Terlepas dari euforia kebanggaan akan penampilan fenomenal Naraajie Emerald Ramadhan Putra, asa para pegolf profesional Indonesia kini berada di tangan Rory Hie. Pegolf yang akan genap berusia 31 tahun pada putaran final Bank BRI Indonesia Open besok (1/9) ini bermain lebih baik pada putaran ketiga dan ikut meramaikan jajaran atas klasemen sementara.

Setelah hanya bermain even par 72 pada putaran kedua kemarin (30/8), Rory berhasil bermain dengan lebih baik. Skor 4-under 68 yang ia peroleh membuatnya kini berada di peringkat keempat, sembilan stroke di belakang Naraajie. Meski demikian, ia mengaku puas dengan performa permainannya pada hari ini.

Bermain dari hole 1 di Pondok Indah Golf Course, Rory berhasil mencatatkan dua birdie di hole 4 dan 5 sebelum kemudian mencatatkan birdie ketiganya pada hari ini di hole 9. Permainan 3-under di sembilan hole pertama tampaknya memberinya peluang untuk membukukan lebih banyak birdie lagi. Sayangnya, Rory harus berjuang mengamankan par di delapan hole berikutnya, sampai akhirnya berhasil mendapat birdie di hole 18 untuk catatan 9-under 207.

“Start saya pada hari ini lumayan bagus, saya sudah mendapat dua birdie di lima hole pertama,” tutur Rory. “Sayangnya, ketika beralih ke sembilan hole berikutnya, saya mulai sedikit kesulitan melakukan pukulan, tapi beruntung short game saya sedang bagus sehingga bisa mengamankan par terus.”

“Saya merasa bangga ada orang Indonesia yang bisa berada di puncak klasemen. Yang paling penting Merah Putih bisa berkibar di atas. Mudah-mudahan saja saya bisa menyusul dia besok.” – Rory Hie

Sejauh ini, prestasi terbaik Rory pada turnamen paling bersejarah di Indonesia ini ialah T2 pada edisi 2011 silam. Kala itu, ia harus mengakui keunggulan Thaworn Wiratchant dengan selisih satu stroke. Skor total yang ia kumpulkan dalam tiga hari ini memang masih berjarak sembilan stroke dari Naraajie, namun ia mengaku berada dalam kondisi mental yang positif untuk memainkan 18 hole terakhir besok.

“Menurut saya mental saya sudah lumayan bagus, jadi tinggal memastikan agar bisa main lebih nyaman saja besok,” ujarnya.

Setelah menuntaskan putaran ketiganya, Rory memperhatikan papan klasemen dan mendapati nama Naraajie masih bertahan di puncak klasemen. Ia pun dengan spontan memuji performa mengagumkan dari juniornya tersebut.

“Saya merasa bangga ada orang Indonesia yang bisa berada di puncak klasemen. Yang paling penting Merah Putih bisa berkibar di atas. Mudah-mudahan saja saya bisa menyusul dia besok. Kalau posisi pertama dan posisi kedua bisa ditempati pemain Indonesia, tentu akan sangat bagus,” tandasnya.

Memang Rory tidak sendirian di peringkat keempat. Juara Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic pekan lalu, Kim Joohyung asal Korea, pimpinan Habitat for Humanity Standings Asian Tour Jazz Janewattananond asal Thailand dan rekan senegaranya, Kwanchai Tannin, serta Juara New Zealand Open Zach Murray asal Australia sama-sama mencatatkan skor total 207.

Seperti halnya Rory, Danny juga mencatatkan permainan yang lebih baik pada hari ini. Danny mencatatkan sebuah eagle dan dua birdie untuk skor 4-under 68. Skor ini sekaligus menjadi skor terbaiknya pada pekan ini, setelah mengawali dua putaran awal dengan skor 71-72. Catatan skornya ini bisa lebih baik lagi seandainya beberapa putting-nya berhasil membuahkan birdie. Skor total 5-under 211 membawa Danny ke posisi T33.

Adapun Joshua Andrew Wirawan terpaksa kembali bermain dengan skor 73 setelah membukukan tiga birdie dan empat bogey. Skor total 2-under 214 membuatnya kini berada di peringkat T56.

Sementara itu, satu wakil Indonesia lainnya, Kevin Caesario Akbar bermain dengan skor 75 dan kini berbagi peringkat ke-77 bersama pegolf Amerika Ben Geyer.

Leave a comment