Para pemain Asia menghadapi partai yang berat pada hari kedua Presidents Cup, namun Tim Internasional berhasil mempertahankan keunggulan.

Tim Internasional berhasil tampil memukau dan mempertahankan keunggulan mereka atas Tim AS setelah bermain imbang 2,5 dan 2,5 pada sesi Foursome hari kedua Presidents Cup di The Royal Melbourne Golf Club hari ini (13/12). Dengan hasil tersebut, Tim Internasional kini memimpin dengan skor total 6,5 dan 3,5 dan hanya membutuhkan 9 poin lagi untuk memastikan kemenangan kedua sepanjang sejarah.

Meski berhasil unggul, toh para bintang Asia yang ikut menjadi kekuatan Tim Internasional hari ini harus mengalami frustrasi. Dua pegolf Korea An Byeonghun dan Im Sungjae, serta pegolf Jepang Hideki Matsuyama harus mengalami pertarungan yang sangat berat dalam partai yang mereka mainkan.

Kombinasi An-Matsuyama harus berjuang keras ketika berhadapan dengan Kapten bermain Tim AS Tiger Woods, yang kembali berpasangan dengan Justin Thomas. Kedua pasangan ini saling bergantian memimpin selama 12 hole. Ketika pertandingan masih berjalan dengan ketat hingga hole 18, Thomas memasukkan putt krusial dari jarak 17 kaki untuk memastikan kemenangan tipis 1-up. Pasangan Woods-Thomas inipun memastikan performa sempurna 100% pada Presidents Cup kali ini dengan mempersembahkan dua kemenangan dalam dua hari.

“Kami menghadapi pasangan terkuat dari tim mereka, jadi saya tahu partai ini pasti berat. Mereka telah menampilkan permainan golf yang mengagumkan, tapi saya pikir kami juga menunjukkan hal yang sama,” ujar An, yang melakoni debutnya pada Presidents Cup.

“Kami menampilkan permainan yang bagus. Kami juga mendapat banyak birdie, dan mereka juga memulainya dengan memasukkan banyak birdie. Saya tahu duel ini pasti sengit dan akan sulit meraih kemenangan. Tapi kami tidak terlalu kecewa juga. Memang kami kalah, tapi kami masih memimpin. Kami mendapat hasil yang bagus ketimbang beberapa tahun terakhir. Rasa percaya diri kami tinggi, dan saya yakin hal ini tak mengecewakan. Kami masih memimpin dengan skor yang besar.”

Sementara itu, PGA TOUR Rookie of the Year 2019 Im Sungjae, yang berduet dengan Cameron Smith sempat unggul 2-up ketika menyisakan tiga hole lagi menghadapi Rickie Fowler dan Gary Woodland. Namun, secara mengagumkan, pasangan Amerika ini berhasil menang di hole 16 dan 17. Dan kedua tim harus berbagi poin lantaran hanya bermain par di hole 18.

“Memang mudah melihat ke posisi di mana kami seharusnya berada karena memang sulit dipercaya. Tapi kami benar-benar ada di posisi yang sangat bagus.” ~ Ernie Els

“Saya merasa Cameron dan saya melakukan pukulan dengan sangat baik, dan dia juga melakukan putting dengan luar biasa. Ia bahkan memasukkan ebebrapa putt luar biasa di beberapa hole pertama, tapi sungguh sayang kami harus mengakhiri dengan hasil imbang. Tapi kami tak sabar untuk menghadapi hari esok. Di beberapa hole terakhir, kami berpeluang memasukkan beberapa putt untuk emmastikan kemenangan, dan Kapten Ernie dan Cameron sempat memberi masukan. Sayangnya, saya mengikuti kata hati saya, yang sayangnya justru gagal memasukkan bola. Tapi pada akhirnya, kami merasa senang dengan hasil ini,” tutur Im.

Beruntung pasangan Adam Scott-Louis Oosthuizen menaklukkan Dustin Johnson-Matt Kuchar, dan Abraham Ancer-Marc Leishman menang atas Patrick Reed-Webb Simpson sehingga Tim Internasional bisa tetap memimpin sebelum memainkan sesi Fourball besok (14/12).

Sang Kapten, Ernie Els, mengaku puas dengan hasil pada hari Jumat ini.

“Memang tergantung perspektifnya. Saya harus melihat posisi kami saat ini. Memang mudah melihat ke posisi di mana kami seharusnya berada karena memang sulit dipercaya. Tapi kami benar-benar ada di posisi yang sangat bagus,” ujar Els.

Li Haotong, pegolf China pertama yang menjadi anggota Tim Internasional, akan beraksi untuk pertama kalinya pada Sabtu pagi besok (14/12). Ia akan berpasangan dengan pemain tuan rumah Marc Leishma, pada sesi pembuka Fourball. Setelah diistirahatkan pada hari Jumat, C.T. Pan dari China Taipei juga akan kembali berduet dengan Matsuyama dan berusaha untuk kembali meraih kemenangan.

Els jelas berharap Li bisa bermain maksimal bersama Leishman, terutama setelah harus menjadi penonton pada dua hari pertama.

“Saya berharap dia menampilkan permainan luar biasa. Dia sudah sangat menantikan bermain dalam dua hari pertama ini. Dia sudah meminta saya supaya bisa turun dan saya masih menyimpannya. Dia bakal berlari kencang ketika dilepas untuk bertanding besok,” ujar Els.