Bintang golf Indonesia, Rory Hie, mencatatkan finis T5 pada ajang Panasonic Open India.

Sekitar enam pekan yang lalu, Rory Hie menikmati kemenangan perdananya pada kancah Asian Tour. Bermain di Classic Golf and Country Club, ia menjuarai ajang Classic Golf and Country Club International Championship. Dan pekan lalu ia kembali ke lapangan yang memberinya kemenangan tersebut dan melakukan reuni dengan kedinya.

Rory kembali ke India dengan tujuan meraih kemenangan. Meski telah mengamankan status penuh untuk musim 2020, gelar kedua berarti ia memperpanjang status keanggotaanya pada Asian Tour hingga tiga musim.

Ia memulai misi tersebut dengan bermain 2-under 70. Sebuah bogey dan tiga birdie pada putaran pertama memang hanya menempatkannya di posisi T39.

Namun, wakil Indonesia lainnya, Danny Masrin berhasil mencuri perhatian setelah bermain dengan skor 6-under 66. Enam birdie tanpa bogey yang ia bukukan membuatnya berada di peringkat kedua, bersama Terry Pilkadaris asal Australia dan Ye Htet Aung dari Myanmar.

“Sebenarnya saya tak terbiasa memulai putaran pertandingan di tengah lapangan, tapi saya harus menjalaninya karena panitia harus melakukannya untuk memastikan turnamen ini berjalan dengan baik. Tapi ternyata hasilnya bagus karena saya bisa mendapat birdie di hole pertama saya, yaitu hole 6 dan berhasil melakukan beberapa pukulan iron yang bagus,” ujar Danny.

Sayangnya, kedua pemain ini mengalami hasil yang berbeda pada putaran kedua. Ketika Rory berhasil memperbaiki performanya dengan membukukan skor 4-under 68, Danny justru harus bermain dengan skor 76.

“Target saya saat ini ialah meraih satu kemenangan lagi supaya bisa mendapat exemption tiga tahun di Asian Tour.” – Rory Hie

Dengan skor total 6-under 138, Rory terpaut empat stroke dari trio pimpinan klasemen, Adam Blyth, Shiv Kapur, dan Terry Pilkadaris.

Memasuki putaran final kemarin, Rory sempat mendapat eagle di hole 9. Tiga birdie ia bukukan di hole 10, 13 dan 14. Sayangnya, ia tak kunjung menambah koleksi birdie di sisa hole yang harus ia mainkan. Alih-alih di hole 1 ia harus mendapat bogey.

Dengan skor 4-under 68 dan skor total 10-under 206, Rory berhasil finis di peringkat 5 bersama Vikrant Chopra (India) dan Hung Chien-yao (China Taipei).

“Sebelum kembali ke sini permainan saya tidak begitu bagus. Tapi bisa bertemu kedi saya lagi dan memainkan hole-hole yang sudah saya mainkan sebelumnya jadi membangkitkan kenangan. Hal ini kemudian menginspirasi saya untuk main bagus,” ujar Rory.

Setelah kemenangannya di Gurgaon pada bulan September 2019 tersebut, Rory terus mengikuti turnamen Asian Tour. Setelah gagal lolos cut pada Shinhan Donghae Open, ia finis T59 pada Panasonic Open Golf Championship, T32 pada Mercuries Taiwan Masters, dan pekan lalu finis T71 pada Thailand Open.

“Target saya saat ini ialah meraih satu kemenangan lagi supaya bisa mendapat exemption tiga tahun di Asian Tour,” tandas Rory.

Sementara itu, Danny Masrin, berhasil memperbaiki permainannya dengan membukukan skor 1-under 71 sehingga menuntaskan Panasonic Open India ini dengan skor total 3-under 213.