Lin Xiyu memegang kendali di puncak klasemen menuju putaran final untuk pertama kalinya dalam kariernya.

Lin Xiyu memberi kejutan pada putaran ketiga HSBC Women’s World Championship hari ini. Pegolf berperingkat 86 pada Rolex Rankings ini menuntaskan 18 hole ketiga pada hari Sabtu (1/5) dengan mencatatkan skor 5-under 67, yang sekaligus menempatkan dirinya di puncak klasemen untuk pertama kalinya dalam karier profesionalnya.

Memainkan putaran ketiga dengan posisi dua stroke di belakang Park Inbee dan Park Heeyoung, Lin justru sempat mengawalinya dengan bogey di hole 1 par 4 di Tanjong Course Sentosa Golf Club. Meskipun kemudian menuntaskan sembilan hole pertamanya dengan 1-under, permainannya di sembilan hole terakhir, terutama di enam hole terakhir memberi perbedaan berarti, yang membawanya ke puncak klasemen.

Tidaklah mengherankan jika permainannya kemudian berubah, mengingat di tengah permainan ia ikut mengubah mentalitasnya, terutama setelah dua kali melakukan tiga putt yang membuahkan bogey di hole 1 dan 7.

”Sepertinya kesalahan-kesalahan itu tampak aneh dan saya cenderung menyisakan jarak pukul yang kurang untuk putt birdie. Jadi, saya memberi tahu kedi saya kalau saya akan bermain agresif,” jelas Lin, yang kini mencatatkan skor total 14-under 202.

”Jadi, ketika memasuki sembilan hole terakhir, yang menurut saya lebih sulit, saya tidak benar-benara berharap main bagus, tapi saya juga tahu kalau masih ada banyak kesempatan sehingga saya hanya perlu benar-benar sabar. Beberapa hole terakhir itu malah sulit saya percaya (hasilnya).”

 

 

Tidak mengherankan jika ia sulit mempercayai hasilnya. Sebagai pemain yang tidak memperhatikan papan klasemen, yang banyak tersebar di lapangan, ia berhasil mencatatkan empat birdie di enam hole terakhirnya. Bahkan birdie di hole terakhir memastikan dirinya berada sendirian di puncak klasemen.

Posisinya ini jelas tidak terlepas dari bencana yang dialami Park Inbee dan Park Heeyoung. Inbee, yang telah memenangkan 21 gelar LPGA, sebenarnya masih mempertahankan posisi teratasnya setelah membukukan 4-under di sembilan hole pertama. Sayangnya, dua bogey dan double bogey di hole 16 membuatnya harus rela melepaskan posisi teratas.

Beruntung ia masih sempat mendapatkan birdie di hole terakhir dan menyudahi putaran ketiga dengan catatan 2-under 70.

”Saya sebenarnya main bagus di sembilan hole pertama, tapi justru sebaliknya di sembilan hole berikutnya. Skor ini seperti dua putaran yang berbeda, dan semestinya saya bisa main lebih bagus lagi. Namun, memang agak mengecewakan, terutama di hole 16 ketika mendapat double bogey. Ini berarti saya harus berjuang keras untuk besok,” tutur Inbee, yang telah dua kali memenangkan HSBC Women’s World Championship.

Baginya, posisi mengejar seperti ini jelas bukan sesuatu yang baru pada kejuaraan ini. Ketika ia memenangkan gelar keduanya pada tahun 2017, ia juga memulai putaran kedua dengan tertinggal, kali itu, dari Michelle Wie. Bedanya, kini ia hanya berjarak satu stroke dari sang pimpinan klasemen.

 

Skor 66 kedua Hannah Green membawanya ke posisi kedua, bersama Park Inbee. Foto: Yong Teck Lim/Getty Images.

 

Sementara Heeyoung harus memainkan sembilan hole terburuknya pada pekan ini. Ia hanya mencatatkan satu birdie di hole 13 dan menorehkan lima bogey dan terpaksa mendapat quadruple bogey di hole 16. Dengan skor 79 pada hari ini, posisinya pun melorot ke peringkat T21.

Yang menarik, tidak hanya Inbee yang menempati peringkat kedua. Pegolf Australia Hannah Green juga kembali bermain bagus dan untuk kedua kalinya secara beturut-turut, membukukan skor 66 dan menyamai skor total Park, 13-under 203.

Meskipun mendapat dua bogey, Green berhasil mengoleksi enam birdie dengan sebuah eagle, yang memberi bekal yang cukup baginya untuk memiliki debut yang manis di Singapura.

”Mungkin pukulan saya tidak sebagus kemarin, tapi saya masih bisa main bagus dan memastikan pukulan yang meleset ada di posisi yang benar. Dua bogey yang saya dapatkan itu mungkin terbilang bagus, jadi saya berharap bisa terus membuat birdie. Setidaknya saya berhasil mengatasi panas hari ini,” tutur Juara Women’s PGA Championship 2019 ini.

Gabby Lopez dari Meksiko mencatatkan skor terendah pada putaran ketiga dengan skor 7-under 65. Dengan skor total 204, ia menempati peringkat ke-4 sendirian.

Adapun Chun Ingee, Lydia Ko, dan Ryu Soyeon sama-sama menempati peringkat ke-5 dengan catatan 10-under 206. Tiga pemain lainnya berada di belakang mereka dengan selisih satu stroke.