Peluang untuk menembus posisi 125 besar dan mengikuti FedExCup Playoff kini hanya menyisakan lima turnamen.

Oleh Chris Cox/PGA TOUR

Kira-kira setahun yang lalu, pada ajang pamungkas FedExCup Playoff, Justin Thomas menjadi tajuk utama. Dengan skor 10-under bahkan sebelum melakukan pukulan pertamanya pada ajang TOUR Championship, posisi Thomas yang tak lagi di puncak klasemen sebelum turnamen dimulai menjadi perbincangan ketika PGA TOUR menuju ke East Lake Golf Club.

Berkat kemenangannya sepekan sebelumnya, pada ajang BMW Championship, Thomas langsung memegang keunggulan dua stroke pada turnamen pamungkas tersebut. Mereka yang finis di belakangnya segera memulai turnamen itu dengan skor 9-under, 8-under, 7-under, dan begitu seterusnya.

Tentulah Anda mengingatnya bukan? Ketika skor serendah itu menjadi narasi terbesar sekitar FedExCup? Tapi betapa hal tersebut berubah 12 bulan kemudian.

Pandemi COVID-19 memastikan bahwa FedExCup Playoff tahun ini akan jauh berbeda sejak awal, kecuali skor awal yang rendah itu, yang dipastikan masih berlaku. (Keunggulan sejak awal seperti itu terlihat tidak berlaku pada 2019. Rory McIlroy, yang memulai turnamen di tempat kelima dengan 5-under, pada akhirnya menang dengan keunggulan empat stroke dan meraih hadiah uang US$15 juta. Justin Thomas harus finis T3.)

Tapi perbandingan dengan penyelenggaraan tahun lalu hanya sampai di situ. Jangan juga membayangkan gambaran sempurna, seperti ketika Tiger Woods berjalan ke fairway hole 18 dengan ribuan penggemar mengikuti di belakangnya, menyemangati dia untuk menyambut kemenangannya yang memecahkan rekor itu. Kali ini ceritanya tidak seperti itu. PGA TOUR sudah memastikan melanjutkan kompetisi tanpa kehadiran penggemar sampai akhir musim, termasuk rangkaian Playoff untuk membatasi penyebaran virus corona.

Tapi pada akhirnya, kegiatan olahraga tanpa penonton kini telah menjadi norma yang berlaku di seluruh dunia dalam beberapa bulan terakhir. Lalu bayangkan, bagaimana pemain favorit Anda kini berpeluang untuk, seperti halnya para penggemar, menyaksikan pertandingan melalui TV di rumah masing-masing setelah musim mereka berakhir. Seperti inilah realitas tak lazim yang dialami beberapa bintang Tour yang saat ini ada di luar jajaran 125 besar klasemen, sebagian besar lantaran 13 turnamen yang memberi poin FedExCup terpaksa hilang pada bulan-bulan awal merebaknya pandemi.

”Rasanya saya mulai bermain dengan baik (sebelum jeda kompetisi). …, lalu pandemi merebak, dan kami harus diam di rumah selama beberapa pekan.” — Shane Lowry.

Pegolf Korea Im Sungjae memang tidak termasuk dalam kelompok tersebut. Dengan enam kali finis di 10 besar dan sebuah gelar pada The Honda Classic tahun ini, pegolf berusia 22 tahun ini berada di jajaran atas 30 besar untuk mengikuti TOUR Championship. Ia kini ada di tempat ketiga. Lalu ia pun berpeluang memenangkan bonus US$1 juta dari Wyndham Rewards. An Byeonghun (No. 33), Kang Sung (50), dan K.H. Lee (94) juga aman di zona 125 besar, sebagai batas kualifikasi untuk mengikuti THE NORTHERN TRUST, ajang Playoff pertama dari tiga turnamen.

Tapi tak banyak yang berada pada posisi aman, seperti halnya Im. Mungkin tak ada pemain lain, yang kini berada di posisi jauh dari menguntungkan, yang dibicarakan seperti halnya Brooks Koepka. Koepka harus mengakhiri Memorial Tournament presented by Nationwide di peringkat 154 pada klasemen FedExCup. Pemegang empat gelar Major ini menjadi pemain terakhir yang memastikan mengikuti turnamen yang digelar oleh Jack Nicklaus tersebut. Itulah ajang yang dapat mendorong peringkatnya. Pasalnya, pemain yang meraih status Player of the Year 2018 dan 2019 ini hanya bermain dalam sembilan turnamen pada musim ini. Dari situ ia juga hanya sekali finis di jajaran 25 besar.

”Posisi saya sangat jauh di klasemen FedExCup dan harus mendongkraknya,” ujar Koepka datar. ”Saya pikir rencananya cukup sederhana. Awalnya saya tak berniat untuk main, tapi segalanya berubah, dan saya ingin bermain di Atlanta (ajang TOUR Championship). Inilah yang harus dilakukan: pada dasarnya saya harus membalikkan keadaan.”

Sebagai pemegang Major yang berada di luar kualifikasi untuk mengikuti FedExCup Playoff, Koepka jelas tidak sendirian. Champion Golfer of the Year 2019 Shane Lowry kini ada di peringkat 147. Dan ia juga bakal berjuang untuk memastikan tempatnya mengikuti THE NORTHERN TRUST.

”Rasanya saya mulai bermain dengan baik (sebelum jeda kompetisi). Saya merasa positif, lalu pandemi merebak, dan kami harus diam di rumah selama beberapa pekan,” kenang Lowry. ”Saya berlatih keras selama jeda, mungkin sekeras yang saya lakukan dalam hidup saya di tempat latihan dan gym dan kembali dengan harapan bisa memperoleh hasil bagus pada, dan saya malah tak dapat melakukan sesuatu yang saya nikmati.”

Ada banyak pemain lain yang juga berada dalam kategori serupa. Juara PLAYERS Championship 2017 Kim Siwoo (132) dan anggota Tim Internasional Presidents Cup 2019 C.T. Pan (174) hari ini takkan lolos kualifikasi. Francesco Molinari, yang menjuarai The Quicken Loans Nationa, The Open Championship, dan Arnold Palmer Invitiational dalam dua musim terakhir juga tak lagi mengikuti kompetisi pada bulan Juli ini setelah memutuskan untuk pindah dari London ke California bersama keluarganya.

 

Im Sungjae berada pada posisi yang sangat aman untuk mengikuti FedExCup Playoff, bahkan hingga TOUR Championship setelah berada di posisi 3 menjelang gelaran 3M Open. Foto: Getty Images.

 

Bahkan pemegang 10 gelar PGA TOUR Justin Rose (121), yang menjuarai FedExCup 2018 dan Juara Masters 2017 Sergio Garcia (123) berada di dekat ambang batas kualifikasi. Dan bagi mereka yang penasaran, seperti halnya Im, Woods juga berada di zona aman untuk mengikuti dua ajang Playoff pertama, meskipun melihat posisinya yang sekarang di peringkat 42 jelas membuatnya di luar zona untuk mengikuti TOUR Championship.

Supaya lebih jelas, situasi di seputar musim yang aneh ini berarti para pemain yang gagal berada di jajaran 125 pemain teratas untuk mengikuti THE NORTHERN TRUST takkan mendapat risiko apa-apa. Sebelumnya, kegagalan berada di zona tersebut akan mengubah status mereka pada PGA TOUR. Langkah ini dilakukan mengingat musim 2019-2020 terpaksa menjadi lebih pendek.

Para bintang PGA TOUR ini lebih suka mendiskusikan posisi mereka untuk mengikuti TOUR Championship dan berapa jumlah under yang akan mereka dapatkan.

Terlebih lagi karena hanya tinggal beberapa turnamen yang tersisa dalam musim reguler ini untuk menentukan nasib Im, Woods, Koepka, Lowry, dan rekan-rekan mereka yang lain. PGA TOUR akan memulai 3M Open, World Golf Championships-FedEx St. Jude Invitational (dengan Koepka sebagai juara bertahan), PGA Championship, dan terakhir Wyndham Championship sebelum Playoff.

Pada prinsipnya, masih cukup waktu untuk mengubah peruntungan mereka. Lihatlah, misalnya, Dustin Johnson. Pada pertengahan Juni ia berada di luar 100 besar. Tapi setelah menjuarai Travelers Championship, peringkatnya melambung ke 30 besar.

Perjuangan untuk mengakhiri musim reguler dan memulai FedExCup Playoff sudah dimulai. Kisah-kisah memukau pun tengah menanti. Termasuk, yang sudah pasti, skor under yang mengejutkan itu.