33 berkat birdie di hole 2, 3, dan 7 di sembilan hole pertamanya, Im menggunakan hybrid-nya dengan sangat baik dari jarak 215 meter hingga bola menyisakan jarak 1,5 meter dari lubang di hole 11 par 5. Setelah eagle di sana, ia masih mendapatkan tiga birdie lagi, termasuk di hole terakhirnya.

”Golf itu sulit. Anda bisa mendapatkan skor yang bagus hari ini, dan juga bisa berantakan pada hari berikutnya,” sambung Im lagi. ”Semua orang ingin main bagus setiap hari, tapi tidak mudah melakukannya. Kemarin segala sesuatunya sangat buruk, tapi hari ini, semuanya berjalan dengan baik, termasuk driver, permainan iron, dan putting saya. Ya, begitulah golf.”

Ia akan kembali ke PGA National di Palm Beach Gardens untuk mempertahankan gelar The Honda Classic-nya. ”Ini akan menjadi pengalaman pertama bagi saya untuk mempertahankan gelar. Saya akan mempersiapkan diri dengan baik untuk melakukan hal tersebut. Saya juga akan berusaha untuk tetap tenang dan memainkan permainan saya sendiri,” ujarnya.

Justin Thomas akhirnya keluar sebagai pemenang setelah permainannya melampaui Lee Westwood dan Bryson DeChambeau. Skor 4-under 68 yang ia bukukan pada putaran final itu menempatkannya satu stroke lebih baik daripada Westwood, yang justru bermain even par 72.