Bertanding dalam level kompetisi yang tinggi bersama para pegolf kelas dunia jelas menjadi pengalaman yang sangat berharga. Kesempatan yang ada pada Bank BNI Indonesian Masters presented by Bank BTN, PT Lautan Luas Tbk, dan Bank Mandiri yang dimulai hari ini (13/12) pun tak hanya akan dinikmati oleh para pegolf profesional Indonesia. Para pegolf amatir Indonesia pun berkesempatan untuk menimba pengalaman sebanyak mungkin.

Pekan ini ada enam pegolf amatir yang bakal turun. Empat di antaranya merupakan pegolf top amatir Indonesia, yang memang saat ini memiliki peringkat yang terbaik menurut World Golf Amateur Ranking. Naraajie Emerald Ramadhan Putra masih menjadi yang terbaik di Indonesia saat ini, dengan memegang status sebagai peringkat 81 dunia.

“Sejauh ini saya sudah siap, persiapan saya sudah matang,” ujar Naraajie yang tahun ini sukses membukukan dua kemenangan pada Indonesian Golf Tour, yaitu pada Seri III dan V.

Naraajie menyebut ada beberapa hal yang bakal menjadi tantangan di Royale Jakarta Golf Club.

“Ada beberapa setup yang dibuah, terutama green yang lebih licin. Rough juga sudah tebal, dan mungkin akan sedikit becek karena belakangan ini hujan terus,” sambungnya.

 

“Turnamen seperti ini jelas memberi dampak yang sangat besar. … Saya bisa semakin terbiasa dengan suasana kompetisi kelas dunia dan mental saya pun akan terbangun agar menjadi lebih baik.” – Naraajie Emerald Ramadhan Putra

 

Statusnya sebagai pegolf amatir terbaik Indonesia saat ini, jika belum bisa dibilang sepanjang sejarah, jelas membuat banyak pihak berharap banyak kepadanya. Ia, di antaranya, sempat membuat Indonesia menjadi sorotan dunia ketika berlaga pada Asia-Pacific Amateur Championship pada bulan Oktober 2018 lalu. Namun, ia mengungkapkan, ia malah memiliki harapan yang sederhana.

“Saya berharap bisa bermain sebebas mungkin besok (hari ini, 13/12),” ujarnya lagi.

Tahun lalu Naraajie sukses menembus putaran final. Ia mengakhiri edisi tahun 2017 itu di peringkat T69.

“Buat pemain amatir seperti saya, turnamen seperti ini jelas memberi dampak yang sangat besar. Saya bisa belajar banyak dari pemain-pemain kelas dunia dan Asian Tour. Saya bisa semakin terbiasa dengan suasana kompetisi kelas dunia dan mental saya pun akan terbangun agar menjadi lebih baik ke depannya nanti,” tandas Naraajie yang pada putaran pertama ini bakal bermain bersama Josh Younger (Australia) dan Keith Horne (Afrika Selatan).

 

Almay Rayhan Yagutah akan melengkapi prestasinya jika berhasil meraih status Lowest Amateur pada Bank BNI Indonesian Masters presented by Bank BTN, PT Lautan Luas Tbk, and Bank Mandiri pekan ini. Ia meraih status serupa pada Bank BRI Indonesia Open. Foto: Golfin’STYLE.

 

Juara Nasional 2018 Almay Rayhan Yagutah juga akan menemani Naraajie pada pekan ini. Jelas ia juga akan berusaha untuk menembus putaran final, mengingat ini merupakan satu-satunya turnamen Asian Tour di Indonesia yang belum pernah ia mainkan penuh selama empat putaran.

“Saya akan berusaha untuk memukul green in regulation sebanyak mungkin. Setidaknya dengan begitu peluang birdie saya akan lebih banyak,” tutur pegolf yang kini berperingkat 437 dunia ini.

“Ini akan menjadi kesempatan yang sangat bagus untuk bisa mendapat pengalaman bermain bersama para pemain top Asia. Saya akan belajar banyak dengan melihat cara mereka melakukan pemanasan, bagaimana sikap mereka sebelum dan sesudah memainkan putaran, dan melihat bagaimana cara mereka bermain.”

Almay akan menjadi bagian dari Tim Indonesia yang akan turun pada ajang Putra Cup yang diadakan minggu depan di Myanmar. Artinya, Bank BNI Indonesian Masters presented by Bank BTN, PT Lautan Luas Tbk, and Bank Mandiri ini akan menjadi ajang yang sangat tepat untuk bersiap menuju Myanmar. Ia akan bertanding bersama pegolf AS Jake Higginbottom dan pegolf Korea Kim Giwhan.

 

 

M. Rifqi Alam Ramadhan memanfaatkan Bank BNI Indonesian Masters presented by Bank BTN, PT Lautan Luas Tbk, and Bank Mandiri untuk menuju Putra Cup pekan depan. Foto: Golfin’STYLE.

 

M. Rifqi Alam Ramadhan juga bakal menemani Almay di Myanmar. Pekan ini merupakan partisipasi keempat bagi pegolf yang akrab disapa Alam ini.

“Dari skala 1-10, kesiapan saya ada di angka 9. Saya sudah melakukan cukup latihan dan sejauh ini pukulan saya juga sudah oke. Tinggal bagaimana mencatatkan skornya saja,” ujarnya.

Seperti halnya Naraajie dan Almay, Alam juga mengaku bakal menikmati kesempatan istimewa pekan ini. Bermain bersama rekan senegaranya, Rinaldi Adiyandono, jelas bisa membuat putaran pertama layaknya ajang Indonesian Golf Tour. Tapi mereka juga akan bermain dengan salah satu bintang Asian Development Tour dari Jepang, Shohei Hasegawa.

“Turnamen ini dari tahun ke tahun semakin ramai, apalagi bisa mengundang pemain PGA TOUR, seperti Justin Rose dan Henrik Stenson. Buat saya, turnamen pekan ini memberi motivasi agar bisa menjadi pemain terbaik pada pekan ini,” tuturnya lagi.

 

Kevin Caesario Akbar (kiri) akan kembali ditemani sang ayah sebagai kedinya pada pekan ini. Foto: Golfin’STYLE.

 

Satu pegolf top amatir Indonesia lainnya ialah Kevin Caesario Akbar. Sayangnya, persiapannya kali ini terusik oleh kondisi fisik yang kurang prima. Radang tenggorokan yang ia alami jelas bisa berdampak pada performanya. Namun, Kevin akan kembali didampingi oleh sang ayah sebagai kedinya pada pekan ini. Ia akan bermain dengan pegolf senior Singapura, Mardan Mamat, dan pegolf AS Paul Harris.

Selain keempat pegolf top amatir tersebut, ada dua pegolf amatir Indonesia lain yang akan turun pada pekan ini. Mereka adalah Kentaro Nanayama dan Teddy Jubilant. Tahun lalu, Kentaro sempat bermain pada ajang ini, namun belum dapat menembus putaran akhir pekan. Ajang ini juga menjadi bagian persiapannya untuk membawa nama Indonesia pada ajang Lions City Cup yang akan digelar di Myanmar pekan depan.

Sementara itu, Teddy Jubilant merupakan salah satu pegolf top amatir Indonesia pada masa mudanya. Pengalamannya yang berharga sempat menjadi kunci penting ketika Tim Indonesia meraih sukses pada ajang SEA Games dan juga menggulung para pegolf profesional Malaysia pada ajang IGT-PGM tahun lalu.

Leave a comment