Kim Siwoo menyamai skor terendahnya di TPC Sawgrass sembari sedikit memberi peluang untuk bersaing pada putaran final.

Juara THE PLAYERS Championship 2017 Kim Siwoo menyamai skor terendahnya selama bermain di TPC Sawgrass. Pada putaran ketiga ajang flagship PGA TOUR ini, pegolf Korea tersebut mencatatkan skor 5-under 67, yang ikut membuka peluang untuk bersaing pada putaran final hari ini.

Kim, yang menjadi juara termuda THE PLAYERS ketika menjuarai ajang ini dalam usia 21 tahun, empat tahun silam, akan memulai putaran final dari peringkat T11. Selisih skornya adalah enam stroke dari pimpinan klasemen saat ini, Lee Westwood, yang kemarin bermain tanpa bogey dengan skor 4-under 68. Westwood sendiri mengungguli Bryson Dechambeau dengan dua stroke setelah mengoleksi skor total 13-under 203.

Sayangnya, putaran ketiga ini bukan menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi rekan Kim, Im Sungjae. Im yang memulai putaran ketiga dari peringkat T5 dan hanya berjarak tiga stroke dari Westwood, justru terlempar dari persaingan setelah bermain dengan skor 77. Posisinya pun anjlok ke T48. Pegolf Korea lainnya, Lee Kyounghoon, kemarin membukukan skor 1-under 71 dan kini menempati peringkat T36.

Kim sendiri sebenarnya bisa dibilang bermain kurang maksimal. Sepanjang 18 hole ketiga di The Stadium Course itu, ia hanya bisa memukul bolanya ke lima fairway, yang menunjukkan akurasi tee off-nya yang jauh dari memuaskan. Beruntung permainan iron-nya nyaris tanpa cela sehingga ia bisa bermain 4-under di seluruh hole par 5. Usai memasukkan birdie dari jarak 4 meter di hole 12, ia menuntaskan putaran ketiganya dengan meyakinkan. Di hole 16, ia memasukkan birdie dari jarak 9 meter, sebelum kemudian meraih birdie lagi di hole 17 par 3 yang terkenal brutal dari jarak 11 meter.

”Ini menjadi salah satu putaran terbaik yang saya mainkan belakangan ini. Permainan saya cukup solid dan makin bagus dan makin bagus, yang membantu saya untuk menyelamatkan par dan menjaga permainan tetap berjalan. Di sembilan hole terakhir, saya mendapatkan momentum yang bagus, dan kalau bisa mempertahankannya sampai besok (hari ini), saya bisa bersaing untuk menang,” ujar Kim, yang menempati posisi ke-10 pada statistik Strokes Gained: Approach the Green dan Putting setelah putaran ketiga ini.

 

 

Upayanya kali ini menjadi penampilan terbaiknya sejak menjuarai The American Express bulan Januari lalu. Setelah itu, ia gagal lolos cut dalam tiga turnamen, finis T50, dan akhirnya memilih mundur dari Arnold Palmer Invitational pekan lalu setelah bermain dengan skor 80 pada hari pertama menyusul punggungnya yang kaku. Tak heran jika kini ia merasa bersemangat dengan finis meyakinkan, terutama dengan aksi heroiknya di hole 17.

”Saya berusaha mendaratkan bola di green, dan membuat bola jatuh terlalu dekat ke (depan) pin dan bolanya kemudian melewati hole. Saya melihat pemain lain (putting) melewati hole, jadi saya berusaha untuk melakukan sentuhan dan memukul bola dengan sangat halus, dan bolanya berhasil masuk,” tutur Kim.

”Saya pikir kondisinya sangat mirip dengan ketika saya menang di sini. Saya lebih sukab ermain di green yang lebih keras dan kondisi yang lebih sulit. Kalau anginnya lebih berembus lagi besok (hari ini), pasti akan bagus.”

Sementara itu, Westwood akan kembali bermain dengan DeChambeau setelah pekan lalu keduanya juga bermain dalam grup yang sama. Waktu itu, pemukul jauh asal Amerika yang lebih muda 20 tahun dari Westwood itu keluar sebagai pemenang. Westwood sendiri menjadi satu dari hanya dua pemain yang bisa main tanpa bogey.

Pada putarna ketiga itu, Westwood bermain even par di sembilan hole berturut-turut, sebelum kemudian meraih keempat birdie-nya hari itu di hole 10, 12, 16, dan 17. ”Sepanjang hari ini saya main bagus dan berusaha sabar dan menanti terjadinya hal yang baik. Ada beberapa hole yang meleset dengan alasan yang berbeda-beda dan kemudian (birdie) yang pertama masuk di hole 10 sehingga ikut membantu di sembilan hole terakhir,” tutur pemegang tiga gelar Indonesian Masters ini.

”Tentu hole 16 membuat Anda melihatnya sebagai hole dengan peluang birdie, tapi hole 17, dengan posisi pin di depan, terutama di atas gundukan, Anda harus berusaha untuk menggulirkan bola dengan tepat, jadi begitu melihat bolanya masuk, saya merasa mendapat bonus sungguhan,” ujar Westwood, yang telah memainkan 44 hole berturut-turut tanpa bogey.