Park Jun-won menjuarai ISPS Handa Global Cup kemarin (27/6) setelah menaklukkan pegolf asal Argentina Emiliano Grillo pada babak play-off di Tokinopdai Country Club, Prefektur Ishikawa, Jepang.

Park mesti berjuang keras menjuarai gelar Japan Golf Tour pertamanya ini lantaran setelah menuntaskan empat putaran, ia mencatatkan skor yang sama dengan Grillo, 17-under 267.

Pada babak play-off yang dilangsungkan di hole 18, Park berhasil melakukan pukulan approach yang brilian dari jarak 169 meter sehingga memudahkannya untuk meraih birdie. Dengan Grillo yang hanya sanggup bermain par, gelar juara turnamen yang berhadiah total ¥100.000.000 ini pun berhak ia raih.

”Permainan saya sejak awal tahun ini memang sedang bagus, tapi saya masih harus berjuang keras untuk menjuarai turnamen pertama. Saya berusaha keras pada hari Sabtu (26/6) dan upaya itu malah menghasilkan putaran yang buruk,” tutur Park yang membawa pulang uang sebesar ¥20.000.000.

”Jujur saja, saya merasa sangat gugup khususnya di hole terakhir hari ini (kemarin). Saya merasa relaks setelah mendapat par dan berusaha untuk tetap relaks saat play-off. Mungkin karena saya tak memberi banyak tekanan pada diri untuk menang sehingga akhirnya bisa menjadi juara.”

Grillo sendiri patut merasa kecewa lantaran tak memaksimalkan keunggulannya pada hari ketiga.

”Saya hanya mendapat satu birdir di sembilan hole pertama. Saya terus berjuang, tapi tak kunjung berhasil memasukkan putt. Setidaknya birdie di hole 16 dan 17 membawa saya ke babak play-off, tapi approach Park memang luar biasa dan saya mesti mengakui kekalahan ini,” tutur Grillo.

Pegolf Thailand Thanyakon Khrongpha dan pegolf asal Australia Brad Kennedy finis di posisi T4 setelah sama-sama mencatatkan total skor 15-under 269.

ISPS Handa Global Cup kali ini mungkin menjadi gelaran kedua, namun nama besar Dr. Haruhisa Handa dan kontribusinya terhadap dunia golf berhasil menghadirkan tontonan kelas dunia mengingat sejumlah besar pemain top ikut meramaikan. Peraih sejumlah gelar Major asal Irlandia Padraig Harrington, menjalani debutnya di sini dan finis di posisi T9 bersama bintang EurAsia Cup dan Ryder Cup asal Prancis Victor Dubuisson. Adapun penyandang gelar Major lainnya dari Afrika Selatan, Charl Schwartzel finis di peringkat T5.