Pemain pendatang baru di ranah Asian Tour Zach Murray asal Australia mencuri perhatian pada gelaran hari pertama New Zealand Open, yang dimainkan hari ini (28/2) di Millbrook Resort. Pegolf muda ini menorehkan skor 8-under 63 untuk menjadi salah satu penghuni puncak klasemen sementara.

Murray meraih kartu Asian Tour usai menembus Qualifying School yang dimainkan pada bulan Desember 2018 lalu. Hari ini ia bermain nyaris tanpa kesalahan dan berhasil menorehkan delapan birdie. Untuk sementara, Murray berbagi tempat teratas dengan pegolf Jepang Ryuko Tokimatsu dan Harry Bateman dari Selandia Baru. Tokimatsu dan Bateman juga bermain 8-under di The Hills.

“Saya mengalami pemanasan yang cukup aneh. Saya sudah memukul lima bola, tapi merasa kalau saya tak cukup panas. Lalu saya hanya duduk di proshop dan menunggu sampai matahari muncul, melakukan putting beberapa kali dan langsung main. Saya melakukannya ketika bermain dengan teman-teman saya, mungkin saya harus melakukannya lebih sering sekarang,” ujar Murray, yang telah mengantongi satu gelar profesional ketika menjuarai Nexus Risk TSA Group WA Open, sebuah turnamen dalam agenda PGA Tour of Australasia.

Bukannya tanpa motivasi sama sekali, sebaliknya Murray justru menorehkan salah satu permainan terbaiknya. Dengan sang ayah, Craig, yang genap berusia 54 tahun, skor istimewa pada hari pertama edisi ke-100 New Zealand Open ini jelas menjadi hadiah yang ideal.

Sementara itu, setelah mengumpulkan skor 37 pada sembilan hole pertamanya, pegolf Thailand Panuphol Pittayarat berhasil menorehkan enam birdie di sembilan hole terakhirnya. Dengan demikian, ia berhasil menuntaskan putaran pertama tadi dengan skor 67. Untuk sementara pegolf yang akrab disapa Coconut ini berada di tempat kelima.

“Enam birdie di sembilan hole terakhir jelas sangat solid. Pagi hari tadi terasa terlalu dingin. Rasanya saya belum sepenuhnya bangun dan sama sekali belum bergerak.” – Panuphol Pittayarat

“Enam birdie di sembilan hole terakhir jelas sangat solid. Pagi hari tadi terasa terlalu dingin. Rasanya saya belum sepenuhnya bangun dan sama sekali belum bergerak,” ujar Pittayarat sambil tertawa.

Pimpinan Habitat for Humanity Standings Asian Tour Jazz Janewattananond tadi berhasil main dengan skor 69 dan untuk sementara harus puas berada di peringkat 25. Sedangkan sang juara bertahan Daniel Nisbet hanya bermain dengan skor 70.

Wakil Indonesia pada ajang ini, Danny Masrin, berhasil mencatatkan skor even par 72. Untuk sementara ia berada di peringkat T87. Pada putaran pertama tadi Danny menorehkan empat birdie dengan dua bogey dan satu double bogey.

New Zealand Open edisi ke-100 ini menjadi turnamen yang disokong oleh Asian Tour dan ISPS HANDA PGA Tour of Australasia, dengan kemitraan bersama Japan Golf Tour. Turnamen ini dimainkan secara unik, di mana 152 pegolf profesional akan memainkan dua putaran secara bergantian di Millbrook Resort dan The Hills, sebelum akhirnya dilakukan cut off yang menyisakan 60 pemain teratas dengan ties. Adapun dua putaran final akan dimainkan di The Hills.

Selain itu, ada 152 pemain amatir juga yang ikut bermain. Masing-masing bermitra dengan pemain profesional dalam ajang beregu best-ball yang dipertandingkan untuk NZ Pro-Am Championship.

Leave a comment