Pegolf Indonesia, Rory Hie, nyaris kembali meraih kartu Asian Tour seusai mengakhiri perjuangannya pada Qualifying School Final Stage Asian Tour di Suvarnabhumi Golf and Country Club, Bangkok, pada hari ini (14/1). Bersama dengan dua pegolf Indonesia lainnya, Jordan Irawan dan Ian Andrew, Rory harus memanfaatkan jalur lain untuk kembali memiliki hak main penuh pada sirkuit regional ini.

Rory Hie memang memiliki peluang yang paling besar untuk kembali meraih kartu Asian Tour, prestasi yang pernah ia raih pada 2008 lalu, setelah dalam tiga putaran berturut-turut ia bermain dengan skor 69. Dengan total skor 9-under, tanda-tanda bahwa ia akan kembali menjadi anggota Asian Tour tampaknya bakal terbuka ketika ia berhasil mencatatkan 3-under di sembilan hole pertamanya.

Mengawali sembilan hole kedua, Rory kembali menambah koleksi birdie-nya di hole 10. Satu bogey kemudian ia peroleh di hole 15. Ia memang berhasil mengakhiri putaran final hari ini (14/1) dengan sebuah birdie. Sayangnya, total skor 275 miliknya kurang satu stroke untuk kembali mendapatkan status penuh di Asian Tour, mengingat hanya pemain yang masuk 35 besar, termasuk ties, yang berhak mendapatkan kartu Asian Tour. Dengan catatan demikian, Rory harus puas berada di peringkat T44.

Sementara itu, Jordan Irawan yang dalam tiga putaran bertuurt-turut mencatatkan skor 70, hari ini harus puas dengan bermain 1-under 71. Total skor 7-under 287 membuatnya berada di peringkat T93.

Adapun pemain yang kerap memberikan kejutan di sirkuit lokal, Ian Andrew, mengakhiri kampanye Q-School-nya dengan membukukan 7-over 79. Total skor 1-over 289 membuatnya berada di posisi 118.

Sebelumnya, dua pemain yang juga merupakan pegolf papan atas Indonesia, Danny Masrin dan George Gandranata, harus pulang lebih awal setelah keduanya gagal lolos cut. Danny mengakhiri kampanyenya dengan catatan 3-under 141, sementara George bermain 144.

Q-School Final Stage kali ini akhirnya dimenangkan oleh pegolf asal Australia, Richard Green, yang berhasil mengalahkan rekan senegaranya, Todd Sinnot, melalui hole play-off pertama. Keduanya bermain 28-under 260, yang merupakan skor terendah ketiga yang pernah ditorehkan dalam sejarah Asian Tour.