Marc Leishman mengenang masa-masa kelam tatkala sang istri, Audrey, berjuang untuk bertahan hidup di rumah sakit.

Oleh Marc Leishman

Waktu itu bulan April dan saya berada di Augusta, George, bersiap untuk The Masters. Begitu pulang ke Virginia, istri saya, Audrey, merasa seakan bakal terserang flu berat. Tapi suhu tubuhnya tak kunjung menurun setelah dua hari. Tekanan darahnya justru menurun dan detak jantungnya 140 kali per menit. Normalnya hanya antar 60 dan 100.

Kami pun bergegas membawanya ke rumah sakit lantaran ia tak lagi bisa bernapas sendiri. Para dokter mulai cemas. Mereka akhirnya mengonfirmasi bahwa ia menderita sepsis, yang artinya keracunan darah. Hal ini terjadi ketika infeksi yang Anda derita di salah satu bagian tubuh mulai menciptakan reaksi berantai ke seluruh tubuh.

Ada beberapa momen yang teringat jelas ketika saya buru-buru pulang dengan penerbangan pertama. Saya tak bisa mengenali Audrey lantaran tim dokter memutarnya dari perut ke punggung. Ia terlihat seperti orang yang berbeda, tubuh dan wajahnya membengkak. Saya ingat sejumlah tas antibiotik, dengan cairan yang disuntikkan ke tubuhnya. Mungkin ketika itulah saya mulai berpikir bahwa pemulihannya bakal makan waktu lebih lama daripada yang saya bayangkan.

Ketika pertama kali bertemu tim dokter, mereka memberi tahu saya peluang Audrey untuk selamat terbilang besar. Saya ingat waktu kembali ke kamar ketika selang dimasukkan ke tubuhnya. Dia masih sadar dan berbicara lewat pesan teks. Dia bertanya apakah dia bakalan baik-baik saja, dan saya langsung berbohong kepadanya. Saya bilang, ”Pasti! Kamu akan baik-baik saja. Tapi kamu harus berjuang.”

Salah satu hal terbesar dan terpenting dalam hidup ini ialah harapan. Saya pikir kalau saya memberi tahu dia betapa buruk kondisinya saat itu, dia bakal menyerah mengingat betapa sulit perjuangannya, atau betapa kecil peluangnya untuk bertahan hidup. Saya pikir, memberikan harapan bagi seseorang akan menjadi sesuatu yang sangat besar artinya.

 

Marc dan Audrey Leishman berpose menjelang ajang Begin Again Charity Golf pada tahun 2019. Foto: Begin Again Foundation.

 

Saya sempat berpikir bakal kehilangan dirinya. Pikiran itu terlintas dalam benak saya. Ada tiga atau empat hari ketika sepertinya dia tak bakalan bertahan. Saya tak suka mengungkapkan ini, tapi saya bahkan sempat menyiapkan pemakaman. Begitu peluang bertahan hidup menjadi kecil, Anda cenderung memikirkan sampai sejauha itu. Saya juga mulai berpikir, kalau benar ia tak bertahan, saya akan membawa anak-anak pulang ke Australia dan memulai hidup baru di sana, dan menjadi ayah sekaligus ibu bagi mereka.

Namun, segalanya mendadak berubah drastis. Perubahan yang sungguh ajaib untuk banyak hal. Dengan Audrey akhirnya bisa selamat, saya tak hanya masih memiliki istri yang saya cintai, yang mendukung saya yang masih menjalani impian sebagai seorang pegolf, suami, dan ayah. Sudah pasti kami kini sangat bersyukur dan menghargai apa yang kami miliki sekarang. Saya bersyukur kami semua sehat, termasuk anak-anak kami. Kami lebih menghargai momen-momen yang biasa, dan kami menerima segala yang kami miliki. Saya rasa, sebelum semua peristiwa itu, ada momen-momen baik yang tak kami sadari.

Kami sangat beruntung karena hidup kami saat ini adalah hidup yang sehat dan bahagia. Hanya saja, ada begitu banyak orang yang harus mengalami banyak hal yang kami alami lima tahun lalu, ketika Audrey terbaring sakit. Banyak yang tak bisa selamat. Membaca atau mendengar semua kisah tersebut menjadi semacam pengingat bagi kita semua.

Kisah Marc dan Audrey Leisman tak berhenti sampai di sini. Masa-masa kelam tersebut mendorong mereka untuk memberi dampak bagi sesama. Lalu ada pula kolaborasi dengan Bay Back Brewery. Simak kisah selanjutnya melalui GolfinStyle Edisi 5 yang segera terbit.

Marc Leishman meraih status PGA TOUR Rookie of the Year 2009 dan telah lima kali menjuarai ajang PGA TOUR. Ia juga telah bermain dalam empat ajang Presidents Cup untuk Tim Internasional. Anda bisa menyaksikan Marc Leishman dan aksi-aksi PGA TOUR lainnya melalui GOLFTV powered by PGA TOUR.