Tim Indonesia memulai Asia-Pacific Championship dengan hasil beragam, namun masih berpotensi memperbaiki catatan permainan.

Hasil beragam yang cukup mengejutkan terjadi pada putaran pertama Asia-Pacific Amateur Championship pada hari ini. Ketiga wakil Indonesia yang turut berpartisipasi pada ajang bergengsi ini mencatatkan hasil beragam dengan M. Rifqi Alam Ramadhan berhasil tampil dengan permainan yang paling solid..

Bermain pada siang hari di Sheshan International Golf Club, pegolf yang akrab disapa Alam ini berhasil memulai permainannya dengan sangat baik. Dalam enam hole pertama, ia sudah bermain 2-under berkat tiga birdie dan sebuah bogey. Meski kemudian mendapat tiga bogey lagi di hole 8, 11, dan 14, ia masih berhasil mempertahankan permainannya dengan baik. Ia menutup putaran pertama ini dengan birdie di hole 17 dan bogey di hole 18 untuk torehan skor 73.

“Begitu melihat lapangan ini saya merasa senang, rasanya nyaman bermain di sini. Meski demikian, di hole pertama saya sempat panik juga karena pukulan saya justru masuk ke bunker fairway,” tutur Alam.

Dengan jarak tersisa sekitar 150 meter, ia sempat ragu untuk memainkan 8-iron lantaran bola berada di ujung bunker, sebelum akhirnya memutuskan memainkan 9-iron. Namun, bolanya justru masuk rough di sisi kanan green. Beruntung permainan short game-nya cukup jitu sehingga ia masih berhasil mendapat par di hole pertama itu. Chipping-nya mengantarkan bola hingga berjarak 2 meter dari pin, dan par di hole pertama itu memberinya momentum untuk hari pertama.

“Bagian permainan saya yang kurang bagus hari ini ada pada pukulan tee off. Besok saya berniat agar bisa lebih banyak memukul ke fairway. Sekali masuk rough pasti akan susah untuk mendapat skor yang bagus apalagi kalau di pukulan kedua bolanya berada di rough,” sambungnya lagi.

Dengan skor 73, untuk sementara Alam berada di peringkat T28.

“(Besok) Almay mesti main setidaknya dengan skor 69 supaya bisa lolos cut. Dan dia punya potensi melakukannya.” – David Milne

Performa yang tidak biasanya justru dialami oleh Naraajie dan Almay. Pada putaran pertama hari ini, Naraajie mahal tidak mendapat satu birdie sama sekali. Catatan pada kartu skornya justru dihiasi oleh empat bogey di hole 2, 10, 13, dan 14. Dengan skor 76, untuk sementara ia harus berada di peringkat T52.

Sementara itu, Almay justru memulai putaran pertama ini secara kebalikan daripada Alam.

“Dalam enam hole pertama Almay justru sudah bermain 3-over. Tapi dia masih bisa mendapat eagle di hole 16 par 4 yang pendek, dan sempat memperbaiki catatan skornya,” tutur David Milne, salah satu pelatih Tim Nasional Indonesia, yang mendampingi trio Indonesia ini.

Almay yang memulai putaran pertama dari hole 10, justru tampak makin kesulitan dalam memainkan sembilan hole terakhirnya. Selain mendapatkan dua triple bogey, ia juga mendapatkan double bogey di hole 8 dan tiga bogey.

“Skor yang dihasilkan Naraajie dan Almay pada hari ini tidak menggambarkan kualitas mereka yang sesungguhnya. Lawrie dan saya sudah mempersiapkan mereka agar setelah mencatatkan skor yang tidak memuaskan seperti itu, mereka bisa bangkit. Dan mereka pasti memperbaiki skornya. Almay mesti main setidaknya dengan skor 69 supaya bisa lolos cut. Dan dia punya potensi melakukannya,” imbuh Milne lagi.

Untuk sementara, peringkat teratas menjadi milik pegolf Australia Blake Windred, yang hari ini bermain luar biasa dengan skor 9-under 63.

Leave a comment