Pegolf veteran Sanusi mimpinan klasemen sementara putaran pertama Top Skor Golf Invitational,  yang berlangsung di Padang Golf Matoa Nasional. Pegolf berusia 47 tahun ini bermain solid dan membukukan skor 5-under 67.

Bermain sejak tahun pertama bergulirnya Indonesian Golf Tour (IGT), Sanusi memang belum sekalipun merasakan gelar juara. Padahal pria yang mulai bermain golf sejak 1983 ini merupakan pegolf langganan juara dan selalu menjadi pesaing kuat para pegolf seusianya, seperi Ilyasak, Junaidi Ibrahim, I Ketut Sugiarta, dan seniornya Maan Nasim. Oleh karena itu, bisa memimpin pada putaran pertama memberinya peluang untuk meraih gelar pertama IGT.

”Setiap tahun target saya adalah untuk menang. Namun itu belum tercapai. Prinsip permainan saya itu ’menyerang’. Apapun itu, saya bermain menyerang,” kata Sanusi.

Karena hanya unggul satu pukulan dari pesaing-pesaing terdekatnya, Sanusi akan tetap menerapkan strategi serupa dengan putaran pertamanya.

Syukrizal yang bermain pada jadwal tee siang menempel ketat di posisi kedua, tertinggal satu angka. Pegolf asal Aceh ini mencetak skor 4-under 68. Syukrizal sempat berbagi tempat dengan Sanusi di posisi pertama sebelum akhirnya membuat bogey di hole terakhirnya.

Lima pegolf berada di T3 dengan skor sama, 3-under 69. Mereka adalah Almay Rayhan Yaquta, Ramadhan Alwie, Ketut Sugiarta, Rinaldi Adiyandono, dan Ian Andrew.

”Untuk permainan hari ini, driver saya masih kurang baik. Saya harus perhatikan pukulan driver saya besok (31/1),” kata Ian.

Meski memiliki jadwal bermain di turnamen regional, seperti Asian Development Tour, Ian tetap memprioritaskan diri untuk bermain di IGT.

”Tahun ini saya akan banyak bermain di turnamen luar negeri. Di setiap kesempatan yang bisa saya dapatkan, saya harap bisa mengikuti semuanya. Namun tetap prioritas saya bermain di turnamen lokal sebagai bentuk mendukung perkembangan golf di Indonesia,” kata Pegolf Terbaik Indonesia 2015 ini.

Almay menjadi satu-satunya pegolf amatir yang bertahan di posisi 3 besar, dan berpeluang besar mengukir gelar ”Lowest Amateur”. Satu-satunya pesaing terdekat Almay adalah Grady Santoso yang saat ini menempati posisi T26 dengan skor 2-over 74.

Top Skor Golf Invitational ini merupakan partisipasi perdana harian bola nasional, Top Skor dalam mendukung perkembangan olahraga golf. Sebagai turnamen pembuka, turnamen kali ini memperebutkan total hadiah uang sebesar Rp200 juta, dan memberi peluang bagi para pemain amatir yang berpartisipasi untuk mendapatkan poin pada World Amateur Golf Ranking.