Tampil dengan penampilan yang relatif baru, Arjun Atwal menampilkan permainan solid yang membawanya ke dua putaran final Rocket Mortgage Classic.

Juara PGA TOUR pertama dari India, Arjun Atwal, tampil pada ajang Rocket Mortgage Classic di Detroit pada pekan ini dengan penampilan baru. Berat badannya telah berkurang hampir 7 kg. Selain itu, kini tak ada lagi rasa sakit pada tubuhnya sehingga ia bisa mengayunkan club dengan lebih cepat daripada sebelumnya.

Pegolf berusia 47 tahun ini mengikuti jejak Phil Mickelson dalam memfokuskan dirinya untuk mengikuti disiplin kebugaran dan pola makan sejak awal tahun ini. Sebagai juara PGA TOUR beberapa tahun lalu, ia memang memiliki kesempatan yang terbatas untuk bertanding. Namun, Atwal yakin ia masih bisa bersaing did kompetisi level tertinggi ketika kesempatan itu tiba sebelum kemudian beralih ke jenjang PGA TOUR Champions saat berusia 50 tahun.

”Saya memang menantikan berkompetisi pekan ini. Saya merindukan adrenalinnya. Begitu mendapat kabar saya bisa bertanding melalui jalur sponsor, saya mulai bersemangat untuk kembali berlatih. Saya mulai berlatih dengan memiliki tujuan tertentu,” ujarnya.

Atwal benar-benar memanfaatkan peluang tersebut. Setelah hanya bermain 2-under 70 pada putaran pertama, ia membukukan skor 3-under 69 pada hari kedua untuk memastikan melangkah ke dua putaran terakhir.

Penampilannya pekan ini di Detroit Golf Club, lapangan karya Donald Ross, menjadi turnamen keempat pada tahun 2020. Sebelumnya, ia juga bertanding pada ajang The Honda Classic. Selama periode jeda tiga bulan lantaran COVID-19, Atwal melakukan latihan ringan, meskipun tetap menjalankan disiplin ketat untuk bisa kembali lebih bugar, lebih kuat, dan lebih cepat.

 

 

”Lapangan golf tidak tutup, jadi saya bisa berlatih. Hanya saja pengalamannya terasa aneh. Sama sekali tak ada tujuan ketika berlatih dalam suasana pandemi,” ujar Atwal, yang berdomisili di Windermere, Florida.

”Saya punya sedikit cedera di bagian rusuk, yang mesti saya pulihkan. Saya berusaha untuk bisa pulih setelah untuk pertama kalinya tubuh saya terasa lebih baik setelah sekian lama. Kalau bisa bertanding tanpa rasa sakit pasti akan menyenangkan. Dan saya tak sabar untuk bisa mengalami hal tersebut.”

Tak seperti Mickelson yang menurunkan hampir 7 kg berat badannya dengan berpuasa selama enam hari, Atwal mencapai target serupa dengan proses yang berbeda. Dengan bantuan sang istri, Sona, ia mengurangi konsumsi karbohidrat, meningkatkan konsumsi buah dan sayuran dan berhenti minum alkohol sejak awal tahun ini. Ia juga mulai berolahraga tiga sampai empat kali sepekan dan berlatih yoga untuk menjaga keluwesannya.

”Saya tak ingat sudah berapa lama sejak terakhir saya merasa seperti sekarang ini. Berat badan saya berkurang dan kecepatan swing saya juga mulai bertambah. Berat saya kembali ke 84 kg, persis seperti ketika pertama kali masuk PGA TOUR tahun 2004,” jelas pemegang delapan gelar Asian Tour ini.

”Tahun ini saya berkomitmen untuk mengubah pola makan dan menjadi lebih bugar. Saya sama sekali tidak meminum alkohol dan ingin melihat bisa sebugar apa saya. Saya ingin menyingkirkan rasa sakit dan perih yang saya alami selama bertahun-tahun. Saya mulai makan lebih bersih … lebih mengurangi karbohidrat, menurunkan kalori, dan tak mengonsumsi 3.000 kalori per hari seperti sebelumnya. Sekarang saya merasa lebih baik. Kaki saya terasa lebih kuat dan saya berharap ketika bermain pada hari Minggu, hasilnya bisa terlihat setelah mengurangi bobot badan.”

Penampilan Atwal pekan ini merupakan yang pertama kalinya di Detroit Golf Club. Tapi dalam dua putaran pertama, ia berhasil menorehkan sebuah eagle, 8 birdie, dengan 5 bogey—16 stroke lebih baik ketika gagal lolos cut pada The Honda Classic. Ia memang menantikan bisa bermain di lapangan Donald ROss itu. Pasalnya, satu-satunya gelar PGA TOUR yang ia raih pada Wyndham Championship 2010 terjadi di Sedgefield Country Club, yang juga merupakan karya Ross.

”Saya ingin terus bermain dan tetap kompetitif. Sampai ketika berusia 50, saya juga ingin siap bertanding pada PGA TOUR Champions.” — Arjun Atwal.

”Lapangan itu bakal cocok buat saya karena didesain oleh Donald Ross. Lapangannya bergaya lama dan cocok buat saya. Memainkan bola sangatlah penting dan selama lapangan itu tidak menjadi surga bagi para pemukul jauh, meskipun tak masalah juga buat saya karena pukulan saya sekarang lebih jauh daripada lima atau enam tahun lalu.”

Ia mengagumi kebugaran Mickelson, yang genap berusia 50 tahun dua pekan lalu dan masih bertanding di level PGA TOUR. Bahkan ia sempat memimpin pada putaran kedua ajang Travelers Championship.

”Phil menunjukkan bahwa siapa pun, dalam usia 40-an atau 50-an, bisa bermain dengan baik dan ia menginspirasi kami semua. Saya pun berpikir selama saya masih sehat, tak ada alasan saya tak bisa berkompetisi. (Kini) saya ada di Detroit untuk bertanding dan saya akan bertanding dengan pikiran untuk menjuarai turnamen golf,” ujarnya.

”Saya ingin terus bermain dan tetap kompetitif. Sampai ketika berusia 50, saya juga ingin siap bertanding pada PGA TOUR Champions. Saya juga ingin menang dalam kategori itu juga. Saya masih memiliki hasrat untuk menang selama tubuh saya masih bisa mengikuti. Kalau semua itu ada, saya akan terus bermain. Dan untuk saat ini, saya merasa sangat sehat.”

Atwal kini mungkin berada di posisi T55. Tapi skor 5-under 139 miliknya cuma terpaut 7 stroke dengan tersisa dua putaran lagi.