Juara Order of Merit Asian Tour 2016 Scott Hend dan Gavin Green berada di posisi puncak klasemen setelah putaran kedua Fiji International kemarin (18/8). Hend dan Green berbagi posisi teratas itu bersama pegolf Australia lain, Jason Norris, dan pimpinan klasemen putaran pertama asal Selandia Baru Daniel Pearce. Mereka sama-sama mengumpulkan 7-under 137.

Hend memanfaatkan performanya yang luar biasa untuk bermain 6-under 66 di Natadola Bay Championship Golf Course. Catatan tersebut membuatnya memotong defisit lima stroke saat memulai hari kedua kemarin. Performanya itu di antaranya ditandai dengan putting dari jarak 65 kaki untuk mendapatkan eagle di hole pertama. Setelah itu ia menambah tiga birdie lagi untuk bermain 5-under di sembilan hole pertamanya. Hend menambah dua birdie lagi sebelum akhirnya mendapat bogey di hole 17, hole yang ia sebut serasa mendapat double bogey lantaran hole itu ia anggap salah satu yang paling mudah.

Hend yang memegang sembilan gelar Asian Tour berharap bisa turun pada ajang Presidents Cup selepas akhir pekan ini. Jelas ia berharap permainannya yang solid bisa memberinya tempat sebagai Captain’s Pick pada ajang tersebut.

”Saya hanya berusaha untuk main golf tanpa stres dalam kondisi berangin. Ada beberapa putt yang meleset, tapi saya masih bisa meninggalkan lapangan dengan 6-under untuk berada di posisi yang bagus. Sekarang semua kami yang memiliki skor yang sama akan mendapat waktu tee yang sama,” tutur Hend.

Hend mengakui lapangan ini memberi tantangan yang luar biasa. Ia menyinggung betapa sulitnya menentukan arah pukulan mengingat angin dari laut yang sangat kencang .

”Apalagi ketika memukul melawan angin. Anda tak bisa yakin apakah bola bakal terhempas ataukah justru bisa memotongnya. Pukulan Anda bakal sering tak sampai,” sambungnya.

Meski demikian Hend memulai dengan sangat baik berkat putting-nya yang luar biasa di hole pertama.

”Putting di hole pertama itu berasa sejauh 340 kaki,” ujarnya sambil tertawa. ”Mungkin jaraknya sekitar 65-70 kaki, jarak yang memang jauh. Putting seperti itu hanya bisa dilakukan satu dari dua puluh kali percobaan.”

Hend mengaku sangat berharap bisa ikut memperkuat Tim Internasional pada ajang Presidents Cup dan menyebut satu-satunya cara untuk bisa meyakinkan Kapten Nick Price ialah dengan bermain sebaik mungkin.

”Tak ada yang perlu ditutup-tutupi atau ditakuti hanya karena ingin main di Presidents Cup. Saya mesti punya performa yang bagus!” tegas Hend.

Sementara itu, bintang muda asal Malaysia, Gavin Green kembali menampilkan permainan yang membuatnya pantas berbagi tempat di puncak klasemen. Setelah main 68 pada hari pertama, ia melanjutkan dengan 3-under 69 dengan tiga birdie dan tanpa bogey.

”Saya memainkan putaran yang solid hari ini (kemarin). Persis seperti kemarin, tapi saya tak memasukkan putt sebanyak kemarin. Secara keselurahan sih solid. Saya bersabar dalam kondisi yang berangin,” ujar Green yang kembali banyak mengandalkan 1-iron.

Green mengakui meski berada dalam posisi yang bagus, ada banyak pemain bagus, termasuk mereka yang juga berada di posisi teratas. ”Ini bakal jadi pekan yang bagus,” ujarnya.

Adapun pimpinan klasemen hari pertama, Daniel Pearce, masih mempertahankan peluangnya menjadi juara dengan mencatatkan 1-under 71 kemarin.

”Saya tak bisa mengeluhkan apa yang sudah terjadi hari ini,” ujar Pearce. ”Saya kira Anda mesti bermain benar-benar bagus , terutama dengan kondisi angin seperti di sini. Kalau Anda seorang pemukul bola yang bagus, Anda akan bisa memanfaatkannya di sini.”

Satu pegolf lain yang berada di posisi teratas ialah pegolf Australia Jason Norris. Norris menunjukkan performa short game yang luar biasa, yang ia akui menjadi kunci permainannya kali ini. Dalam putaran kedua kemarin, ia berhasil melakukan dua kali chip-in di hole 8 dan hole 18.

”Chip-in di hole 18 sungguh luar biasa. Saya bilang ke kedi saya, ini pukulan tersulit hari ini, jadi sisakan sedikit jarak dan buat bola bergulir kembali ke saya, jadi saya senang sekali melihat bolanya bisa masuk. Saya sendiri sudah senang kalau bisa main par di hole 18 ini,” tutur Norris yang mengaku melakukan putting dengan tiga grip berbeda.