Pegolf asal India S.S.P. Chawrasia memimpin putaran pertama UBS Hong Kong Open yang berlangsung Kamis (23/11) setelah bermain 5-under 65.

Pemegang enam gelar Asian Tour tersebut memimpin satu stroke dari pegolf muda asal Inggris Matthew Fitzpatrick dan rekan senegaranya Shubhankar Sharma dengan menaklukkan kondisi lapangan berangin di Hong Kong Golf Club.

Bermain dari sembilan hole terakhir, Chawrasia membukukan birdie di hole 11, 13, 16, dan 18. Ia menunjukkan akurasi permainan yang luar biasa dengan pukulan approachnya di hole 3 par 5 yang membawa bola berhenti hanya  4 kaki dari hole. Itu menjadi birdie ke-5 baginya yang membawanya bermain 5-under.

Meskipun kemudian mendapatkan bogey pertamanya di hole 5, ia segera mencatatkan birdie lagi untuk berhasil memastikan keunggulannya pada akhir putaran pertama pada ajang yang memperebutkan total hadiah sebesar US$2 juta.

”Hari ini (23/11) saya main bagus. Pukulan saya bagus dan putting saya juga bagus. Kondisinya memang sangat berat terutama lantaran angin,” ujar Chawrasia yang merasa puas dengan 5-under.

”Jujur saja, green-nya amat keras. Saya berusaha memukul bola sedekat mungkin ke green. Gelar Order of Merit jelas menjadi bayangan saya karena kalau bisa finis bagus di sini, saya bisa mengejar Gavin.”

Bermain menghadapi para pemain dari European Tour, setelah ajang ini menjadi ajang co-sanction dengan Tour Eropa tersebut, Chawrasia mengaku sama sekali tidak merasa gentar.

”Saya menghormati rankingnya, tapi saat bermain saya lebih memilih untuk fokus pada permainan saya,” ujarnya.

Prestasi terbaik Chawrasia pada ajang UBS Hong Kong Open ini ia peroleh pada tahun 2014. Saat itu ia finis di peringkat T5.

Sementara itu, pegolf Korea-Amerika yang baru menjuarai gelar Asian Tour pertamanya di Filipina melanjutkan performa bagusnya dengan membukukan skor 67 dan mengambil tempat keempat bersama pegolf asal Thailand Poom Saksansin dan pegolf tuan rumah Angelo Que.

Shin mengaku performa bagusnya pada hari pertama disebabkan oleh putting-nya yang beperforma bagus.

”Semoga saya bisa melakukan pukulan sedikit lebih baik karena  pukulan saya tak terlalu bagus lantaran tak banyak birdie yang saya dapatkan dari posisi yang dekat. Begitu bisa memukul lebih bagus, saya bisa mendapat lebih banyak birdie,” tutur Shin.

Adapun pegolf asal Malaysia, Danny Chia juga mendapat performa yang cukup bagus dengan berhasil bermain 2-under 68, dan berada hanya 3 stroke di belakang Chawrasia pada akhir hari pertama.

”Ini lapangan yang cocok untuk permainan saya. Saya bisa memainkan banyak mid-iron ke green dan Anda mesti bisa memainkan pukulan iron yang bagus ke lapangan seperti ini,” ujar Chia. ”Beberapa posisi pin di sini bisa mempersulit, jadi Anda mesti memperhatikan di mana posisi pin dan berusaha memukul ke tengah green, seperti yang saya lakukan. Jadi, saya akan melakukan hal yang sama sepanjang pekan ini.”