Lapangan golf papan atas di Singapura menegaskan komitmennya untuk para pegolf masa depan di Singapura.

Sentosa Golf Club mengukuhkan posisi mereka sebagai klub terkemuka dengan menegaskan komitmen mereka untuk mendukung lima pegolf amatir dan profesional di Singapura dan membantu perkembangan karier mereka dalam olahraga golf.

Klub yang merupakan rumah dari dua lapangan terkemuka di Asia ini, The Serapong dan The New Tanjong, menominasikan lima pegolf, dengan bantuan Singapore Golf Association. Masing-masing atlet ini akan mendapatkan akses penuh seluruh fasilitas latihan di klub papan atas ini.

Selain berlatih di lingkungan lapangan kelas dunia ini, para atlet ini bisa berfokus untuk mendapatkan spot bermain pada Olimpiade 2020 mendatang. Selain itu, mereka juga berkesempatan untuk membiasakan diri mereka bermain di dua lapangan kejuaraan yang berada di Pulau Sentosa ini. The Serapong sendiri telah menjadi tuan rumah bagi gelaran SMBC Singapore Open, sementara tiap tahun The New Tanjong telah menyambut para pegolf terbaik dunia dari LPGA Tour dalam ajang HSBC Women’s World Championship.

Pendanaan untuk para bintang masa depan ini menjadi bagian dari inisiatif #KeepItGreen yang dikampanyekan oleh Sentosa Golf Club. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan permainan golf junior sekaligus mendukung golf di ranah akar rumput, alias di level yang paling bawah.

Koh Deng Shan (berdiri) dan Koh Sock Hwee merupakan dua pegolf profesional yang mendapatkan fasilitas untuk mengasah permainan mereka di Sentosa Golf Club. Foto: Sentosa Golf Club.

Ada dua pegolf profesional yang dipilih untuk program ini. Koh Dengshan, 31 tahun, kini telah bermain pada Asian Tour dan Asian Development Tour selama tujuh tahun. Sementara itu, satu pegolf wanita profesional, Koh Sock Hwee, 29 tahun, sebeulmnya telah menerima program pendanaan serupa. Sebelum beralih profesional, ia merupakan pegolf amatir No.1 di Singapura.

Adapun tiga pegolf amatir yang mendapatkan fasilitas ini ialah Brayden Lee (12 tahun) yang menjadi anggota SGA Junior Squad, Lucius Toh (22 tahun) yang juga anggota Skuad Tim Nasional Singapura, dan Jen Goh (24 tahun), juga anggota Tim Nasional Singapura.

“Sentosa Golf Club merasa sangat bangga bisa sekali lagi menawarkan program ini kepada lima pegolf lokal berbakat. Semua mereka meraih fasilitas ini dengan usaha mereka masing-masing dan kami tak sabar melihat bagaimana mereka bisa bertumbuh dan berkembang sebagai pemain,” ujar General Manager dan Director of Agronomy Sentosa Golf Club Andy Johnston.

“Kampanye #KeepItGreen bukanlah sekadar kampanye untuk menjaga keberlangsungan lingkungan di sekitar klub, tapi juga mengenai bagaimana kami bisa mendukung pertumbuhan olahraga ini, secara khusus di level junior dan memperkenalkan pemain-pemain baru. Kesempatan bagi para pemain ini untuk mempertajam permainan mereka di fasilitas kami adalah sesuatu yang sangat signifikan, dan jika hal ini bisa membantu mengembangkan bakat mereka dengan lebih jauh, hal ini bakal meningkatkan profil golf di Singapura pada masa yang akan datang.”

Leave a comment