Para pemain debutan terus memberi kontribusi penting bagi Tim Asia dalam mempertahankan keunggulan satu poin dari Tim Eropa pada ajang EurAsia Cup presented by DRB-HICOM yang berlangsung di Glenmarie Golf and Country Club. Enam pasang pemain Tim Asia hari ini berhasil memenangkan tiga partai, yang sekaligus memberi Tim Asia unggul 6½-5½ pada partai Foursome.

Pegolf Malaysia Gavin Green dan pegolf Thailand Phachara Khongwatmai terbukti mampu menghadapi para pemain terbaik Eropa dengan mempertahankan rekor kemenangan mereka. Keduanya melanjutkan tren kemenangan pada partai Fourball kemarin (12/1) dan berhasil membawa mentalitas serupa pada partai Foursome hari ini (13/1).

Green yang berpasangan dengan pegolf Jepang Yuta Ikeda, terbukti menjadi salah satu kombinasi maut yang memberi kontribusi penting. Sempat tertinggal 2-down hingga hole 14, keduanya berhasil memenangkan tiga hole berikutnya dan berhasil bermain par di hole 18 untuk memastikan keunggulan tipis 1-up.

”Kami sempat unggup 2-up, lalu dipaksa imbang, lalu tertinggal. Kami kena penalti di hole 14, tapi kami tetap sabar dengan empat hole tersisa. Di hole 15 kami melakukan pukulan tee yang bagus, pukulan kedua yang juga bagus, dan putting yang bagus dan akhirnya hanya tertinggal satu angka sampai akhirnya sukses meraih poin,” tutur Green.

Sementara itu, duet Phachara yang baru berusia 18 tahun, dengan pemain berpengalaman asal Jepang Hideto Tanihara juga terbukti menjadi senjata penting Tim Asia. Keduanya sukses mencatatkan enam birdie dan memastikan kemenangan di hole 17 dari pasangan Alex Noren asal Swedia dan Paul Dunne dari Irlandia.

”Saya main sangat baik hari ini, terutama putting saya. Senang rasanya bisa melihat banyak putting yang masuk hari ini. Hideto menjadi rekan yang sangat baik dan kami melakukan kombinasi yang sangat bagus. Dia banyak mengajari saya dan membimbing saya dengan baik pekan ini,” tutur Phachara.

Pegolf sensasional asal China Li Haotong, pemain termuda kedua dalam Tim Asia, juga sukses melakoni debutnya yang sempurna. Berpasangan dengan pemain Malaysia yang juga ikut serta dalam dua edisi EurAsia Cup sebelumnya, Nicholas Fung, Li mempersembahkan kemenangan meyakinkan 3&1 dari Bernd Wiesberger dan Ross Fisher.

Li dan Fung sempat tertinggal 2-down hingga hole kelima, namun berhasil menyusul dan membuat keadaan menjadi seimbang di hole 9. Momen tersebut menjadi titik balik bagi mereka di mana keduanya melanjutkan performa yang luar biasa dan tak pernah tertinggal lagi sampai menuntaskan duel dengan 3&1.

”Kami saling memahami. Komunikasi yang baik sangatlah penting karena bisa mengurangi tekanan. Kami tahu Tim Eropa kuat dan kami mesti mendapat banyak birdie. Putting Haotong sangat bagus. Kami hanya harus selalu sabar dalam ajang match play karena kalah di satu hole berlum berarti kami kalah untuk partai tersebut,” ujar Fung.

Keberhasilan Tim Asia kali ini merupakan suatu prestasi yang sangat membanggakan, mengingat dalam dua penyelenggaraan EurAsia Cup sebelumnya, Tim Asia belum pernah menikmati keunggulan dari Tim Eropa.

Pasangan India Anirban Lahiri dan S.S.P. Chawrasia mungkin mengalami kekalahan dalam dua partai. Namun, Anirban memegang rekor Single terbaik ketika ia berhasil mempersembahkan poin pada edisi 2014 dan 2016. Ia dan Chawrasia jelas bakal berusaha menebus kegagalan mereka dalam dua partai pertama.