Kang Sung memimpin kontingen Asia dengan hasil solid pada hari pertama WGC-FedEx St. Jude Invitational.

Pegolf Korea Selatan Kang Sung kembali menemukan sentuhan terbaik dengan driver-nya pada hari pertama World Golf Championships-FedEx St. Jude Invitational. Skor 5-under 65 pun menempatkannya di jajaran atas, 3 stroke di belakang Brooks Koepka.

Hasil akhir tersebut turut menunjukkan kemampuannya untuk membalikkan keadaan. Pegolf berusia 33 tahun ini sempat mengawalo dengan bogey sebelum kemudian membukukan 6 birdie.

Performa pada hari pertama ini jelas memuaskan. Apalagi sebelum menuju TPC Southwind ini Kang harus tiga kali gagal lolos cut dari lima turnamen yang ia ikuti sejak golf kembali dipertandingkan. Dan faktor penyebabnya ialah permainan driver-nya yang berantakan. Akibatnya, ia hanya bisa meraih finis terbaiknya di posisi T46 pada ajang Travelers Championship, ketika itu ia juga meraih skor 65 pads hari pertama.

”Saya sudah mengalami kesulitan melakukan pukulan tee, mungkin dalam empat lima pekan terakhir. Dan pekan lalu saya menyadari sesuatu. Itulah kuncinya hari ini. Kemudian permainan iron saya juga sangat bagus dan saya bisa memasukkan beberapa putt untuk mendapatkan hasil yang solid. Kondisi di lapangan juga sebenarnya cukup sulit,” ujar Kang, yang saat ini telah menjuarai satu ajang PGA TOUR.

Bermain dari hole 10, Kang sempat mendapat bogey di hole keduanya. Tapi ia kemudian memasukkan birdie, masing-masing dari jarak 17, 9, 24, dan 20 kaki di hole 13, 15, 17, dan 18. Ia menambah dua birdie lagi di hole 4 dan 6.

Kang mengaku sempat mengutak-atik driver ketika kompetisi terpaksa dihentikan. Tapi langkah itu ternyata berdampak buruk bagi pegolf yang kini berperingkat 53 pada klasemen FedExCup ini.

”Sebelum pandemi, aspek terkuat dari permainan saya adalah driver. Setelah itu, saya mencoba melakukan beberapa hal dan hasilnya driver saya malah menjadi lebih buruk. Saya tak bisa menempatkan bola pada posisi yang bagus untuk menyerang pin dari fairway,” ujarnya.

”Mungkin pemilihan waktu adalah kuncinya juga. Saya banyak berhenti, baru memukul untuk mendapat waktu yang tepat dan mengubah arah pukulan. Jadi, saya sedikit mengubah arah dari yang biasanya. Saya berusaha menyederhanakan pukulan sebisa mungkin.”

Hasil Positif Wakil Asia Lainnya
Rekan senegaranya, Im Sungjae juga mencatatkan hasil yang positif. Pegolf yang kini duduk di peringkat ketiga klasemen FedExCup ini menorehkan skor 3-under 67 berkat tiga birdie di sembilan hole terakhirnya. Hasil ini menempatkannya di peringkat T9.

Seperti halnya Kang, Im juga tengah berjuang mengembalikan performanya. Sejak kompetisi bergulir lagi, prestasi terbaiknya hanyalah T10 pads Charles Schwav Challenge.

Pegolf Korea lainnya, An Byeonghun, bersama bintang asal Jepang Hideki Matsuyama dan pegolf China Li Haotong juga mencatatkan hasil yang cukup memuaskan pada hari pertama. Ketiganya menorehkan skor 68.

Li sempat mengawali putaran pertama dengan putt sejauh 40 kaki yang membuahkan birdie di hole 14, yanh merupakan hole kelimanya. Ia masih menambah tiga birdie lagi, dengan dua bogey, untuk mendapatkan skor 68. Ia juga berharap bisa memperbaiki catatan debutnya tahun lalu ketika finis T20.