Joshua Andrew Wirawan hanya berjarak 18 hole lagi untuk meraih kartu Asian Tour musim 2020.

Joshua Andrew Wirawan masih mempertahankan tren positifnya pada Qualifying School Final Stage Asian Tour. Pada putaran keempatnya hari ini (22/2), ia kembali menorehkan skor 2-under 69 sehingga kini ia mengumpulkan skor total 8-under 276.

Andrew, sapaan Joshua Andrew Wirawan, kembali memainkan lapangan A&B di Lake View Resorts and Golf Club di Hua Hin, Thailand dan bermain dari hole 10. Setelah birdie di hole pertama, ia benar-benar harus bersabar untuk mendapatkan birdie keduanya. Terutama setelah mendapatkan par di tujuh hole berikutnya, ia justru mendapat bogey pertamanya di hole 18.

Permainannya menjadi lebih baik di sembilan hole berikutnya, yang ditandai dengan tiga birdie dengan satu bogey. Empat birdie dan dua bogey hari ini seakan mengulangi permainan pada putaran ketiga kemarin (21/2).

“Beberapa hari terakhir ini permainan iron saya memang sedang tajam. Jadi ada banyak pukulan approach yang bisa masuk ke green dan dekat ke lubang,” tutur pegolf yang berusia 23 tahun ini.

“Saya harus fokus untuk besok dan berusaha untuk bisa finis sebaik mungkin.” – Joshua Andrew Wirawan

“Hari ini putting saya bagus, tapi sayangnya banyak yang belum mau masuk. Semoga saja besok performa putting saya bisa lebih bagus lagi.”

Dengan skor total 276 dalam empat putaran, Andrew sudah dipastikan melangkah ke putaran final besok (23/2).

Posisinya saat ini yang berjarak 6 stroke dari pimpinan klasemen sementara, Benjamin Follett-Smith asal Zimbabwe, memberinya peluang yang bagus untuk meraih kartu Asian Tour. Bahkan ia berpeluang untuk mengakhiri kualifikasi kali ini di posisi yang lebih baik.

“Saya harus fokus untuk besok dan berusaha untuk bisa finis sebaik mungkin,” imbuh Andrew, “jadi saya bisa menyusul Rory (Hie) dan Danny (Masrin).”

 

Meski masih memimpin, Benjamin Follett-Smith tak ingin berharap banyak dari putaran final besok (23/2). Foto: Asian Tour.

 

Meskipun 35 peringkat teratas, plus ties, akan otomatis mendapat kartu Asian Tour, posisi final pada akhir klasemen besok akan sangat menentukan jenis turnamen yang bisa ia ikuti. Semakin tinggi posisi finis seorang pemain, semakin besar pula kesempatannya untuk mengikuti ajang co-sanction. Sementara mereka yang sekadar masuk dalam jajaran 35 peringkat teratas plus ties hanya dipastikan bermain pada ajang khusus Asian Tour (full field).

Follett-Smith Lanjutkan Dominasi
Sementara itu, Follett-Smith melanjutkan dominasinya pada Qualifying School Final Stage kali ini. Pegolf Zimbabwe yang sempat berpasangan dengan Scott Vincent pada ajang World Cup of Golf pada tahun 2018 ini masih bertahan di puncak klasemen sementara setelah pada putaran keempat tadi membukukan skor 1-under 70. Kali ini ia harus puas menorehkan hanya tiga birdie dengan dua bogey.

“Hari ini saya benar-benar berjuang keras. Sejak hole pertama saya sudah keliru membaca buku yardage saya, jadi saya pikir saya bermain hole 1. Tapi hasil akhirnya masih memihak saya, meskipun saya pikir hal tersebut lebih sebagai buah dari kesabaran saya,” tutur Follett-Smith.

Meskipun kini masih memimpin, Follett-Smith mengaku tidak berharap banyak. “Tetap positif dan tidak berpikir terlalu jauh. Lakukan satu demi satu pukulan dan memastikan saya mencermati arah angin, lalu memasukkan putt dari jarak 2-3 kaki dengan konsentrasi 100%.”