Rolex dan The R&A melanjutkan komitmen mereka terhadap pengembangan golf dengan memberi dukungan finansial kepada European Challenge Tour.

Rolex dan The R&A baru-baru ini menyatakan dukungan mereka untuk European Challenge Tour dan pengembangan berkelanjutan dari generasi pegolf papan atas masa depan. Langkah ini datang pada saat yang sangat dibutuhkan, mengingat dunia olahraga pada umumnya masih mengalami imbas pandemi COVID-19.

Semula, Rolex menjadi sponsor utama pada ajang Rolex Trophy. Sayangnya, turnamen yang dijadwalkan pada 19-22 Agustus ini terpaksa dibatalkan. Dan Rolex kemudian memutuskan untuk menggunakan hadiah uang pada ajang tersebut untuk kepentingan Challenge Tour yang lebih luas untuk tahun 2020 ini.

Rolex Trophy ini sendiri merupakan turnamen tertua yang pernah ada dalam sejarah Challenge Tour. Ajang ini dimainkan pertama kalinya pada tahun 1991 di Golf Club de Geneve. Sejumlah bintang masa kini, seperti Alex Noren, Marc Warren, Kristoffer Broberg, An Byeonghun, dan Dylan Fritelli pernah menjuarai turnamen yang biasanya memperebutkan hadiah sebesar €290.000 (sekitar Rp4,6 milyar) ini.

Alokasi dana tersebut kini akan membantu menciptakan dan meningkatkan kesempatan bermain untuk para anggota Challenge Tour.

Pada saat yang sama, dana sebesar £7 juta (sekitar Rp12,5 milyar) dari The R&A COVID-19 Support Fund juga turut dikucurkan untuk membantu golf mengatasi dampak dari pandemi global ini.

 

Jordan Mixed presented by Ayla menjadi inovasi yang mempertemukan para pegolf Challenge Tour, Staysure Tour, dan Ladies European Tour dalam satu turnamen dan memperebutkan hadiah uang yang sama. Foto: Tristan Jones/LET.

 

R&A juga mengalokasikan tambahan senilai £300.000 (sekitar Rp5,3 milyar) untuk mendukung Challenge Tour. Nilai ini lebih besar daripada bantuan tahunan yang bernilai £120.000.

“Baik Rolex, maupun The R&A jelas berdedikasi untuk mendukung golf. Dan bantuan tambahan mereka untuk tahun ini benar-benar menjadi langkah yang fantastis, yang menunjukkan komitmen mereka terhadap pengembangan olahraga kita ini, termasuk nilai yang mereka tempatkan bagi Challenge Tour dalam melahirkan bintang-bintang masa depan. Sejauh ini Challenge Tour telah menjadi panggung latihan yang sangat terbukti melahirkan para juara European Tour, Major, dan bintang-bintang Ryder Cup masa depan sejak pertama kali hadir tahun 1987,” ujar Jamie Hodges, Kepala Challenge Tour.

“Meskipun tak ada lulusan formal ke European Tour tahun ini, pendanaan ini akan sangat membantu kami dalam menciptakan peluang bermain sebanyak mungkin untuk tahun ini, dalam kondisi seperti sekarang, dengan menyediakan panggung bagi para juara masa depan agar terus menggali pengalaman penting dan bersaing di kancah internasional.”

Selama ini Challenge Tour telah membangun relasi dengan berbagai federasi golf dan PGA untuk menciptakan jadwal internasional bagi para pegolf profesional di seluruh dunia. Langkah berskala internasional ini juga menjadi penting, mengingat para pegolf dari negara-negara di mana golf masih berkembang akan mendapat kesempatan untuk menguji kemampuan mereka di antara para pegolf berbakat dan bintang masa depan.

Meskipun European Tour telah mengumumkan sebagian besar agenda turnamen melanjutkan musim yang tengah berjalan, Challenge Tour masih melakukan revisi, yang hasilnya bakal diumumkan dalam waktu dekat.