Dua pemain Indonesia yang berpengalaman berhasil mengawali Women’s Amateur Asia-Pacific (WAAP) dengan hasil yang solid. Patricia Sinolungan dan Ribka Vania sama-sama memulai turnamen prestisius ini dengan torehan, masing-masing, 2-under 70 dan 1-under 71. Hasil pada hari pertama ini menunjukkan lompatan besar keduanya ketimbang penampilan pada edisi perdana tahun lalu.

Jikapun ada tren positif yang dibawa keduanya dari performa tahun lalu, hal itu adalah bahwa keduanya bermain solid pada sembilan hole pertama, baik ketika bermain di New Serapong Course di Sentosa Golf Club, maupun ketika bermain di The Royal Golf Club.

Secara mengejutkan, putaran pertama kemarin (25/4) menjadi hari yang ideal bagi Patricia untuk mencatatkan hasil yang sangat solid. Dengan kondisi lapangan yang berubah menjadi jauh lebih baik ketimbang ketika ia melakukan putaran latihan, pegolf yang akrab disapa Patty ini berhasil bermain bersih di sembilan hole pertamanya. Bermain dari hole 1 di The Royal Golf Club, ia bahkan membukukan tiga birdie di hole 3, 5, dan 8.

“Birdie kedua di hole 5 par 4 itu saya pikir cukup spesial,” ujar Patty. “Posisi pin di hole itu ada di sebelah kiri, sementara angin berembus dari kanan ke kiri. Namun, pukulan saya malah agak ke kiri dari hole sehingga saya pikir bola bakalan keluar dari green. Ternyata hasilnya malah bagus dan menyisakan jarak 5 meter ke lubang. Lalu saya berhasil memasukkan putting downhill dan bisa mendapat birdie di sana.”

Penampilan solid ini pun ia lanjutkan di sembilan hole berikutnya, di mana ia kembali mencatatkan birdie di hole 10, yang membuatnya makin kukuh di jajaran atas dengan 4-under. Sampai akhirnya ia mendapat bogey di hole 12 dan 15.

“Saya bersyukur ayah saya ada di sini. Keberadaannya sebagai kedi sepanjang putaran ini sangat membantu saya.” – Patricia Sinolungan

Bagaimanapun juga, hasil ini jauh lebih baik ketimbang tahun lalu. Kala itu ia harus membuka kejuaraan dengan catatan 5-over 77 lantaran hanya mencatatkan satu birdie dengan lima bogey dan sebuah double bogey. Kini dengan skor pembuka 2-under 70, ia berada di peringkat T12.

“Kondisi lapangan hari ini menurut saya sempurna. Memang sedikit berbeda ketimbang waktu putaran latihan lantaran hujan turun sebelum putaran hari ini sehingga lapangan agak sedikit basah,” tutur Patty. “Waktu latihan, kondisi lapangannya lebih kering. Tambahan lagi cuacanya bahkan lebih baik daripada yang saya bayangkan.”

Keberadaan sang ayah yang menemani sebagai kedi sepanjang putaran pertama tampaknya menjadi salah satu kunci yang membantunya bermain solid.

“Saya bersyukur ayah saya ada di sini. Keberadaannya sebagai kedi sepanjang putaran ini sangat membantu saya,” ujarnya, memuji sang ayah.

Hari ini Patty akan kembali bermain pada pukul 09:20, hanya saja ia akan memulai putaran hari ini dari hole 10. Tidak ada hal muluk yang ia harapkan untuk hari ini.

“Saya hanya ingin fokus bermain, tidak ingin berpikir terlalu jauh. Pokoknya hanya menikmati permainan,” tandasnya.

Hasil yang lebih baik daripada penampilan putaran pertama edisi tahun lalu juga dinikmati oleh Ribka Vania dengan torehan empat birdie dan tiga bogey. Foto: R&A.

Seperti halnya Patty, Ribka juga mencatatkan hasil yang jauh lebih baik kali ini. Bermain dari hole 10, ia bahkan telah bermain 2-under di tiga hole pertama dan sempat berada di jajaran atas klasemen sementara sampai kemudian mendapat bogey pertama di hole 14.

Setelah bogey itu, ia berhasil bertahan mendapatkan par di tujuh hole berikutnya, sampai kemudian terpaksa mendapat bogey beruntun di hole 4 dan 5. Namun, ia berhasil menyudahi hari pertama itu dengan meyakinkan, mencatatkan dua birdie lagi di hole 6 dan hole penutupnya di hole 9.

Sementara itu, dua pemain debutan, Gianti Mahardika dan Viera Permata Rosada mengawali kejuaraan ini, masing-masing dengan skor 77 dan 79. Hasil yang cukup mengejutkan juga dicatatkan oleh Michela Tjan yang harus memulai hari pertama dengan skor 87, yang membuat peluangnya untuk melangkah ke putaran akhir pekan menjadi lebih berat lagi.

Sorotan pada hari pertama menjadi milik pemain Australia Becky Kay yang menorehkan delapan birdie tanpa bogey. Sementara juara bertahan Atthaya Thitikul berusaha mengimbanginya dengan catatan 7-under 63 dan untuk sementara berada di tempat kedua. Pegolf Korea Hong Yae-eun menempati posisi ketiga bersama pegolf tuan rumah Riri Sadoyama dengan catatan skor 66.

Untuk mengikuti perkembangan pada putaran kedua, silakan klik link ini.

Leave a comment