Putaran final World Golf Championships-HSBC Champions besok akan menjadi pertaruhan terakhir Kiradech Aphibarnrat untuk meraih gelar World Golf Championships pertamanya. Posisinya menuju putaran final ialah enam stroke di belakang Tony Finau, yang memimpin dengan skor total 13-under 203.

Pegolf yang kini berperingkat 41 dunia ini menuntaskan putaran ketiga tadi (27/10) dengan membukukan 2-under 70. Ia membukukan tiga birdie dan dua bogey di sembilan hole pertamanya, lalu menambah dua birdie dan satu bogey lagi di sembilan hole kedua.

“Saya mendapatkan birdie lebih awal, melakukan pukulan yang solid, dan memasukkan putt dengan baik, tapi hingga hole terakhir, saya sebenarnya tidak memukul bola sebagus yang biasanya. Permainan iron saya juga tidak cukup tajam,” ujar Kiradech.

Kiradech mengaku sangat membutuhkan akurasi, terutama ketika angin mulai berembus dan membuat lapangan kian sulit untuk dimainkan.

“Saya masih harus berlatih keras lagi untuk mengembalikan permainan saya seperti sedia kala,” sambungnya.

“Saya masih harus berlatih keras lagi untuk mengembalikan permainan saya seperti sedia kala.” – Kiradech Aphibarnrat

Meski secara matematis ia masih memiliki peluang untuk meraih kemenangan, pegolf yang menggemari mobil-mobil balap ini mengaku ia tidak ingin memiliki ekspektasi yang tinggi. Ia hanya berharap lebih cepat memperoleh birdie pada putaran final nanti dan berusaha mengejar Finau.

Sejauh ini Kiradech telah bermain dalam tiga WGC-HSBC Champions. Catatan prestasinya di Shanghai, pada dasarnya, menunjukkan perkembangan yang positif. Dalam debutnya pada tahun 2013, ia hanya finis di posisi T55. Dua tahun kemudian, ia finis di peringkat T30, dan tahun lalu ia menjadi salah satu pemain yang berada di tempat ke-24.

Saat ini ia berada di peringkat T7, yang artinya menunjukkan kapasitas dan kualitasnya sebagai pemain kelas dunia. Bahkan dalam tahun ini, ia sudah dua kali masuk lima besar dalam dua World Golf Championships berbeda. Pertama ketika bermain pada WGC-Mexico Championship, dan berikutnya ketika bertanding pada WGC-Dell Technologies Match Play. Dua hasil positif itu, di antaranya, ikut membawa Kiradech untuk menjadi pegolf Thailand pertama yang mendapatkan keanggotaan penuh PGA TOUR untuk musim 2018-2019.

Sebelum bertanding pada pekan ini, Kiradech sempat mengungkapkan keinginannya untuk kali ini bisa membawa pulang gelar World Golf Championships. Ia yakin bahwa kemenangan pada ajang sebesar ini akan memberi dampak yang luar biasa di Thailand.

Tapi jelas upaya Kiradech tidak akan mudah. Tony Finau kini memimpin dengan skor 203, sementara Justin Rose, Xander Schauffele, dan Patrick Reed berbagi tempat kedua dengan tiga skor lebih banyak, 10-under 206.

Leave a comment