Persaingan duo Australia untuk OOM Asian Tour tak bisa dihindarkan ketika ajang terakhir musim ini, UBS Hong Kong Open mulai dipertandingkan pekan ini. Sebelah tangan Scott Hend secara teori telah memegang trofi prestisius Order of Merit Asian Tour, sementara rekan senegaranya Marcus Fraser masih berpeluang untuk memenangkannya.

Untuk sementara, perolehan Hend lebih banyak US$302.419 daripada Fraser yang mutlak mesti menang di Hong Kong untuk memberi peluang baginya menjadi pegolf terbaik Asian Tour musim 2016.

Jika Fraser menang, Hend juga masih bisa menjuarai Order of Merit hanya jika ia finis sendirian di posisi 13.

Dengan dua kemenangan pada True Thailand Classic dan Queen’s Cup, plus tiga kali masuk sepuluh besar musim ini, Hend telah mengumpulkan total US$996.592 dari 10 turnamen yang ia mainkan. Dengan demikian, ia berpeluang untuk menjadi pemain keempat yang berhasil mengumpulkan lebih dari US$1 juta dalam satu musim.

Prestasi tersebut sebelumnya dicapai oleh pegolf India Jeev Milkha Singh ketika pada 2008 silam ia memenangkan US$1,45 juta. Pada 2013 lalu, Kiradech Aphibarnrat dari Thailand juga menjadi pegolf nomor satu Asian Tour dengan koleksi US$1,12 juta. Dan musim lalu Anirban Lahiri mengumpulkan total US$1,13 juta.

Sementara itu, Fraser telah mengoleksi US$694.173 setelah menjuarai Maybank Championship Malaysia. Meski berpeluang, ia sendiri menyebut Hend bakal menjuarai perlombaan ini.

Pemenang pada UBS Hong Kong Open pekan ini akan memenangkan hadiah uang sebesar US$333.330.

Jika Hend sukses menjadi pemain nomor satu musim ini, prestasi ini bakal menjadi puncak dari keberhasilannya di Asia setelah memenangkan sembilan gelar Asian Tour, dua kali berada di peringkat kedua Order of Merit dan berada di peringkat keempat dalam tiga kesempatan lain sejak ia melakoni debutnya pada 2007. Dan sejauh ini, Hend memang telah menjadi pegolf Asian Tour tersukses dengan menjuarai delapan gelar dalam lima tahun terakhir.

”Mengingat UBS Hong Kong Open merupakan ajang terakhir Asian Tour, bakal fantastis kalau saya bisa menghasilkan permainan terbaik di sini dan menjuarai Order of Merit untuk pertama kali dalam karier saya. Bakal jadi pencapaian terbaik tahun ini buat saya,” tutur Hend.

”Saya amat beruntung bisa menang sembilan kali di Asia. Saya berasal dari Australia dan saya merasa sangat dekat dengan Asia, dan bisa memenangkan Order of Merit, ini bakal menjadi prestasi yang bisa saya capai.”

Meski demikian, ajang yang akan dimainkan di Hong Kong Golf Club ini bakal diikuti pula oleh sang juara bertahan yang sekaligus peraih medali emas Olimpiade 2016 asal Inggris, Justin Rose. Selain itu, bintang asal Amerika Serikat Patrick Reed, pegolf Spanyol Rafa Cabrera Bello, Ian Poulter dari Inggris, dan juara The Masters asal Inggris Danny Willet pun akan turut berlaga.

Adapun pemain top Asian Tour yang akan meramaikan ajang ini ialah duo Thailand Thongchai Jaidee dan Kiradech Aphibarnrat, Liang Wen-chong dari China, Juvic Pagunsan dari Filipina, dan duo India Jyoti Randhawa dan Arjun Atwal. Semua mereka yang pernah menyandang status pegolf nomor satu Asian Tour. Dan lebih dari 40 juara Asian Tour akan berlaga.

Pihak penyelenggara memutuskan membebaskan biaya menonton ajang ini dalam dua putaran awal. Adapun mereka yang berusia di bawah 21 tahun juga bisa menyaksikan aksi para pegolf papan atas ini selama empat putaran.

Selain itu, UBS Hong Kong Open Charity Cup akan kembali diselenggarakan pada 14 Desember mendatang dengan Alan Tam, penyanyi dan artis top sebagai Duta Resmi. Tahun lalu, donasi sebesar HK$2,3 juta berhasil dikumpulkan untuk tiga kegiatan amal, yang menjadikan ajang ini sebagai penggalangan dana tersukses  sepanjang musim European Tour.